Sama seperti awal musim semi yang muncul setelah musim dingin, tahun pertama dalam bisnis seringkali dianggap periode awal pertumbuhan. Meskipun sudah merencanakan strategi, memiliki visi, dan semangat yang besar, tahun pertama acap kali menjadi periode yang penuh ujian, lho.

Terlebih, ketika bisnis memasuki tahun pertama, seringkali seperti menjelajah hutan belantara yang penuh dengan tantangan tak terduga, rintangan, hingga kejutan yang mungkin membuat kamu merasa tersesat dan merugi.

Untuk itu, berikut berbagai masalah yang akan kamu hadapi di tahun pertama bisnis dan bagaimana menghadapinya dengan bijak untuk meraih kesuksesan jangka panjang. Simak sampai bawah, ya!

1. Mencari Investor yang Bersedia Mendukung

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, meyakinkan investor untuk percaya pada ide kamu bukanlah tugas yang mudah, lho. Biasanya ada berbagai alasan mengapa mereka tidak bersedia mendukung bisnis kamu, mulai dari tingkat risiko yang tinggi, ketidakpastian pasar, persaingan, hingga kekurangan bukti kinerja.

Dalam menghadapi masalah ini, kamu perlu menjalani proses yang cermat dan strategis. Mulai dari memperkuat rencana bisnis kamu sehingga bisa menjawab keraguan investor hingga coba jelaskan secara rinci bagaimana bisnis kamu akan tumbuh dan mengatasi tantangan.

Tidak kalah pentingnya, selalu siapkan diri juga untuk menjelaskan dengan baik dan meyakinkan mengenai visi bisnis kamu kepada investor. Tunjukkan bahwa kamu memiliki pemahaman yang dalam tentang pasar dan pesaing kamu.

Baca juga: 3 Tantangan dalam Menjalankan Bisnis Keluarga, Apa Saja?

2. Mencapai Product Market Fit

Apakah produk atau layanan kamu sesuai dengan apa yang diinginkan customer? Cukupkah permintaan untuk produk kamu? Apakah kamu melayani segmen pasar yang tepat? Nah, semua pertanyaan ini perlu dijawab dengan jelas dan jujur.

Selain itu, kamu juga perlu dengan cermat mendengarkan masukan dari customer dan selalu siap beradaptasi dengan kebutuhan mereka. Product market fit adalah proses suatu proses berkelanjutan yang membutuhkan uji coba, pengujian, dan berulang-ulang.

Untuk mengatasi masalah ini, lakukan riset pasar yang mendalam sebelum meluncurkan produk atau layanan kamu. Terus pantau kinerja kamu, dan coba mulai berani melakukan perubahan strategis jika diperlukan.Ingatlah bahwa mencapai product market fit adalah kunci untuk kesuksesan jangka panjang bisnis kamu sendiri, dan hal itu memerlukan kesabaran, ketekunan, dan adaptabilitas yang tinggi.

3. Kesulitan dalam Membangun Tim yang Solid

Cara Menghindari Jebakan Bisnis di Tahun Pertama
Cara Menghindari Jebakan Bisnis di Tahun Pertama (Sumber: Faster Capital)

Bak mencari jodoh, menemukan tim yang solid untuk bisnis kamu bisa menjadi perjalanan yang penuh drama dan kejutan. Seperti dalam pencarian cinta sejati, kamu perlu mengidentifikasi orang orang-orang yang memiliki nilai-nilai yang sejalan dengan visi bisnis kamu.

Maka dari itu, coba luangkan waktu untuk merencanakan strategi perekrutan yang efektif dan terlibat secara aktif dalam pengembangan tim kamu. Bukan hanya sekedar mengejar orang yang memiliki keterampilan yang sesuai, tetapi juga mencari individu yang berbagi semangat dan komitmen dengan misi bisnis kamu.

Ingatlah bahwa setiap anggota tim adalah investasi dalam kesuksesan jangka panjang bisnis kamu, jadi pilihlah dengan bijak dan bangunlah fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan bersama.

4. Persaingan Sengit yang Tidak Terbayangkan

Berbisnis itu bisa diibaratkan seperti seorang atlet lari yang terlibat sebuah balapan tanpa batas akhir. Saat wasit meniupkan peluitnya, kamu mulai berlari secepat mungkin, hanya untuk menemukan bahwa di setiap tikungan jalan ada pesaing baru yang siap menantang kamu.

Begitu juga dengan bisnis di tahun pertama, persaingan bisa terasa seperti balapan yang tidak pernah berakhir. Setiap langkah maju diikuti oleh pesaing baru yang mengejar ketat, dan kamu harus terus meningkatkan kinerja untuk mempertahankan posisi kamu.

Untuk itu, dibutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai pesaing kamu dan pasar yang kamu masuki agar kamu bisa memenangkan persaingan yang ada. Fokuslah pada penawaran yang unik dan strategi pemasaran yang efektif untuk membedakan bisnis kamu dari yang lain.

5. Kurangnya Membangun Brand Awareness

Membangun kesadaran merek di tengah persaingan yang sengit menjadi tantangan lain di tahun pertama bisnis, lho. Ini mirip dengan mencoba menyalakan lampu sorot di malam yang gelap dan berkabut, di mana kamu harus berusaha keras untuk membuat bisnis kamu terlihat dan didengar oleh customer potensial. 

Untuk itu, kamu memerlukan upaya sustainable dalam hal pemasaran dan promosi. Kamu bisa memanfaatkan media sosial, kampanye iklan yang cerdas, dan kemitraan strategis untuk meningkatkan pengenalan merek kamu.

Baca juga: 3 Contoh Masalah Yang Terjadi Saat Mengelola Banyak SKU dan Solusinya

Tahun pertama bisnis adalah periode ujian yang dapat membentuk arah kesuksesan jangka panjang. Masalah yang kamu hadapi adalah bagian alami dari proses ini, dan belajar darinya adalah kunci untuk mengatasinya. 

Dengan rencana yang matang, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi, kamu pasti bisa mengatasi masalah di tahun pertama bisnis kamu dan membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan yang cerah. Ingatlah, kegigihan adalah kunci utama menuju kesuksesan yang langgeng.

Selain masalah-masalah di atas, manajemen waktu yang buruk juga bisa mengganggu produktivitas dan pertumbuhan bisnis kamu, lho. Maka dari itu, kamu bisa pertimbangkan untuk mengotomatisasi tugas-tugas rutin, seperti pembuatan invoice, pencatatan keuangan, dan sebagainya untuk menghemat waktu kamu.

Kamu bisa gunakan Paper.id, aplikasi invoice dan pembayaran bisnis, kamu bisa langsung buat, kirim, hingga lacak invoice jadi lebih praktis. Selain itu, kamu juga bisa menyelesaikan penyusunan laporan keuangan lebih mudah, cukup masukkan data pemasukkan dan klik simpan!

Bagaimana, menarik, kan? Segera daftarkan bisnismu sekarang juga di Paper.id dan nikmati segala fitur dan manfaat lainnya yang tersedia dengan klik tombol di bawah ini. GRATIS!

Muhamad Dika Wahyudi