Tren pembayaran cashless menggunakan QRIS di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Baik UMKM maupun bisnis besar semakin mengandalkan QRIS, salah satunya dari BCA, sebagai metode pembayaran utama. Namun, berapa biaya MDR BCA QRIS untuk pelaku usaha?
Besaran biaya Merchant Discount Rate (MDR) cenderung berbeda, tergantung kategori usahanya. Artikel ini akan membahas secara lengkap biaya MDR QRIS BCA untuk pelaku usaha dan contoh perhitungannya sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakannya.
Key takeaway
- Biaya MDR QRIS BCA untuk usaha mikro adalah 0% untuk transaksi ≤ Rp500.000,00 dan 0,3% untuk transaksi di atas Rp500.000,00.
- Hitung biaya MDR dengan mengalikan persentase MDR dan nominal transaksi untuk mengetahui dana bersih yang diterima.
- Biaya MDR ditanggung oleh merchant, tidak boleh dibebankan ke konsumen.
- QRIS BCA menetapkan batas maksimal transaksi sebesar Rp10.000.000,00 per transaksi.
Besaran Biaya MDR BCA QRIS dan Limitnya
Pada dasarnya, besaran biaya Merchant Discount Rate, baik untuk penggunaan QRIS maupun EDC BCA, berbeda berdasarkan kategori usaha. Berikut adalah ketentuan biaya MDR EDC BCA yang berlaku secara umum berdasarkan kategori usaha.
| Kategori Merchant | Keterangan Transaksi | MDR yang Berlaku |
| Usaha Mikro (UMI) | Nilai transaksi ≤ Rp500.000 | 0% |
| Nilai transaksi > Rp500.000 | 0,3% | |
| Usaha Kecil/UKE, Menengah/UME, dan Besar/UBE | – | 0,7% |
Meski begitu, semua jenis transaksi QRIS BCA memiliki batas maksimal sebesar Rp10.000.000,00 per transaksi. Namun, merchant tetap dapat menyesuaikan limit yang lebih rendah sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan operasional bisnis masing-masing.
Baca juga: Cara Daftar QRIS BCA Terbaru 2026: Gratis dan Mudah Via HP!
Contoh Perhitungan MDR BCA QRIS
Umumnya, besaran biaya MDR dapat dihitung dari persentase MDR yang berlaku dikalikan dengan total transaksi. Kemudian, hasilnya dikurangkan dari nominal transaksi untuk mendapatkan dana bersih yang diterima oleh merchant. Untuk lebih jelasnya, berikut ini contoh perhitungannya.
1. Merchant Usaha Kecil (UKE)
Jika total transaksi QRIS pada usaha kecil adalah Rp250.000,00 (berlaku MDR 0,7%), maka perhitungan biaya MDR QRIS adalah:
- Biaya MDR = Nominal Transaksi × Persentase MDR yang berlaku = Rp250.000,00 × 0,7% = Rp1.750,00
- Dana diterima = Nominal Transaksi – Biaya MDR = Rp250.000,00 – Rp1.750,00 = Rp248.250,00
2. Merchant Usaha Mikro (UMI)
Jika total transaksi QRIS pada usaha mikro adalah Rp250.000,00 (berlaku MDR 0% karena transaksi ≤ Rp500.000), maka perhitungan biaya MDR QRIS adalah:
- Biaya MDR = Nominal Transaksi × Persentase MDR yang berlaku = Rp250.000,00 × 0% = Rp0
- Dana diterima = Nominal Transaksi – Biaya MDR = Rp250.000,00 – Rp0,00 = Rp250.000,00.
Ketentuan Biaya MDR BCA QRIS untuk Merchant
Ada beberapa ketentuan penting terkait biaya MDR QRIS yang dibebankan pada usaha/merchant. Di antaranya adalah sebagai berikut.
- Merchant dikenakan biaya administrasi pemeliharaan terminal dan biaya transaksi (Merchant Discount Rate/MDR).
- Biaya MDR dipotong secara otomatis saat proses settlement dari total transaksi yang masuk ke rekening merchant.
- Tidak ada biaya tambahan di luar ketentuan yang berlaku sesuai regulasi.
- Merchant tidak diperbolehkan mengenakan biaya tambahan kepada konsumen atas transaksi QRIS.
- Besaran MDR ditetapkan oleh regulator, bukan sepenuhnya oleh bank.
Baca juga: Kumpulan Kode Transfer Bank BCA Terlengkap!
Persyaratan Dokumen untuk Apply MDR QRIS
Setelah mengetahui biaya MDR BCA dan tertarik untuk menggunakannya, Anda dapat langsung mendaftarkan merchant. Berikut beberapa persyaratan dokumen yang perlu Anda siapkan.
- Formulir pengajuan Merchant BCA;
- KTP elektronik (WNI);
- Paspor dan KITAS/KITAP (WNA);
- NPWP (jika ada);
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Tanda Daftar Perusahaan (TDP);
- Izin usaha dari instansi berwenang;
- Surat izin profesi dari instansi/asosiasi terkait (khusus profesi tertentu seperti dokter, akuntan, dan sejenisnya);
- Surat Pernyataan dan Kuasa Rekening Settlement (jika rekening bukan atas nama merchant); dan
Dokumen pendukung seperti foto lokasi usaha, Surat Pernyataan dan Kuasa Rekening Settlement Merchant BCA apabila rekening settlement bukan atas nama Merchant BCA, dan surat pernyataan/Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau dokumen sejenis untuk pengajuan fasilitas tambahan (misalnya ECR, Customized Merchant Report/CMR, atau cicilan 0%).
Optimalkan Pembayaran Bisnis dengan Paper Digital Payment
Biaya MDR BCA QRIS yang relatif terjangkau, bahkan gratis untuk usaha mikro, menjadikan mesin EDC sebagai solusi ideal dalam mendukung transaksi cashless pada bisnis Anda. Namun, untuk mengoptimalkan operasional, Anda juga memerlukan sistem pembayaran yang terintegrasi.
Digital Payment dari Paper hadir sebagai solusi yang memudahkan pengelolaan transaksi dalam satu platform.
Kalau bisnis Anda sudah mulai menerima berbagai metode pembayaran, QRIS, transfer bank, kartu kredit, hingga cicilan dan mengelolanya secara manual.
Dengan Paper, Anda bisa:
- Terima pembayaran dari 30+ metode pembayaran (termasuk QRIS, kartu kredit, cicilan dan transfer bank)
- Kirim pembayaran ke supplier, termasuk pembayaran luar negeri
- Kelola invoice dan pembayaran dalam satu dashboard
- Otomatisasi pencatatan dan rekonsiliasi transaksi tanpa ribet
Jadi, bukan cuma tahu berapa MDR yang harus dibayar. Tapi, juga punya kontrol penuh atas arus kas bisnis Anda.
👉 Mulai kelola pembayaran bisnis dengan lebih efisien dan terintegrasi bersama Paper sekarang.
- Kode Transfer Bank Jago: Kode SWIFT, SKN, dan Cara Transfernya - April 17, 2026
- Biaya MDR BCA QRIS dan Cara Menghitungnya untuk Bisnis - April 16, 2026
- Apa itu MDR (Merchant Discount Rate) dalam Bisnis? - April 15, 2026
