Mata uang China merupakan salah satu dari lima mata uang yang paling banyak digunakan di dunia karena peran besar Tiongkok dalam perdagangan global. Meski demikian, masih banyak yang keliru memahami simbol mata uang China, perbedaan Renminbi dan Yuan, hingga perbandingannya dengan Yen Jepang.

Untuk itu, artikel ini akan membahas semua hal tentang mata uang ini secara lengkap, mulai dari simbol, kode internasional, sejarah perkembangan, pecahan uang yang beredar, hingga perbedaannya dengan Yen Jepang, sehingga Anda bisa meminimalisir risiko kesalahan ketika transaksi dengan mata uang ini.

Makin Mudah Transaksi Luar Negeri dengan PaperXB

Nikmati transaksi global dengan nilai tukar terbaik.

Hitung berapa banyak yang bisa dihemat lewat kalkulator ini.

    Negara tidak ditemukan
      Uang akan tiba dalam waktu 1-3 hari*

      Total Pembayaran

      Nilai Kurs-
      Nominal Pembayaran-
      Biaya Transaksi-
      Biaya Layanan1,4%***
      Total Dibayar-
      Coba PaperXB Sekarang

      *Selama penggunaan dalam masa promo.

      **Biaya transaksi sebesar USD 25 untuk SWIFT dan USD 10 untuk kurs domestik negara tujuan.

      ***Biaya layanan 1,4% hanya untuk pengguna Horizon Card.

      Kode dan Simbol Mata Uang China

      Dalam sistem keuangan internasional, mata uang China menggunakan kode CNY (Chinese Yuan) dengan simbol ¥. Simbol ini dapat Anda temukan di uang kertas, koin, maupun label harga di seluruh China.

      Selain kode CNY, singkatan RMB juga umum digunakan dalam dokumen bisnis, perbankan, dan perdagangan internasional untuk merujuk pada mata uang resmi Tiongkok, yaitu Renminbi.

      Sejarah Mata Uang China

      Sejarah mata uang China dimulai dari masa Dinasti Zhou (1046–256 SM), di mana masyarakat menggunakan koin perunggu berbentuk sekop, pisau, hingga koin bundar berlubang persegi yang kemudian menjadi standar selama berabad-abad.

      Namun, memasuki Dinasti Tang (618–907 M), China mulai memperkenalkan uang kertas yang dikenal sebagai jiaozi. Penggunaannya berkembang pesat pada masa Dinasti Song (960–1279 M) dan menjadikan China sebagai negara pertama yang menggunakan uang kertas secara luas.

      Selanjutnya, memasuki era Dinasti Yuan (1271–1368 M), penggunaan uang kertas distandarisasi di seluruh wilayah kekuasaan. Tapi, pada masa Dinasti Ming (1368–1644 M) terjadi inflasi tinggi yang membuat masyarakat kembali beralih ke perak sebagai alat pembayaran utama.

      Hingga akhirnya, pada masa Dinasti Qing (1644–1912 M), perdagangan internasional berkembang pesat sehingga menyebabkan berbagai koin asing turut beredar di Tiongkok. Tapi, pada era Republik Tiongkok (1912–1949), banyak wilayah menerbitkan mata uangnya sendiri sehingga sistem moneter menjadi tidak seragam.

      Untuk menyatukan sistem keuangan nasional ini, pemerintah akhirnya memperkenalkan Renminbi (RMB) pada tahun 1949 sebagai mata uang resmi China dan digunakan hingga saat ini. Bahkan, Renminbi telah menjadi mata uang krusial dalam keuangan global.

      Perbedaan Renminbi dan Yuan

      Lantas, apakah mata uang China ada 2 berdasarkan sejarahnya? Jawabannya tidak, ya.

      Renminbi (RMB) adalah nama resmi mata uang Tiongkok, yang mana berarti “Mata Uang Rakyat” dan digunakan untuk menyebut sistem mata uang secara keseluruhan. Sementara itu, Yuan (CNY) adalah satuan utama dari mata uang tersebut, yaitu unit yang digunakan dalam transaksi sehari-hari.

      Karena itu, harga barang biasanya dinyatakan dalam Yuan, bukan dalam Renminbi. Sebagai contoh, seseorang akan mengatakan, “Harga barang ini 100 yuan”, bukan “100 renminbi”.

      Pecahan Mata Uang China

      Selain melihat simbol mata uang China, Anda mungkin akan menemukan beberapa variasi pecahan yuan yang masih umum digunakan saat bertransaksi di China. Berikut ini daftarnya.

      PecahanBentuk
      1 jiaoKoin
      5 jiaoKoin
      1 yuanKoin dan Uang Kertas
      5 yuanUang Kertas
      10 yuanUang Kertas
      20 yuanUang Kertas
      50 yuanUang Kertas
      100 yuanKertas

      Catatan: 1 yuan = 10 jiao.

      Fakta Menarik Lainnya tentang Mata Uang China

      Tak hanya simbol mata uang China yang unik, mata uang ini juga memiliki sejumlah fakta menarik yang belum diketahui banyak orang. Berikut ini penemuan tim Paper.

      • Desain uang kertas Yuan menampilkan tokoh Mao Zedong (pendiri Republik Rakyat Tiongkok) di hampir semua pecahan modern.
      • China mulai mendorong penggunaan Yuan digital (e-CNY) dalam sistem pembayaran modern.
      • Renminbi termasuk mata uang cadangan internasional, sejajar dengan mata uang global utama seperti Yen Jepang dan Pound Sterling.
      • Simbol yuan (¥) sama dengan simbol Yen Jepang.

      Perbedaan Simbol Yuan (¥) dari China dan Jepang

      Perbedaan utama antara simbol mata uang China dan Jepang terletak pada mata uang yang diwakili, bukan pada simbolnya. Untuk itu, karena simbolnya yang sama, transaksi internasional biasanya mengandalkan kode mata uang untuk menghindari kebingungan. Misalnya, CNY untuk Yuan China dan JPY untuk Yen Jepang.

      Transaksi Internasional Jadi Lebih Praktis dengan PaperXB dari Paper

      Simbol mata uang China adalah ¥, yang mana digunakan untuk menyatakan nilai Yuan (CNY), satuan utama dari Renminbi (RMB). Saat ini, Renminbi termasuk mata uang paling penting di dunia sehingga memahami simbol, istilah, dan karakteristik mata uang China menjadi hal penting, terutama bagi Anda yang sering melakukan transaksi atau bekerja sama dengan mitra bisnis internasional.

      Namun, jika Anda ingin transaksi lintas negara untuk kebutuhan bisnis yang lebih mudah dan efisien. Sekarang, ada PaperXB dari Paper. Pertama di Indonesia, kini Anda bisa kirim uang ke luar negeri pakai kartu kredit.

      • Perpanjangan tempo pembayaran hingga 30-60 hari (tergantung kartu kredit yang digunakan) untuk menjaga cash flow bisnis tetap sehat.
      • Transfer lebih cepat dibanding bank konvensional, sepenuhnya online.
      • Kurs lebih bersaing dan transparan. Semakin besar jumlah uang yang dikirim, biaya kursnya makin ringan, tanpa biaya tersembunyi!
      • Transaksi lebih aman dari mana saja lewat desktop maupun mobile, lacak transaksi secara real-time.

      Daftar sekarang di Paper dan aktifkan fitur PaperXB untuk dukung kelancaran operasional bisnis secara global!