Penggunaan QRIS ShopeePay kian meningkat seiring dengan meningkatnya adopsi pembiayaan digital di Indonesia. Tidak sedikit pelaku usaha, mulai dari UMKM sampai bisnis besar, mengandalkan QRIS untuk memudahkan transaksi pembayaran.Selain memberi kemudahan, QRIS juga membantu bisnis mengurangi transaksi tunai yang cenderung berisiko. Meski begitu, di balik kemudahannya, Anda harus memahami biaya potongan atau MDR yang dikenakan, khususnya bagi merchant ShopeePay, sehingga Anda memiliki manajemen keuangan yang optimal.

Besaran Biaya MDR QRIS ShopeePay

MDR (Merchant Discount Rate) adalah biaya yang dikenakan pada merchant setiap kali terjadi transaksi menggunakan QRIS, baik itu dari ShopeePay atau platform lainnya. Berikut adalah rincian MDR QRIS yang menyesuaikan kategori usaha, mengacu pada regulasi Bank Indonesia yang merupakan regulator sistem pembayaran di Indonesia.

1. Usaha Mikro

Untuk usaha mikro, Merchant Discount Rate yang dikenakan yaitu:

  • 0% untuk transaksi sampai Rp100.000,00.
  • 0,3% untuk transaksi lebih dari Rp100.000,00.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk mendukung pertumbuhan UMKM, sehingga lebih mudah beradaptasi terhadap sistem pembayaran digital.

2. Usaha Kecil (UKE)

Untuk usaha kecil, MDR yang berlaku adalah 0,7% untuk setiap transaksi. Kategori tersebut mencakup bisnis yang telah berkembang, tapi masih berskala kecil sampai menengah awal.

3. Usaha Menengah (UME)

Sementara itu, besaran MDR usaha menengah adalah 0,7% per transaksi. Untuk angkanya sama dengan usaha kecil, tapi yang membedakan adalah volume transaksi lebih besar yang membuat dampaknya jadi lebih signifikan.

4. Usaha Besar (UBE)

MDR QRIS ShopeePay pada usaha besar juga sama, yaitu 0,7% per transaksi. Meski presentasinya sama, nominal potongannya cenderung lebih besar karena nilai transaksinya yang tinggi.

Contoh Perhitungan MDR QRIS ShopeePay

Agar Anda lebih mudah memahaminya, berikut ini contoh simulasi perhitungan MDR. Untuk angka transaksinya, seperti yang dijelaskan dalam panduan pembayaran digital Doku, Anda hanya perlu sesuaikan dengan kebutuhan atau kondisi nyata bisnis.

1. Usaha Mikro

Transaksi: Rp80.000,00
MDR: 0%
Potongan: Rp0
Uang diterima: Rp80.000,00

Transaksi: Rp200.000,00
MDR: 0,3%
Potongan: Rp600,00
Uang diterima: Rp199.400,00

2. Usaha Kecil

Transaksi: Rp500.000,00
MDR: 0,7%
Potongan: Rp3.500,00
Uang diterima: Rp496.500,00

3. Usaha Menengah

Transaksi: Rp2.000.000,00
MDR: 0,7%
Potongan: Rp14.000,00
Uang diterima: Rp1.986.000,00

4. Usaha Besar

Transaksi: Rp10.000.000,00
MDR: 0,7%
Potongan: Rp70.000,00
Uang diterima: Rp9.930.000,00

Dampak MDR terhadap Keuntungan Bisnis

MDR pada QRIS ShopeePay memang kecil secara persentase, tapi memberi dampak yang tidak bisa dianggap sepele bagi bisnis. Terlebih bagi para pelaku usaha yang memiliki frekuensi transaksi tinggi, biaya tersebut bisa memengaruhi keuntungan secara signifikan ketika tidak dikelola dengan baik.

1. Mengurangi Margin Profit secara Langsung

Setiap transaksi yang menggunakan QRIS otomatis terkena potongan MDR sebelum dana tersebut masuk ke rekening bisnis. Itu artinya, keuntungan yang diperoleh tidak lagi utuh sesuai dengan harga jual.

