Hampir semua lapisan masyarakat yang melakukan transaksi seperti di pusat perbelanjaan menggunakan kartu debit, atau kredit  pasti sudah tidak asing lagi dengan Mesin EDC atau “Electronic Data Capture”

EDC atau Electronic Data Capture adalah sebuah mesin khusus yang diterbitkan oleh bank untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan kartu atm (tanpa bayar tunai). 

Hal ini membuat para pengusaha dituntut untuk melakukan penyesuaian yang ada. Sekarang ini bagi seorang pengusaha ritel, memiliki mesin EDC sangatlah penting untuk keberlangsungan bisnisnya. Karena umumnya, konsumen sudah semakin modern dan kebanyakan konsumen juga telah memiliki kartu ATM atau kartu kredit, sehingga memudahkan mereka sebagai alat pembayaran yang aman praktis dan efisien.

Model mesin EDC umumnya memiliki karakteristik dan bentuk fisik yang sama saja. Namun, alat transaksi modern ini ternyata terbagi ke dalam 3 model yang berbeda menurut konektivitasnya.

Baca juga: Cara mengatasi piutang tak tertagih karena klien yang bandel

Fixed Line pada EDC

Mesin EDC jenis Fixed Line ini adalah mesin EDC yang menggunakan kabel telepon fixed dari Telkom untuk sarana komunikasi data dengan bank. Telkom menyediakan wadah komunikasi data menggunakan fiber optik.

GPRS

Model yang kedua ini bergantung sekali pada sinyal seluler GPRS dalam perputaran transfer data dengan bank. 

Sekalipun gak menggunakan kabel fixed Telkom seperti model pertama, dalam penggunaannya model GPRS ini mengandalkan aliran listrik dari PLN sebagai sumber dayanya. Harus selalu tersambung dengan stop kontak PLN. Model ini juga sangat cocok untuk toko yang gak punya fixed line telepon dari Telkom. Hanya menggunakan SIM Card layaknya handphone.

GPRS Mobile

GPRS Mobile hampir mirip cara kerjanya dengan model GPRS, yakni sama-sama mengandalkan sinyal seluler. Bedanya, terletak pada sumber dayanya. GPRS Mobile gak selalu terhubung dengan stop kontak karena sudah memiliki baterai sendiri. Jadi, lebih simple untuk dibawa kemana saja. 

Electronic data capture atau yang lebih sering kita dengar EDC adalah sebuah alat yang memiliki fungsi sebagai pemindah dana secara realtime karena alat tersebut terhubung dengan rekening bank. Biasanya, mesin ini diberikan oleh pihak bank untuk para nasabahnya yang memiliki toko atau merchant.

Baca juga: Cara mengelola dan menagih piutang yang tokcer

Berikut ini adalah manfaat dari penggunaan mesin EDC: 

 

  • Mempercepat Transaksi Sehingga Dapat Menghemat Banyak Waktu

 

Jenis usaha yang mengutamakan pentingnya waktu, seperti kafe atau restoran biasanya tidak akan sempat untuk melayani proses pembayaran yang memakan waktu. Cara agar perusahaan meminimalisir waktu adalah dengan menggunakan mesin EDC untuk pembayaran.

 

  • Meningkatkan Penjualan

 

Kemudahan dalam transaksi tentu akan menarik konsumen lainnya untuk datang dan membeli produk Anda. Biasanya, konsumen yang mengetahui bahwa usaha Anda memiliki Mesin EDC tidak menutup kemungkinan membuat konsumen memesan produk tersebut dalam jumlah yang banyak.

 

  • Membuat Bisnis Lebih Maju Dibandingkan Dengan Kompetitor

 

Jika kompetitor sejenis banyak yang belum menggunakan mesin EDC, namun Anda sudah lebih dulu memakainya, maka sudah pasti usaha Anda menjadi lebih maju.

 

  • Pembukuan Bisnis Menjadi Lebih Mudah

 

Semua transaksi yang dilakukan dengan menggunakan mesin ini akan tersimpan secara otomatis ke dalam program pembukuan. Jadi, Anda tidak membuang waktu percuma untuk memproses pembukuan dari penjualan pada hari tersebut.

 

  • Perusahaan Tidak Perlu Menyimpan Uang Tunai Dalam Jumlah Banyak

 

Segala macam transaksi penjualan dengan menggunakan Mesin EDC akan langsung dikreditkan pada rekening dari perusahaan. Oleh karena itu perusahaan tidak perlu menyimpan uang tunai dalam jumlah banyak. Hal ini tentunya akan meminimalisir kekhawatiran Anda jika suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

  • Lebih Mudah Untuk Dikontrol

 

Transaksi dengan menggunakan EDC akan lebih mudah dikontrol oleh berbagai pihak. Selain dikontrol oleh pemilik bisnis, biasanya transaksi dengan menggunakan EDC juga dapat dengan mudah dikontrol oleh pihak Bank. ketika ada transaksi yang mencurigakan, maka pihak Bank akan melakukan tindakan antisipasi.

 

  • Menghindari Kecurangan Karyawan

 

Pemilik bisnis dapat terhindar dari penggelapan uang tunai yang dapat dilakukan oleh karyawan. Karena, mesin EDC dapat mencegah terjadinya transaksi gelap dan semua transaksi terdata secara elektronik.

 

  • Pemilik Bisnis Terhindar Dari Uang Palsu / Uang Rusak

 

Dalam dunia bisnis, ada saja konsumen yang menggunakan uang palsu maupun uang yang rusak saat bertransaksi. Dengan adanya mesin ini, pemilik bisnis akan terhindari dari tindak kejahatan.

Dengan adanya alat ini, pembeli dimudahkan untuk melakukan pembayaran. Dan pembeli tidak harus selalu membawa uang tunai untuk berbelanja dan memberikan rasa aman.