Bagi banyak perusahaan, memahami apa itu per diem allowance merupakan langkah penting untuk menciptakan pengelolaan perjalanan dinas yang lebih efektif. Selain membantu mengontrol pengeluaran, sistem ini juga dapat mengurangi beban administrasi yang sering muncul dalam proses klaim biaya.
Mengutip data dari SAP Concur, karyawan menghabiskan rata-rata 4,5 jam per bulan untuk mengajukan klaim perjalanan dinas, sementara manajer membutuhkan 6 jam untuk memprosesnya. Karena itu, memahami per diem allowance menjadi hal yang penting untuk perusahaan.
Apa itu Per Diem Allowance?
Per diem allowance adalah tunjangan harian yang perusahaan berikan kepada karyawan untuk membantu memenuhi kebutuhan selama perjalanan dinas atau penugasan kerja di luar kantor. Tunjangan ini umumnya digunakan untuk menutupi biaya makan, transportasi lokal, hingga akomodasi lainnya.
Berbeda dengan sistem reimbursement yang mengharuskan pengajuan bukti transaksi, per diem diberikan dalam nominal tetap per harinya sesuai kebijakan perusahaan. Terkait standar per diem di Indonesia, pemerintah tidak menetapkan tarif nasional khusus untuk perusahaan swasta.
Dengan demikian, perusahaan memiliki fleksibilitas untuk menentukan besaran tunjangan harian berdasarkan kebutuhan operasional, lokasi perjalanan dinas, serta kemampuan anggaran yang dimiliki.
Meski begitu, banyak perusahaan menggunakan standar biaya perjalanan dinas ASN sebagai referensi dalam menyusun kebijakan internal. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 32 Tahun 2025 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2026, batas maksimal uang harian perjalanan dinas dalam negeri berkisar antara Rp360.000,00 hingga Rp580.000,0p per hari, tergantung provinsi tujuan dinas.
Manfaat Per Diem Allowance
Bukan hanya sebagai tunjangan dari perusahaan ke karyawan, per diem allowance juga bermanfaat bagi perusahaan itu sendiri, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Meningkatkan Efisiensi Perjalanan Bisnis
Salah satu manfaat utama per diem adalah membantu mempercepat proses perjalanan dinas dari sisi administrasi. Karyawan tidak perlu mengumpulkan banyak bukti transaksi, sementara tim HR dan finance dapat mengurangi waktu memeriksa dan memproses klaim biaya.
2. Mengurangi Risiko Pengeluaran Berlebih
Manfaat lainnya adalah membantu perusahaan menjaga pengeluaran perjalanan dinas agar sesuai rencana. Dengan nominal harian yang sudah ditentukan, perusahaan dapat mengurangi potensi biaya tak terduga sekaligus meminimalkan risiko klaim yang melebihi anggaran.
3. Memudahkan Pengontrolan Anggaran
Selain menjaga pengeluaran tetap terkendali, per diem allowance juga memudahkan perusahaan menyusun anggaran perjalanan dinas. Besaran biaya yang sudah ditetapkan membuat tim finance lebih mudah memprediksi kebutuhan dana, memantau realisasi pengeluaran, dan melakukan evaluasi anggaran secara berkala.
4. Mengurangi Beban Administrasi
Salah satu alasan mengapa perusahaan harus memahami apa itu per diem allowance yaitu agar bisa menyederhanakan proses administrasi. Dibandingkan sistem reimbursement yang membutuhkan verifikasi setiap transaksi, per diem memungkinkan proses pencatatan dan pelaporan biaya menjadi lebih cepat.
Faktor yang Mempengaruhi Besaran Per Diem
Dalam praktiknya, terdapat beberapa faktor yang perlu perusahaan pertimbangkan saat menetapkan tarif per diem. Berikut ini penjelasannya.
