Setiap perusahaan perlu menyediakan slip gaji untuk memberikan transparansi mengenai pembayaran gaji karyawan. Dengan demikian, mereka dapat memahami secara jelas perhitungan seluruh kompensasi, termasuk gaji pokok, tunjangan, bonus, hingga potongan. 

Apa yang Dimaksud dengan Slip Gaji?

Slip gaji atau struk gaji adalah dokumen yang memuat informasi tentang berapa jumlah bayaran yang diterima oleh karyawan. 

Slip gaji tersebut umumnya memuat nama karyawan, posisi, gaji, potongan untuk pajak, asuransi, atau benefit lainnya. 

Dengan slip gaji, karyawan dapat mengatur uang mereka dan menghitung berapa yang mereka terima dan seberapa banyak potongan yang harus dibayarkan. 

Selain itu, slip gaji juga bisa digunakan untuk membuktikan pekerjaan seseorang dan beberapa gaji yang mereka terima, misalnya untuk melakukan pemeriksaan latar belakang saat mengajukan kredit dan sebagainya. 

Dokumen ini dapat berbentuk hard copy yang dicetak atau soft copy, seperti dalam format PDF yang dikirimkan kepada karyawan. 

Baca juga: 3 Contoh Penilaian Kinerja Karyawan Perusahaan

Apakah Slip Gaji itu Penting?

Ya, slip gaji sangat penting, karena dokumen ini memuat informasi tentang berapa uang yang diterima karyawan beserta potongannya. 

Selain berfungsi sebagai bukti pendapatan, berikut beberapa alasan yang membuat slip gaji penting: 

1. Bukti pekerjaan

Struk gaji bisa digunakan sebagai bukti resmi bahwa seseorang bekerja. Saat kamu ingin mendapatkan visa perjalanan atau mendaftar perguruan tinggi, kamu mungkin diharuskan menunjukkan salinan slip gaji terbaru. 

Selain itu, dokumen ini juga sangat berguna saat pemeriksaan latar belakang, yang dapat membuktikan gaji dan posisi pekerjaan kamu saat ini. 

2. Mengajukan pinjaman

Slip gaji berisi semua informasi tentang gaji dan jabatan. Hal ini dapat menjadi bukti resmi kemampuan seseorang untuk membayar pinjaman dan kartu kredit. 

Jadi, jika kamu ingin mengajukan pinjaman, kamu harus memberikan dokumen ini. Selanjutnya bank dan lembaga peminjaman akan menggunakan slip gaji untuk menilai apakah kamu bisa membayar pinjaman. 

3. Kepatuhan terhadap pajak

Slip gaji digunakan untuk melaporkan pendapatan dan menghitung pajak yang harus dibayar. 

Hal ini membantu kamu memastikan bahwa kamu telah membayar pajak yang sesuai dengan aturan dan bisa mendapatkan kredit atau potongan pajak yang seharusnya. 

4. Manfaat karyawan 

Di dalam slip gaji, kamu bisa melihat informasi mengenai jumlah gaji bulanan dan komponen potongan, seperti BPJS Kesehatan dan sebagainya. 

5. Catatan keuangan

Saat ada pertanyaan atau kebingungan tentang gaji dan potongan, kamu bisa langsung melihat slip gaji untuk memecahkan kebingungan tersebut. 

6. Mencari pekerjaan di masa depan

Slip gaji merupakan bukti resmi tentang pekerjaan kamu sekarang dan berapa banyak gaji yang kamu terima di tempat kamu bekerja sekarang. 

Dokumen ini membantumu mengkomunikasikan tentang berapa ekspektasi gajimu secara keseluruhan, termasuk gaji pokok dan tunjangan. 

Selain itu, informasi mengenai gaji yang lama, bisa kamu gunakan untuk menunjukkan perkembangan kariermu. 

7. Mendapatkan bantuan subsidi pemerintah

Slip gaji bisa digunakan untuk mendapatkan bantuan uang dari pemerintah, seperti yang sedang berlaku sekarang, yaitu bantuan subsidi gaji. 

Apa Saja Komponen Slip Gaji?

Dalam slip gaji karyawan, terdapat beberapa informasi penting yang mencakup: 

1. Jumlah potongan

Ini adalah uang yang dikurangkan dari gaji karyawan, seperti pajak penghasilan dan iuran asuransi. 

2. Tunjangan

Komponen tunjangan mencakup penghasilan tambahan, seperti tunjangan makan atau transportasi, yang mungkin diterima oleh karyawan. 

3. Gaji kotor

Komponen ini merupakan total gaji sebelum potongan dilakukan, yakni sejumlah uang yang seharusnya diterima karyawan sebelum potongan pajak dan potongan lainnya. 

4. Gaji bersih

Gaji bersih adalah jumlah yang diterima karyawan setelah semua pemotongan, sehingga merupakan jumlah yang sebenarnya diterima oleh karyawan. 

5. Periode bulan

Informasi tentang bulan ketika slip gaji diterbitkan yang membuat karyawan dapat mengetahui kapan gaji diterima. 

