Perencanaan bisnis sangatlah penting untuk setiap perjalanan bisnis. Pebisnis yang memiliki jam terbang yang tinggi pasti memiliki perencanaan bisnis yang matang. Perencanaan bisnis yang matang ini sangat membantu Anda dalam menentukan langkah-langkah strategis guna mencapai tujuan bisnis Anda. Namun di dalam perencanaan bisnis yang matang pun terkadang terselip kesalahan-kesalahan kecil yang tidak Anda sadari, seperti berikut:

Proyeksi Jangka Panjang

Sebagai pemilik bisnis, dalam membuat perencanaan bisnis harus mendapatkan sebuah proyeksi prakiraan “mau dibawa kemana bisnis saya ini?” Namun sayangnya kebanyakan pemilik bisnis melupakan proyeksi jangka panjang bisnisnya. Mereka hanya berfokus bagaimana bisnisnya dapat terus berjalan dan mendapat profit yang besar tanpa memikirkan proyeksi prakiraan jangka panjangnya akan seperti apa.

Bagaimana perkembangan bisnis yang dijalani sudah harus dapat diprediksi. Memang proyeksi jangka panjang ini tidak serta merta terjadi, namun sebuah proyeksi prakiraan akan membuat Anda lebih siap menghadapi masalah di masa mendatang. Karena tanpa proyeksi prakiraan tersebut dapat membuat Anda menelan lebih banyak biaya dan waktu dalam mengatasi masalah yang terjadi.

Maka proyeksi jangka panjang ini akan banyak membantu Anda. Layaknya sedia payung sebelum hujan lebih baik dari pada sibuk mencari payung ketika hujan sudah turun.

Perencanaan Bisnis Terlalu Optimis

Rasa optimis sangatlah diperlukan dalam berbisnis, tetapi optimis yang berlebihan akan menjadi bumerang bagi pebisnis. Karena sebuah perencanaan yang terlalu melibatkan emosional akan menjadi sebuah kesulitan dalam tahapan eksekusinya. Hal ini membuat perencanaan bisnis menjadi asumsi-asumsi dan kurang realistik. Rasa optimis memang sangat dibutuhkan namun memiliki rasa optimis yang wajar membantu Anda menemukan solusi yang matang untuk bisnis Anda.

Berinvestasi Tanpa Perhitungan Yang Matang

Perencanaan Bisnis

Kesalahan berikutnya para pebisnis adalah berinvestasi secara berlebihan tanpa memiliki perhitungan yang matang. Memulai suatu bisnis memang tidak boleh sembarangan. Banyak investasi yang perlu Anda lakukan disana namun Anda tidak bisa begitu saja melakukan investasi tanpa melakukan analisis dan perhitungan yang matang.

Banyak pemilik bisnis merasa saat bisnisnya sukses, langsung berinventasi pada cabang baru atau pengadaan barang sampai penaikan gaji karyawan. Pebisnis memang butuh spekulasi namun jangan sampai spekulasi ini ternyata hanya akan membawa Anda kepada investasi yang sia-sia dan merugikan. Dalam menjalankan investasi, Anda perlu kecermatan yang jeli untuk bisa menebak arah pasar.

Tidak Menerima Gaji 

Ada banyak pebisnis yang tidak menyadari dirinya melakukan kesalahan dengan tidak mau menerima gaji dari bisnisnya sendiri. Mereka menganggap tidak menerima gaji dari bisnisnya sebagai sebuah pengorbanan untuk bisa membuat bisnisnya sukses. Faktanya beberapa pebisnis yang tidak mau menerima gaji dari bisnisnya ini ternyata mengalami degradasi semangat.

Meski di awal mereka berpikir ini adalah sebuah pengorbanan, biasanya pandangan ini tidak bertahan lama. Maka dari itu Anda sebagai pebisnis memang perlu menggaji diri Anda sendiri dengan gaji yang pantas. Anda justru bisa lebih bersemangat (dengan gaji ini) karena jika Anda bekerja lebih keras maka diri Anda berhak menerima gaji yang lebih besar lagi.

Cepat Puas Diri

Terakhir, kesalahan sepele para pebisnis adalah cepat puas diri. Membuat bisnis menjadi sukses bukanlah perkara mudah, butuh kerja keras untuk mencapainya. Namun jangan cepat berpuas diri ketika karena terkadang cepat puas diri membuat Anda tidak ingin melakukan inovasi terhadap bisnis yang Anda jalani. Dan Anda terjebak di dalam zona nyaman. Hal ini dapat membuat bisnis Anda tertinggal jauh dari pesaing Anda. Untuk itu teruslah berinovasi dan jangan cepat merasa puas dengan bisnis yang Anda jalani.