1. Kebijakan Internal Perusahaan
Setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda dalam menentukan per diem. Umumnya, besaran biaya per diem adalah menyesuaikan anggaran perusahaan, jabatan karyawan, dan kebutuhan operasional perjalanan dinas.
2. Lokasi Perjalanan
Biaya hidup di setiap daerah tidaklah sama. Oleh karena itu, tarif per diem biasanya menyesuaikan lokasi tujuan agar kebutuhan karyawan selama perjalanan dapat terpenuhi.
3. Jenis Pengeluaran yang Ditanggung
Besaran per diem juga dipengaruhi oleh komponen biaya yang ditanggung perusahaan. Semakin banyak kebutuhan yang dicakup, semakin besar pula nominal tunjangan yang diberikan.
Cara Mengelola Per Diem dalam Operasional Bisnis
Memahami apa itu per diem allowance saja tidak cukup jika perusahaan Anda ingin mendapatkan manfaat secara maksimal. Untuk itu, simak lima cara mengelola anggaran per diem dalam operasional bisnis secara efektif di bawah ini.
1. Tetapkan Tarif yang Sesuai
Pertama, tentukan besaran per diem sesuai kebutuhan perusahaan dan lokasi perjalanan dinas. Sebagai acuan, perusahaan dapat mempertimbangkan biaya hidup di daerah tujuan atau menggunakan standar biaya perjalanan dinas yang berlaku sebagai referensi.
2. Buatlah Kebijakan Perjalanan Dinas
Agar penerapannya konsisten, Anda harus membuat kebijakan perjalanan dinas yang jelas dan tertulis. Kebijakan ini bisa berupa tarif per diem, jenis biaya yang ditanggung, syarat penerima, hingga mekanisme laporan.
3. Gunakan Sistem Digital untuk Pengelolaan Biaya
Kemudian, pengelolaan per diem juga akan lebih efisien jika didukung oleh software expense management atau sistem perjalanan dinas digital. Sebab, selain mempermudah proses persetujuan dan pencatatan, perusahaan juga dapat memantau pengeluaran secara real-time. Jadi, Anda membutuhkan software yang terpercaya.
4. Tetap Lakukan Pencatatan Perjalanan Dinas
Meskipun per diem tidak selalu memerlukan bukti transaksi untuk setiap pengeluaran, perusahaan tetap perlu meminta informasi tujuan perjalanan, tanggal dinas, dan tujuan kegiatan. Langkah ini penting untuk menjaga transparansi sekaligus memudahkan proses audit apabila diperlukan.
Maksimalkan Pengelolaan Perjalanan Dinas dengan Per Diem Allowance
Memahami apa itu per diem allowance merupakan langkah penting bagi perusahaan yang ingin mengelola biaya perjalanan dinas secara lebih efisien. Dengan sistem yang tepat, perusahaan dapat menyederhanakan proses administrasi sekaligus menjaga pengeluaran tetap sesuai anggaran.
Untuk mendukung kebutuhan administrasi dan operasional perusahaan, corporate card Paper Horizon dari Paper Indonesia bisa menjadi solusi untuk kelola pembayaran dan pengeluaran operasional perusahaan dalam satu platform yang lebih praktis, aman, dan efisien.
Dengan Paper Horizon, perusahaan bisa:
- Onboarding dan top up instan, sehingga kartu siap digunakan lebih cepat.
- Mendapatkan cashback di berbagai merchant pilihan untuk mengoptimalkan pengeluaran bisnis.
- Mengatur limit dan memantau transaksi secara real-time dari satu dashboard.
- Menjaga keamanan transaksi dengan kontrol pengeluaran yang lebih baik.
- Melakukan pembayaran menggunakan kartu virtual, kartu fisik, dan QRIS dalam satu platform.
- Mengelola seluruh pengeluaran operasional perusahaan secara lebih terpusat dan efisien.
Yuk, optimalkan pengelolaan pengeluaran bisnis dengan corporate card Paper Horizon agar transaksi perusahaan lebih mudah, aman, dan terkendali.
