Liquidity merupakan suatu istilah yang dapat menggambarkan situasi keuangan perusahaan. Lewat liquidity, kita dapat mengetahui kelancaran finansial suatu perusahaan seperti kemampuan memenuhi kewajiban finansialnya dan pengelolaan aset. 

Lantas sebenarnya apa yang dimaksud dengan liquidity? berikut ulasannya!

Definisi Liquidity 

Liquidity atau likuiditas merupakan tingkat kemudahan suatu aset untuk dijadikan uang tanpa mempengaruhi harga pasar. Semakin mudah suatu aset untuk dijadikan uang, maka semakin tinggi tingkat liquidity aset tersebut.

Dalam kata lain, liquidity dapat menggambarkan tingkat kemudahan suatu aset dijual. Hal ini sangat penting dalam berbagai konteks, termasuk dalam investasi, untuk mengetahui seberapa cepat aset ini dapat dijual.

Semakin tinggi likuiditas sebuah perusahaan, semakin baik kemampuannya dalam mengelola keuangan. Sebaliknya, likuiditas rendah menandakan kurangnya kemampuan pengelolaan keuangan.

Jenis-Jenis dan Contoh Liquidity

  1. Liquidity Asset

Liquidity jenis ini merupakan gambaran tingkat kemudahan suatu aset untuk dijadikan uang. Contoh: uang tunai, obligasi pemerintah, saham.

  1. Liquidity Pasar

Liquidity ini merupakan gambaran situasi pasar dimana aset tersebut dijual. Contoh: Pasar Saham

  1. Liquidity Akuntansi

Liquidity jenis ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar hutang jangka pendek. Contoh: rasio cepat dan rasio kas.

Demikian definisi dan contoh pembayaran liquidity. Intinya, liquidity atau likuiditas merupakan tingkat kemudahan suatu aset untuk dijadikan uang. Semakin tinggi tingkat likuiditas suatu aset, semakin tinggi nilai dari aset tersebut.

Untuk itu, yuk daftar pelajari selengkapnya tentang dividend di Paper.id di sini!

Pantau dan atur alur keuangan kamu lewat fitur akuntansi sederhana dari Paper.id. Lewat fitur ini, kamu dapat membuat sekaligus mengontrol alur keuangan kamu dengan mudah hanya lewat aplikasi. Semuanya gratis, download sekarang!

download paper