Dalam transaksi perbankan modern, terutama untuk transfer dan mengecek riwayat transaksi, informasi nomor referensi memegang peranan penting. Hal ini berlaku bagi seluruh bank resmi, termasuk BCA. Namun, ternyata nomor referensi bank BCA merujuk pada dua hal berbeda.
Ada yang merujuk pada kode transfer bank untuk kebutuhan transaksi keuangan antarbank, ada pula yang mengarah pada nomor referensi transaksi (ID transaksi) sebagai bukti pembayaran sah. Memahami perbedaan keduanya bisa membantu nasabah menghindari kesalahan atau kesalahan dalam transaksi keuangan.
Apa itu Nomor Referensi Bank BCA?
Sebagaimana penjelasan singkat di atas, nomor referensi dapat merujuk pada dua hal, yaitu kode transfer bank BCA (014) dan ID transaksi.
1. Kode Transfer Bank BCA (014)
Kode transfer bank BCA terdiri tiga digit angka unik (014) dengan fungsi utama untuk mengidentifikasi rekening bank BCA dalam sistem lalu lintas pembayaran antarbank.
Anda wajib memasukkannya ketika mengirim uang dari bank lain ke BCA, lewat m-banking ataupun ATM. Namun, Anda tidak memerlukan kode tersebut jika:
- Melakukan transfer ke sesama rekening BCA.
- Mentransfer melalui layanan BI-FAST.
- Memilih transaksi tanpa kartu (cardless), baik untuk tarik atau setor tunai.
- Daftar nama bank tujuan sudah tersedia di menu dropdown mobile banking.
2. Nomor Referensi Transaksi (ID Transaksi)
Nomor referensi transaksi merupakan kombinasi unik angka dan huruf yang secara otomatis sistem perbankan hasilkan dari setiap transaksi yang berhasil terselesaikan. Sesuai SOP bank BCA, setiap instruksi transaksi yang berhasil akan menerbitkan bukti otentik dengan nomor pengenal khusus.
Nomor ini berfungsi sebagai identitas tunggal untuk melacak status transaksi. Format kodenya bervariasi tergantung pada kanal yang digunakan dari layanan BCA. Antara BCA Mobile, myBCA, atau KlikBCA menghasilkan ID transaksi berbeda. Fungsi nomor referensi bank BCA ini banyak, yaitu:
- Mengonfirmasi pembayaran transaksi, terutama untuk pembayaran bisnis.
- Menjadi bukti legal untuk pengajuan komplain jika terdapat kendala transaksi.
- Memeriksa status transfer (berhasil atau gagal) untuk menentukan langkah keuangan selanjutnya.
- Melakukan pengembalian dana (refund) pada mitra atau konsumen jika terjadi kelalaian dalam pemrosesan pesanan.
- Menyediakan data akurat untuk kebutuhan rekonsiliasi keuangan perusahaan.
Cara Cek Nomor Referensi Bank BCA
Mempertimbangkan fungsi penting dari kode bank dan ID transaksi BCA, mengetahui cara memeriksa nomor referensinya dengan cepat menjadi keharusan. Berikut ini cara untuk cek nomor referensi BCA:
Cek Pakai Aplikasi myBCA

- Buka menu “Aktivitas”.
- Pilih transaksi terkait.
- Detail transaksi akan muncul termasuk “No. Referensi” di baris terakhir.
Cek Lewat Aplikasi BCA Mobile
- Pilih menu “m-Info”.
- Klik “Mutasi Rekening”.
- Pilih tanggal transaksi, detail informasi termasuk nomor referensi bank BCA akan muncul.
Cek Lewat KLIKBCA

- Klik “Informasi Rekening”
- Pilih “Mutasi Rekening”, klik tanggal transaksi, lalu “Lihat Mutasi Rekening”.
- Pada baris kedua di kolom keterangan akan muncul ID transaksinya.
Memahami Nomor Referensi Bank BCA untuk Meminimalisir Kesalahan Transaksi
Nomor referensi pada layanan perbankan, termasuk BCA, dapat merujuk pada kode transfer (014) maupun ID transaksi, tergantung pada kebutuhan sebagai nasabah. Kode 014 berfungsi untuk mengarahkan transaksi transfer dana antarbank, sedangkan ID transaksi merupakan bukti otentik pelacakan pengiriman uang.
Dalam pengelolaan bisnis, informasi terkait nomor referensi ini tidak kalah penting karena menentukan keberhasilan transaksi sekaligus untuk bukti otentik klaim saat terjadi kendala. Namun, memeriksa nomor referensi secara manual tentu menyita banyak waktu. Beruntung, Paper menghadirkan solusi untuk kebutuhan tersebut.
Digital Payment dari Paper hadir sebagai solusi yang memudahkan pengelolaan transaksi dalam satu platform.
Dengan Paper, Anda bisa:
- Terima pembayaran dari 30+ metode pembayaran (termasuk QRIS, kartu kredit, cicilan dan transfer bank)
- Transfer uang ke luar negeri pakai kartu kredit untuk bayar supplier
- Kelola invoice online dan pembayaran dalam satu dashboard
- Otomatisasi pencatatan dan rekonsiliasi transaksi tanpa ribet
- Expense Management dengan Paper Horizon melalui corporate card, pengaturan limit, dan pemantauan transaksi lebih mudah.
Dengan demikian, pengelolaan keuangan bisnis menjadi lebih rapi, akurat, dan hemat waktu.
👉 Mulai kelola pembayaran bisnis dengan lebih efisien dan terintegrasi bersama Paper sekarang.
