Dalam dunia bisnis, pelanggaran, kecurangan atau kejahatan kerap sering terjadi. Khusus nya dalam bisnis e-commerce. Sebut saja kejahatan siber atau yang populer dengan sebutan cyber crime. Kejahatan siber sangat rentan terjadi seiring penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan sehari-hari. Jenis kejahatan ini memanfaatkan jaringan komputer atau internet dalam metode kegiatan kriminalnya tersebut.

Semenjak masa pandemi dan pemberlakuan PSBB mengakibatkan aktivitas sehari – hari masyarakat beralih menjadi aktivitas online. Hampir semua pekerja di dunia dituntut untuk bekerja melalui platform digital seperti Skype dan Zoom untuk menghindari interaksi secara langsung.

Tidak hanya pekerja, para pelaku usaha atau pebisnis pun dituntut untuk aktif menggunakan media online baik dalam memasarkan produk, pengiriman produk sampai melakukan pembayaran produk pun dapat dilakukan secara online.

Baca juga: Paper.id resmi meraih sertifikat ISO 27001

Dengan situasi ini membuat digital payment adalah salah satu inovasi yang sangat menguntungkan karena dianggap lebih fleksibel dan mudah untuk diaplikasikan khususnya pada masa pandemi ini. Hal tersebut mengakibatkan aktivitas transaksi online meningkat hingga 100%.

Namun, para konsumen harus tetap meningkatkan kewaspadaan saat melakukan transaksi secara digital atau online, sebab tidak sedikit pelaku kejahatan siber yang mengincar di bidang jasa keuangan. Selain itu, untuk menjaga keamanan data para nasabah sekaligus keamanan aset, industri perbankan sebaiknya memanfaatkan komputasi awan atau cloud agar keamanan aset digital dapat ditangani oleh para ahli. Berikut ini merupakan jenis-jenis cyber crime yang banyak terjadi. 

Pencurian Data

Aktivitas cyber crime yang satu ini biasanya dilakukan untuk memenuhi kepentingan komersial, tindakan ini tentu bersifat ilegal karena bisa menimbulkan kerugian materil yang berujung pada kebangkrutan suatu lembaga atau perusahaan.

Hacking

Jenis cyber crime berikutnya adalah peretasan. Tindakan berbahaya yang kerap kali dilakukan oleh para programmer profesional. Anda perlu berhati-hati dalam melakukan pembayaran, karena digital payment adalah salah satu medium yang bisa diretas dengan mudah oleh para peretas yang tidak bertanggung jawab.

Untuk itu, Anda perlu memilih medium pembayaran terbaik. Untuk transaksi B2B, percayakan kepada digital payment Paper.id yang telah dilindungi dengan sistem keamanan terbaik dan sesuai dengan standar yang berlaku (ISO 27001). Gunakan secara gratis dengan klik tombol dibawah ini!

Carding 

Carding adalah penyalahgunaan informasi kartu kredit milik orang lain. Para carder (pelaku carding) biasanya menggunakan akses cartu credit orang lain untuk membeli barang secara online. 

Defacing

Defacing bisa dibilang menjadi aktivitas kejahatan online yang paling ringan. Karena para pelaku deface biasanya menyasar website-website non-profit seperti situs pemerintahan, sekolah, atau universitas. Berikut ini adalah tips agar Anda terhindar dari kejahatan siber yaitu:

  • Hindari penggunaan VPN

Biasanya, data pribadi dapat dicuri dan digunakan secara ilegal oleh orang lain jika menggunakan Wifi/VPN. Sebaiknya transaksi dilakukan dengan menggunakan paket data pribadi.

  • Perhatikan alamat website ketika ingin bertransaksi 

Sebelum melakukan transaksi ada baiknya Anda memastikan pada sudut kiri atas terdapat icon gembok. Biasanya situs yang memiliki icon gembok lebih aman  

  • Senantiasa memantau notifikasi 

Jika Anda mendapat atau dikirimkan notifikasi dari transaksi yang Anda tidak diketahui maka Anda harus cepat untuk bertindak, baik memblokir atau menghubungi pihak bank yang bersangkutan.

Baca juga: 5 fakta faktur digital vs faktur kertas

  • Log out ketika sudah selesai bertransaksi

Setelah selesai melakukan transaksi maka Anda wajib menekan tombol log out di website tersebut. Seringkali beberapa konsumen setelah selesai melakukan transaksi hanya klik tutup browser saja tanpa melakukan log-out. Kelalaian ini bisa membuat akun bank Anda dikuasai orang tak bertanggung jawab dan Anda bisa merugi. 

  • Rajin membersihkan history internet di ponsel atau laptop

Cache dan Cookies pada perangkat Anda bisa dimanfaatkan oleh Cracker untuk mendapatkan akses ke rekening Anda. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk selalu membersihkan Cache dan Cookies setelah atau sebelum melakukan transaksi online banking demi keamanan data dan uang Anda.

  • Hindari download software/aplikasi sembarangan

Waspadai software dan aplikasi baru saat download. Terkadang saat mendownload film, lagu atau aplikasi maka akan ada beberapa aplikasi yang secara otomatis terinstall di perangkat Anda. Bahkan kini ada banyak aplikasi gratis yang bisa diunduh tapi Anda tetap harus waspada. Sebab bisa saja aplikasi atau software tersebut tanpa Anda sadari mencatat segala macam aktivitas anda secara online.

 

(Visited 63 times, 1 visits today)