6. Jumlah total hari kerja

Komponen ini mencantumkan total hari dalam bulan tersebut, yang sangat penting untuk menghitung upah harian. 

7. Jumlah hari karyawan yang hadir

Hal ini menunjukkan berapa banyak hari karyawan benar-benar hadir bekerja selama bulan tersebut. 

8. Nama dan ID karyawan

Nama lengkap karyawan dan ID yang tertera pada slip gaji. 

9. Kode organisasi

Kode yang mengidentifikasi perusahaan atau organisasi tempat karyawan bekerja. 

10. Tanda tangan dan stempel pemberi kerja

Tanda tangan dan stempel dari atasan atau departemen SDM yang mengesahkan slip gaji tersebut.

Meskipun format slip gaji tidak mengikat, namun kamu harus tetap mengikuti aturan saat menguraikan komponen upah sesuai UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 yang berbunyi: 

Hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja atau buruh/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah telah atau akan dilakukan.

Baca juga: 8 Tips Manajemen Kehadiran Karyawan untuk Pemilik Bisnis

Jadi, meskipun diberikan dalam tampilan yang sederhana, dalam slip gaji terdapat beberapa bagian penting yang perlu dicantumkan:

1. Upah dan tunjangan

Komponen upah dan tunjangan merupakan uang yang kamu terima sebagai imbalan atas pekerjaan. Komponen tersebut terdiri dari: 

  • Upah Pokok: Gaji dasar yang kamu terima sesuai dengan pekerjaanmu. 
  • Upah Lembur: Tambahan yang kamu terima jika kamu bekerja lebih dari waktu kerja normal, seperti lembur. 

2. Tunjangan

Ini adalah penghasilan di luar gaji pokok yang bisa mencakup berbagai jenis tunjangan, seperti tunjangan makan atau transportasi. 

3. Pendapatan non-upah

Selain upah dan tunjangan, ada pendapatan non-upah, termasuk: 

  • Tunjangan Hari Raya Keagamaan (THR): Uang yang diterima menjelang hari raya keagamaan. 
  • Insentif: Bonus atau insentif yang diterima sesuai dengan kebijakan perusahaan. 
  • Uang pengganti fasilitas kerja: Jika perusahaanmu tidak menyediakan fasilitas kerja, kamu mungkin akan menerima uang pengganti. 
  • Uang servis pada usaha tertentu: Dalam beberapa kasus, uang servis dikumpulkan dan dibagikan kepada karyawan. 

4. Potongan

Terdapat berbagai potongan gaji yang perlu dicantumkan dalam slip gaji, yaitu: 

  • Pajak Penghasilan (PPh): Potongan untuk membayar pajak pendapatan kepada pemerintah. 
  • BPJS Kesehatan: Iuran kesehatan yang dibagi antara perusahaan (4%) dan karyawan (1%). 
  • BPJS Ketenagakerjaan: Program asuransi sosial yang mencakup berbagai perlindungan seperti hari tua, pensiun, kecelakaan kerja, kematian, dan kehilangan pekerjaan. 
  • Potongan pelanggaran aturan: Sanksi finansial bagi karyawan yang melanggar aturan perusahaan. 
  • Potongan hutang perusahaan: Potongan pada gaji untuk membayar pinjaman yang diberikan oleh perusahaan. 

Dengan mencantumkan komponen-komponen di atas pada slip gaji, kamu pun dapat mengetahui pendapatan secara jelas serta berbagai potongan yang harus dibayarkan. 

10 Contoh Slip Gaji

Berikut beberapa contoh slip gaji yang bisa digunakan untuk referensi: 

1. Contoh slip gaji pegawai swasta

Contoh slip gaji pegawai swasta

2. Contoh slip gaji PNS

contoh slip gaji PNS

3. Contoh slip gaji BUMN

contoh slip gaji BUMN

Baca juga: Rumus dan Cara Menghitung Absensi Karyawan

4. Contoh slip gaji format Excel

contoh slip gaji format excel

5. Contoh slip gaji pegawai

Contoh Slip Gaji Karyawan Apotek

6. Contoh slip gaji karyawan apotek

contoh slip gaji sederhana

7. Contoh slip gaji dalam bahasa Inggris

contoh slip gaji bahasa Inggris

8. Contoh slip gaji karyawan CV

contoh slip gaji karyawan CV

9. Contoh slip gaji karyawan swasta

contoh slip gaji karyawan swasta

10. Contoh slip gaji karyawan tetap

Contoh Slip Gaji Karyawan Tetap

Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa slip gaji memiliki peranan penting dalam proses penggajian karyawan. 

Dengan dokumen tersebut, perusahaan dapat memastikan seluruh komponen gaji karyawan, mulai dari gaji bulanan, bonus, tunjangan, hingga potongan dihitung secara akurat dan transparan.

*Artikel ini hasil kerja sama antara Paper.id dan Gajihub

Muhamad Dika Wahyudi