3 Tips Mudah Dalam Melakukan Manajemen Stock Inventory

Bagi para pelaku usaha, pasti sangat mengenal dengan istilah stock inventory. Setiap perusahaan yang melakukan kegiatan usaha umumnya memiliki persediaan. Dalam bahasa Indonesia, istilah inventory memiliki arti yaitu persediaan.

Sistem inventory secara umum merupakan sistem pengaturan data persediaan barang yang berkaitan dengan aktivitas logistik sebuah perusahaan.  Pada dasarnya banyak diantara pelaku usaha yang tidak terlalu menghiraukan betapa pentingnya inventaris, yang mereka pikirkan hanyalah profit dari usaha yang mereka jalankan.

Akan tetapi sebaliknya jika pelaku usaha yang baru memulai usaha mereka dan tidak mengerti tentang penting nya  inventaris maka akan  berujung sangat fatal pada usaha mereka. Kesalahan pada inventaris mengakibatkan kerugian yang sangat besar dan akan menyebabkan perusahaan tersebut akan gulung tikar. Untuk itu mari kita bahas pentingnya stock inventory.

Baca juga: Waspadalah, jangan biarkan 4 accounts receivable fraud ini terjadi di Anda

Apa itu stock inventory management? Stock inventory management adalah kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk merekam informasi mengenai stok barang perusahaan. Sistem pengelolaan persediaan juga merupakan serangkaian kebijakan pengendalian untuk menentukan tingkat persediaan yang harus dijaga.

Apabila jumlah persediaan terlalu besar atau (overstock) maka akan mengakibatkan timbulnya dana menganggur yang cukup besar, serta dapat menimbulkan resiko kerusakan barang yang lebih besar dan biaya penyimpanan yang tinggi. Namun jika persediaan terlalu sedikit maka akan mengakibatkan resiko terjadinya kekurangan persediaan (stockout).

Berikut adalah manfaat dari pentingnya pengelolaan stok inventory

  1. Pelaku usaha dapat lebih mudah mengawasi dan mengendalikan aset dan bahan baku yang dimiliki oleh perusahaan,
  2. Membantu anda mengambil keputusan yang tepat dan membebaskan anda dari kesulitan untuk menentukan barang mana yang harus anda restock
  3. Mampu mengamankan barang atau aset yang dimiliki oleh perusahaan dan memperkecil kemungkinan barang perusahaan untuk hilang.
  4. Jumlah kekayaan perusahaan dapat diketahui dengan lebih jelas.

Dalam mengelola stock Inventory terdapat beberapa hal yang harus dilakukan seperti:

Gunakan Aplikasi Software Pengelolaan Stok Barang

Mengelola dan mengontrol stok barang dalam jumlah yang banyak di dalam gudang tidaklah mudah. Anda akan sangat repot jika hanya mengandalkan kertas dan bolpoin saja. Cara kuno tersebut sangat rawan dengan kesalahan dan proses pengecekan, juga akan membutuhkan waktu yang amat sangat lama.

Di era modern ini pelaku usaha sangat memerlukan Inventory Control Software Terintegrasi, tidak ada cara yang lebih efisien yang digunakan selain menggunakan solusi otomatis, Sistem Inventory software akan memudahkan para pelaku usaha untuk mengoptimalkan tingkat stok barang serta mengawasi perpindahan stok dari satu tempat atau gudang ke tempat atau gudang lain.  Dengan begitu pengelolaan stok akan menjadi sangat efektif dan efisien. Sejalan dengan itu pendapatan Anda juga akan lebih maksimal. 

Berikut adalah manfaat dari penggunaan aplikasi pengelolaan stok barang:

 

  • Menghindari Kadaluarsa

 

Inventory management system akan membantu anda untuk mengatur jumlah persediaan barang anda sehingga stock barang kadaluarsa tak akan terjadi.

 

  • Menghindari Deadstock

 

Ketika barang yang sudah kadaluarsa mengharuskan anda membuang barang tersebut karena tidak dapat digunakan kembali. Akan tetapi, deadstock membuat barang yang Anda jual tidak dapat dijual kembali karena trennya ketinggalan jaman.

Lakukan Stock Opname secara Teratur

Gudang bukanlah tempat yang aman, meskipun sudah ada petugas yang menjaga tetapi seringkali ada kejadian yang tidak diinginkan seperti barang hilang dan rusak. Hal ini akan mengakibatkan informasi jumlah barang yang ada secara fisik di gudang berbeda dengan yang ada di catatan.

Belum lagi jika jumlah stok persediaan yang ada di gudang dalam jumlah yang sangat banyak. Sehingga, sangatlah penting untuk melakukan stock opname secara teratur. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah catatan dengan fisik barang yang tersedia jumlahnya benar dan mengetahui ketika barang di gudang ada yang rusak atau hilang secara periodik.

Baca juga: Peran penting goods receipt dalam penerimaan barang

Berikan Kode Untuk Setiap Barang

Memberikan kode untuk setiap barang akan membantu Anda untuk mengetahui dan menemukan barang secara spesifik dengan lebih cepat. Umumnya kode-kode yang biasa diberikan untuk produk dapat berupa seperti kode warna, kode angka atau huruf.

Jika usaha anda tergolong usaha yang cukup besar dan memiliki jenis barang yang beragam Anda juga dapat menggunakan barcode sebagai kode barang. Barcode dapat dipindai dengan scanner dan sistem akan melacak keberadaan barang Anda, waktu untuk mencari tentu saja akan menjadi sangat efisien dan efektif.

 

 

(Visited 424 times, 1 visits today)