Dipercaya oleh 700.000+ Pebisnis dari Berbagai Industri






























Pembayaran dari siswa atau wali murid sering masuk melalui berbagai metode sehingga proses pengecekan dan pencatatan menjadi lebih lama dan berisiko terjadi kesalahan.
Invoice atau tagihan masih dikirim satu per satu melalui chat atau email, sehingga membutuhkan waktu lebih lama dan meningkatkan risiko pembayaran terlambat.
Tim administrasi harus mengecek rekening secara manual untuk mengetahui siapa yang sudah atau belum melakukan pembayaran, sehingga proses rekonsiliasi menjadi tidak efisien.
Pembayaran kepada vendor, pengajar, tenaga pendidik, maupun supplier dilakukan melalui berbagai rekening dan platform, sehingga pengeluaran lebih sulit dipantau.
Invoice, bukti pembayaran, dan data transaksi tersimpan di berbagai file atau aplikasi yang berbeda, sehingga menyulitkan proses pelaporan maupun audit.
Wali murid mengharapkan berbagai pilihan metode pembayaran yang praktis dan sesuai kebutuhan, namun tidak semua institusi pendidikan mampu menyediakannya.
Paper dirancang untuk berbagai institusi dan pelaku di industri pendidikan yang membutuhkan solusi pembayaran, invoice, serta pengelolaan operasional keuangan yang lebih efisien.

Kelola pembayaran SPP, uang kegiatan, invoice, hingga pembayaran operasional sekolah dalam satu platform.

Permudah penerimaan pembayaran mahasiswa, pengelolaan invoice, serta pembayaran vendor dan kebutuhan operasional kampus.

Terima pembayaran kursus dengan berbagai metode pembayaran, kirim invoice otomatis, dan pantau status pembayaran secara real-time.

Kelola transaksi keuangan untuk satu atau beberapa institusi pendidikan dengan laporan yang lebih rapi dan terpusat.

Kirim invoice kepada peserta atau perusahaan, terima pembayaran lebih praktis, serta kelola pengeluaran operasional dengan lebih mudah.

Permudah pembayaran biaya pelatihan, sertifikasi, workshop, maupun seminar sekaligus memantau seluruh transaksi dalam satu dashboard.
Mulai dari menerima pembayaran biaya pendidikan, membayar supplier dan tenaga pendidik, hingga mengelola pengeluaran operasional, semuanya dapat dilakukan dalam satu platform.

Hasilnya: Penerimaan pembayaran biaya pendidikan menjadi lebih cepat, pencatatan lebih akurat, dan tim administrasi dapat mengurangi pekerjaan manual setiap periode pembayaran.

Hasilnya: Pembayaran operasional menjadi lebih terorganisir, proses administrasi lebih efisien, dan hubungan dengan vendor maupun tenaga pendidik tetap terjaga karena pembayaran dilakukan tepat waktu.


Hasilnya: Pengeluaran operasional menjadi lebih transparan, penggunaan anggaran lebih terkontrol, dan proses pelaporan keuangan dapat dilakukan dengan lebih cepat.