Pernahkah Anda diminta untuk memasukkan nomor referensi bank Mandiri, tetapi bingung dengan nomor yang dimaksud? Jika iya, Anda tidak sendirian.
Nomor referensi bisa mengacu pada kode transfer bank (008) maupun nomor referensi transaksi (ID transaksi) yang muncul setelah transaksi berhasil dilakukan. Meski sama-sama disebut nomor referensi, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Apa itu Nomor Referensi Mandiri?
Secara sederhana, istilah ini memiliki dua makna berbeda, tergantung jenis transaksi yang dilakukan. Berikut ini penjelasannya.
1. Kode Transfer Bank Mandiri
Mengutip situs resmi Bank Mandiri, kode transfer Bank Mandiri adalah 008 yang digunakan dalam sistem transfer antarbank di Indonesia. Kode ini berfungsi untuk memastikan dana yang dikirim dari bank lain dapat dikenali dan diteruskan ke rekening Bank Mandiri.
Kode 008 bisa Anda gunakan saat melakukan transfer melalui ATM, internet banking, atau mobile banking yang masih mengharuskan pengisian kode bank secara manual. Sementara itu, menurut laman resmi Bank Mandiri, Anda cukup memilih Bank Mandiri tanpa perlu memasukkan kode 008 apabila menggunakan layanan BI-FAST.
2. Nomor Referensi Transaksi (ID Transaksi)
Selain kode transfer, nomor referensi bank Mandiri juga mengacu pada nomor referensi transaksi atau ID transaksi, identitas unik yang dihasilkan secara otomatis oleh sistem perbankan setiap kali transaksi berhasil diproses.
Nomor ini memiliki kombinasi alphanumeric dengan format berbeda-beda, tergantung jenis transaksi maupun kanal yang digunakan, seperti Livin’ by Mandiri, ATM, internet banking, atau kantor cabang. Dalam praktiknya, nomor referensi transaksi sering digunakan untuk:
- Mengidentifikasi bank tujuan untuk transfer,
- Mencegah kesalahan pengiriman uang,
- Memperlancar proses transfer antarbank,
- Mendukung pencatatan transaksi bisnis, dan
- Mendukung proses administrasi dan pembukuan.
Cara Cek Nomor Referensi Mandiri
Nomor referensi bank Mandiri bisa Anda temukan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri dan ATM. Berikut ini langkah-langkahnya.
1. Melalui Livin’ by Mandiri
Mengutip Mandiri Online, nasabah dapat melihat detail transaksi yang mencakup nilai transaksi, waktu transaksi, hingga nomor referensi. Selain itu, histori transaksi bisa diakses hingga 6 bulan terakhir. Berikut ini cara melihatnya.

- Buka aplikasi Livin’ By Mandiri dan login ke menggunakan akun Anda.
- Masuk ke menu Pesan yang ada di bagian atas halaman.
- Cek bagian resi untuk melihat riwayat transaksi Anda, lalu pilih salah satunya.
- Nantinya, akan muncul tampilan halaman berupa riwayat transaksi yang Anda lakukan. Di sinilah Anda bisa melihat nomor referensi.
2. Melalui ATM
Jika Anda melakukan transaksi melalui ATM Bank Mandiri, nomor referensi bisa ditemukan pada struk bukti transaksi yang keluar setelah transfer berhasil dilakukan. Begini cara cek nomor referensi Mandiri yang bisa Anda lakukan.
- Lakukan transaksi transfer hingga selesai.
- Pilih cetak struk apabila tersedia.
- Simpan struk transaksi.
- Periksa bagian informasi transaksi untuk menemukan Nomor Referensi atau Reference Number.
Kesalahan Umum Terkait Nomor Referensi Bank Mandiri
Kesalahan dalam menggunakan nomor referensi masih cukup sering terjadi, terutama karena banyak nasabah yang belum memahami perbedaan antara kode bank, nomor rekening, dan nomor referensi transaksi.
1. Memberikan Nomor Rekening Ketika Diminta Nomor Referensi
Nomor rekening dan nomor referensi memiliki fungsi yang berbeda. Jika pihak merchant atau bank meminta nomor referensi, jangan berikan nomor rekening. Pastikan Anda memberikan nomor referensi yang tercantum pada bukti atau detail transaksi.
2. Salah Memasukkan Kode Bank saat Transfer Antarbank
Saat melakukan transfer antarbank melalui kanal yang masih menggunakan kode bank, pastikan Anda memasukkan kode yang benar. Kesalahan memasukkan kode bank dapat menyebabkan transaksi gagal atau dana terkirim ke bank yang tidak sesuai.
3. Tidak Menyimpan Nomor Referensi sehingga Menyulitkan Proses Pelacakan Transaksi
Setelah transaksi berhasil, sebaiknya simpan nomor referensi bank Mandiri atau bukti transfer. Informasi ini sering dibutuhkan untuk mengecek status transfer, mengajukan komplain, hingga proses refund jika terjadi kendala.
4. Menghapus Bukti Transfer Sebelum Pembayaran Diverifikasi
Jangan langsung menghapus bukti transfer setelah transaksi selesai. Simpan bukti tersebut hingga penerima mengonfirmasi pembayaran telah berhasil diterima. Dengan begitu, Anda tetap memiliki data pendukung apabila sewaktu-waktu diperlukan untuk proses verifikasi.
Sudah Tahu Cara Cek Nomor Referensi Bank Mandiri?
Kini, Anda telah mengetahui bahwa nomor referensi bank Mandiri tidak selalu memiliki arti yang sama. Dalam satu konteks, nomor ini merujuk pada kode transfer Bank Mandiri (008), sedangkan pada konteks lain mengacu pada nomor referensi transaksi yang digunakan untuk kebutuhan pelacakan dan verifikasi pembayaran.
Apabila bisnis Anda menangani banyak transaksi setiap hari, pengelolaan pembayaran secara manual tentu tidak lagi efisien. Digital Payment dari Paper hadir sebagai solusi yang memudahkan pengelolaan transaksi dalam satu platform.
Dengan Paper, Anda bisa:
- Terima pembayaran dari 30+ metode pembayaran (termasuk QRIS, kartu kredit, cicilan dan transfer bank)
- Transfer uang ke luar negeri pakai kartu kredit untuk bayar supplier
- Kelola invoice online dan pembayaran dalam satu dashboard
- Otomatisasi pencatatan dan rekonsiliasi transaksi tanpa ribet
- Expense Management dengan Paper Horizon melalui corporate card, pengaturan limit, dan pemantauan transaksi lebih mudah.
Dengan demikian, pengelolaan keuangan bisnis menjadi lebih rapi, akurat, dan hemat waktu.
👉 Mulai kelola pembayaran bisnis dengan lebih efisien dan terintegrasi bersama Paper sekarang.
