Paper.id Blog –  Banyak sekali penyebab yang membuat pasokan pada bisnis F&B tersendat, seperti Pandemi Covid-19, perang antara Ukraina dan juga Rusia, dan lain sebagainya. 

Hal ini tentunya membuat pasokan supplier dari bisnis F&B menjadi tersendat, sehingga mengurangi profitabilitas dari suatu bisnis. 

Tantangan ini juga diperparah dengan masalah seperti ancaman iklim, lingkungan, gagal panen, dan lain sebagainya. Hal ini tentunya mengkhawatirkan akan ketidakpastian keamanan pengiriman pasokan. 

Meningginya Inflasi Beresiko Bagi Industri F&B

Hal yang membuat masalah dalam pengiriman pasokan bisnis F&B ialah inflasi. Meningkatnya inflasi secara global menciptakan tekanan terhadap bagi bisnis F&B. Seperti kenaikan biaya bahan dan produksi yang menjadi kunci dalam bisnis F&B ini. 

Contoh nya, indeks harga pangan global (FFPI) mencapai titik tertinggi sepanjang tahun 2022 di bulan Maret. Dan itu mendorong kenaikan harga minyak nabati dan juga susu.

Selain itu, kenaikan harga makanan juga disebabkan juga karena biaya tenaga kerja yang terus meningkat, biaya pengiriman, dan produksi juga. Hal ini tentunya akan berdampak pada biaya yang dijual ke pada konsumen nantinya. 

Di Indonesia sendiri, supply chain pada bisnis bisnis B2B penuh dengan masalah sistematik yang perlu dipecahkan bersama. Banyak startup-startup dengan model bisnis baru masuk ke persaingan F&B ini. 

Selain itu juga faktor-faktor seperti gangguan logistik yang terus-menerus, pasokan komoditas yang terbatas, dan inflasi dapat dengan cepat memperburuk kerugian bagi bisnis F&B jika tidak terkendali, menantang prospek pemulihan dan pertumbuhan mereka.

Berikut beberapa masalah yang sering dihadapi supply chain pada bisnis F&B.

Kualitas pelayanan customer

Setiap konsumen memiliki berbagai keunikan dan preferensi yang berbeda-beda. Hal ini juga berkaitan dengan bagaimana sebuah bisnis menyediakan kuantitas dan kualitas produk yang tepat untuk konsumen. 

Dari beragam konsumen tersebut, maka bisnis harus mampu menjawab problem yang ada dan menyelesaikannya. 

Kepuasan konsumen menjadi hal yang penting untuk keberlangsungan bisnis.

Akuntabilitas

Akuntanbilitas yang lemah sering menjadi tantangan bagi supply chain pada bisnis F&B. Kurangnya akuntanbilitas sering menjadi masalah, seperti siapa yang bertanggung jawab atas masalah ini dan mereka harus bertanggung jawab ke siapa itu sering terjadi. 

Hubungan antar bisnis dengan pemasok terkait stok barang

Salah satu kunci dari kualitas produk yang bagus ialah dari bahan baku yang mereka pakai. Bisnis F&B untuk mendapatkan kualitas makanan yang baik, harus mendapatkan bahan baku yang baik pula.

Bisnis F&B harus menciptakan hubungan yang baik dan sehat dengan seluruh mitra terkait. Jika kedua belah pihak, baik itu supplier atau bisnis dari F&B itu sendiri senang dengan yang dikerjakan, maka proses produksi akan lebih efisien dan memberikan hasil yang terbaik. 

Dari beberapa tantangan supply chain pada bisnis F&B itu sendiri, kalian bisa dengan mudah mengatasi hal itu. Selain itu juga, untuk membantu bisnis kalian, kalian bisa menggunakan aplikasi invoice online untuk mempermudah pengelolaan pengiriman invoice kepada supplier atau customer kalian. 

Salah satunya ialah Paper.id yang menyediakan pelayanan Invoicing, dan payment untuk mempermudah bisnis kalian. Yuk, daftar sekarang juga dengan Paper.id dengan klik tomboh dibawah ini.