Contohnya, ketika Anda menjual produk seharga Rp100.000,00 dengan margin keuntungan 10% (Rp10.000,00), maka MDR 0,7% otomatis memberi potongan Rp700,00 dari keseluruhan transaksi. Angka tersebut memang terlihat kecil, tapi ketika dihitung dari margin, senilai 7% dari profit yang Anda dapatkan.

2. Memengaruhi Strategi Penetapan Pasar

Banyak bisnis yang masih belum memasukkan MDR dalam perhitungan harga jual. Kondisi ini berakibat pada margin yang diperoleh cenderung lebih kecil dari target awal.

Sebagai solusi, Anda harus memasukkan MDR dalam biaya operasional. Contohnya dengan sedikit melakukan penyesuaian terhadap struktur biaya. Strategi tersebut sangat penting, sehingga Anda memperoleh keuntungan yang tetap terjaga tanpa harus mengorbankan kualitas produk/layanan.

3. Dampak Semakin Signifikan pada Volume Transaksi Tinggi

Semakin besar omzet bisnis, semakin besar total MDR yang harus Anda bayarkan. Misalnya, jika total transaksi setiap bulan mencapai Rp100 juta dengan persentase MDR 0,7%, maka biaya yang harus Anda keluarkan sebesar Rp700.000,00 per bulan.

Ketika omzet naik menjadi Rp500 juta, tentu MDR yang Anda bayarkan akan semakin tinggi, yaitu sebesar Rp3,5 juta. Hal ini membuktikan bahwa meski persentasenya kecil, akumulasi biaya dapat menjadi signifikan.

4. Berpengaruh terhadap Arus Kas (Cash Flow)

MDR juga berdampak pada jumlah dana bersih yang Anda terima di setiap transaksi. Jika tidak Anda pahami dengan baik, Anda berpotensi salah menghitung pemasukan bulanan atau harian.

Contohnya, Anda mengira akan memperoleh Rp10 juta dari transaksi. Ternyata setelah potongan MDR, jumlah bersihnya akan lebih kecil. Selisih tersebut dapat berdampak pada perencanaan keuangan, seperti gaji karyawan, pembayaran supplier, maupun biaya operasional lainnya.

5. Menuntut Sistem Pencatatan Keuangan Lebih Akurat

Potongan MDR terjadi secara otomatis di setiap transaksi, membuatnya sulit untuk dilacak ketika pencatatan masih manual. Ketika tidak melalui sistem yang rapi, Anda mungkin dapat kehilangan visibilitas terhadap total biaya yang dikeluarkan.

Secara jangka panjang, ini akan berdampak pada laporan keuangan yang tidak akurat. Maka dari itu, Anda harus menerapkan sistem pencatatan digital, sehingga setiap transaksi, termasuk potongan MDR QRIS ShopeePay, tercatat secara jelas dan transparan.

Solusi untuk Mengelola Transaksi QRIS ShopeePay

QRIS ShopeePay hadir dengan kemudahan bertransaksi, tapi biaya MDR tetap perlu Anda perhatikan karena berdampak langsung pada keuntungan bisnis. Namun, untuk mengoptimalkan operasional, Anda juga memerlukan sistem pembayaran yang terintegrasi.

Digital Payment dari Paper hadir sebagai solusi yang memudahkan pengelolaan transaksi dalam satu platform.

Dengan Paper, Anda bisa:

  • Terima pembayaran dari 30+ metode pembayaran (termasuk QRIS, kartu kredit, cicilan dan transfer bank)
  • Kirim pembayaran ke supplier, termasuk pembayaran luar negeri
  • Kelola invoice dan pembayaran dalam satu dashboard
  • Otomatisasi pencatatan dan rekonsiliasi transaksi tanpa ribet

Jadi, bukan cuma tahu berapa MDR yang harus dibayar. Tapi, juga punya kontrol penuh atas arus kas bisnis Anda.

👉 Mulai kelola pembayaran bisnis dengan lebih efisien dan terintegrasi bersama Paper sekarang.