Di era perdagangan digital dan mobilitas global, pemahaman mengenai pembayaran internasional menjadi penting bagi pelaku usaha, investor, maupun traveller. Maka dari itu, salah satu elemen mendasar saat kerja sama atau berkunjung ke Negeri Ginseng adalah mengenal simbol mata uang Korea Selatan dan nilainya.

Makin Mudah Transaksi Luar Negeri dengan PaperXB

Nikmati transaksi global dengan nilai tukar terbaik.

Hitung berapa banyak yang bisa dihemat lewat kalkulator ini.

    Negara tidak ditemukan
      Uang akan tiba dalam waktu 1-3 hari*

      Total Pembayaran

      Nilai Kurs-
      Nominal Pembayaran-
      Biaya Transaksi-
      Biaya Layanan1,4%***
      Total Dibayar-
      Coba PaperXB Sekarang

      *Selama penggunaan dalam masa promo.

      **Biaya transaksi sebesar USD 25 untuk SWIFT dan USD 10 untuk kurs domestik negara tujuan.

      ***Biaya layanan 1,4% hanya untuk pengguna Horizon Card.

      Simbol, Lambang, dan Kode Internasional Won Korea Selatan

      Berdasarkan standardisasi global ISO 4217, kode mata uang Korea Selatan adalah KRW (Korean Republic Won). Kode tiga huruf tersebut wajib ada di papan kurs valuta asing. Secara visual, simbol mata uang Korea Selatan dipresentasikan melalui huruf kapital “W” dengan dua garis horizontal sejajar di bagian tengahnya, yaitu ₩.

      Meskipun Korea Utara dan Korea Selatan sama-sama menyebut mata uangnya dengan Won, keduanya adalah dua mata uang yang berbeda. Tidak hanya dari segi desain, tetapi juga nilai tukarnya. Oleh sebab itu, keduanya tidak memiliki kesamaan dan tidak bisa Anda gunakan secara bergantian.

      KRW untuk Won Korea Selatan, sedangkan Won Korea Utara adalah KPW. Dengan demikian, jika Anda ke Korea Selatan, seluruh aktivitas perbelanjaan, pencantuman harga produk, hingga keperluan perbankan di sana dalam unit KRW.

      Sejarah Mata Uang Korea Selatan

      Secara historis, sejarah mata uang Korea Selatan telah melewati transformasi panjang sebelum mencapai kestabilan seperti sekarang. Berdasarkan laman resmi Remitly, kata “won” berasal dari rumpun bahasa yang sama dengan Yuan Cina dan Yen Jepang, yang secara makna bentuk bulat merujuk pada koin perak masa lalu.

      Mata uang won pertama kali digunakan pada tahun 1902 saat masa Kekaisaran Korea, sebelum akhirnya berganti dengan mata uang Yen Korea selama periode kolonialisme Jepang (1910-1945).

      Kemudian, pasca Perang Dunia II dan terjadinya pembagian Korea, Korea Selatan memperkenalkan kembali mata uang won pada tahun 1945 dengan simbol mata uang Korea Selatan ₩. 

      Namun, akibat tekanan inflasi yang parah selama Perang Korea, mata uang won sempat digantikan sementara oleh mata uang bernama “Hwan” (1 Hwan = 100 Won) pada tahun 1953. Meski begitu, pemerintah Korea Selatan menetapkan kembali Won sebagai mata uang resmi yang sah dengan nilai tukar 10 Won = 1 Hwan di tahun 1962. 

      Selanjutnya, titik balik terjadi pada tahun 1997 selama krisis keuangan Asia. Pada saat itu, Bank Sentral Korea memutuskan untuk mentransisikan won ke nilai tukar mengambang, yang berarti penentuan nilainya berdasarkan pasar valuta asing. Langkah strategis tersebut menjadi titik balik yang mengawali era modernisasi sistem perekonomian domestik Korea Selatan.

      Pecahan Mata Uang Won Korea Selatan dan Cara Membacanya

      Merujuk pada ulasan edukasi keuangan dari Flexy Classes Korean Money, basis penomoran besar dalam bahasa Korea berada di kelipatan satuan sepuluh ribu (Man / 만), bukan satuan seribu (Cheon) seperti standar akuntansi Barat atau Rupiah Indonesia.

      Untuk memfasilitasi hal tersebut,  Bank of Korea secara resmi menerbitkan dua jenis uang untuk memfasilitasi aktivitas ekonomi domestik, yakni uang koin (logam) dan uang kertas. Sebagai gambaran, berikut adalah rincian pecahan mata uang Won Korea Selatan yang beredar aktif saat ini.

      Jenis PecahanSimbol mata uang Korea Selatan + nominalWarnaCara MembacaGambar Uang
      Koin₩10Tembaga merahShip-wonPagoda Dabotap
      Koin₩50PerakO-ship-wonTangkai tanaman padi
      Koin₩100PerakBaek-wonLaksamana Yi Sun-sin (pahlawan militer laut legendaris di Korea Selatan)
      Koin₩500PerakO-baek-wonBurung bangau terbang
      Kertas₩1.000BiruCheon-wonToegye Yi Hwang (Cendekiawan Neo-Konfusius) 
      Kertas₩5.000JinggaO-cheonYulgok Yi I (Filsuf Konfusius terkenal) 
      Kertas₩10.000HijauMan-wonRaja Sejong yang Agung (Pencipta Hangeul) 
      Kertas₩50.000Kuning EmasO-Man-wonShin Saimdang (Seniman dan Ibu dari Yi I) 

      Fakta Menarik Mata Uang Korea Selatan

      Won Korea Selatan tidak sekadar alat tukar, tapi juga sebagai cerminan dari kemajuan sosial ekonomi. Terdapat beberapa fakta menarik, salah satunya pecahan ₩50.000,00 yang menampilkan Shin Saimdang yang diluncurkan pada tahun 2009 mencetak sejarah baru dalam moneter Korea Selatan.

      Potret Shin Saimdang pada uang tersebut merupakan figur wanita pertama dan satu-satunya yang diabadikan pada uang kertas Korea Selatan sepanjang sejarah. Tentunya, hal ini menandai penghormatan tinggi terhadap kesetaraan gender dan kontribusi perempuan dalam peradaban modern Korea Selatan.

      Peran Penting Simbol Mata Uang Korea Selatan dalam Ekosistem Global

      Di kancah internasional, peran KRW semakin krusial seiring tingginya aktivitas perdagangan. Sebagai salah satu mata uang yang masuk dalam perdagangan global teraktif, KRW memiliki volatilitas dan likuiditas yang menarik perhatian para pelaku pasar valuta asing. Secara umum, eksistensi pecahan mata uang won Korea Selatan sangat vital dalam tiga pilar aktivitas ekonomi berikut.

      1. Sektor Pariwisata (Travel)

      Korea Selatan adalah destinasi utama dunia. Oleh karena itu, sektor transportasi umum, kuliner, hingga akomodasi di kota besar seperti Seoul dan Busan mewajibkan ketersediaan Won, baik dalam bentuk fisik maupun saldo uang elektronik lokal seperti T-Money.

      2. Belanja Online (E-Commerce)

      Tren impor produk kosmetik, skincare, fashion, dan merchandise K-Pop dari platform e-commerce Korea Selatan, seperti Gmarket atau Coupang, menuntut pemahaman nilai tukar KRW. Hal ini bertujuan agar kalkulasi harga jual kembali di Indonesia tetap kompetitif dan menghasilkan margin profit yang optimal.

      3. Transaksi Bisnis Internasional (Ekspor-Impor)

      Bagi pelaku usaha yang rutin mengimpor dari Korea Selatan, fluktuasi nilai tukar KRW terhadap Rupiah sangat menentukan biaya produksi. Akibatnya, kesalahan manajemen kurs berisiko menggerus profit perusahaan secara signifikan.

      Solusi Pembayaran Internasional Modern

      Bagi perusahaan yang rutin melakukan transaksi bisnis internasional dengan Korea Selatan, efisiensi waktu dan biaya transfer adalah kunci utama. Kini, Anda dapat mengoptimalkan pengelolaan keuangan global menggunakan layanan PaperXB dari Paper bisa menjadi solusi yang tepat.

      Pertama di Indonesia, kini Anda bisa kirim uang ke luar negeri pakai kartu kredit.

      • Perpanjangan tempo pembayaran hingga 30-60 hari (tergantung kartu kredit yang digunakan) untuk menjaga cash flow bisnis tetap sehat.
      • Transfer lebih cepat dibanding bank konvensional, sepenuhnya online.
      • Kurs lebih bersaing, transaparan , dan tanpa biaya tersembunyi.
      • Transaksi lebih aman dari mana saja lewat desktop maupun mobile, lacak transaksi secara real-time.

      Butuh transfer uang ke Korea Selatan? Gunakan PaperXB dari Paper untuk melakukan pembayaran ke supplier atau mitra bisnis di Singapura dengan proses yang lebih mudah, cepat, dan aman. Seluruh transaksi dapat dilakukan secara online dengan kurs yang transparan dan status pembayaran yang dapat dipantau secara real-time.