Seiring dengan pertumbuhan nasabah Bank DBS Indonesia, khususnya nasabah segmen kaya yang mencapai 5,2%, volume transaksi antar bank pun ikut meningkat. Untuk mendukung mobilitas keuangan nasabah baru maupun lama, pemahaman tentang detail teknis seperti kode transfer bank DBS sangat penting untuk memastikan transaksi bebas kendala.

Meski terlihat sederhana, masih banyak nasabah yang belum memahami detail kode transfer dengan benar. Padahal, kesalahan input bisa membuat transaksi tertunda atau gagal. Jadi, simak penjelasan lengkap tentang cara transfer ke DBS dari bank lain dengan kode yang tepat agar transaksi tetap aman dan lancar!

Key Takeaways

  • Kode Bank DBS untuk transfer domestik adalah 046 dan untuk transfer internasional menggunakan SWIFT DBSBIDJA.
  • BI-FAST, SKN, dan RTGS memiliki perbedaan biaya, waktu proses, dan batas nominal transfer.
  • Memastikan kode bank, nomor rekening, dan jenis transfer sebelum konfirmasi mencegah transaksi gagal atau tertunda.

Apa Itu Kode Transfer Bank DBS?

Kode transfer Bank DBS adalah kode identifikasi yang digunakan saat mengirim dana ke rekening DBS. Kode ini berfungsi membedakan Bank DBS dari bank lain dalam sistem perbankan nasional maupun internasional.

Dalam transaksi domestik, kode bank memastikan dana masuk ke institusi yang tepat. Sementara untuk transfer internasional, dibutuhkan kode SWIFT sebagai identifikasi global antarbank.

Baca Juga: Kode Transfer Bank BNI 2026: Domestik, SWIFT, dan Kode Cabang

Daftar Kode Transfer Bank DBS Indonesia

Untuk memudahkan Anda, berikut kami jabarkan berbagai kode transfer Bank DBS dalam bentuk daftar agar setiap transaksi keuangan berjalan lancar.

Kode Bank DBS untuk transfer antarbank (domestik)

Nama BankPT Bank DBS Indonesia
Kode Bank DBS046
Digunakan UntukTransfer antarbank (ATM, Mobile Banking, Internet Banking)
Berlaku UntukBI-FAST, SKN, RTGS

Walaupun sama-sama menggunakan kode 046, metode transfer memiliki karakteristik berbeda. Berikut penjelasannya!

1. BI-FAST

  • Proses real-time.
  • Biaya termurah (Rp2.500,00).
  • Bisa pakai proxy address (No. HP/Email) selain nomor rekening.

2. SKN

  • Proses bergelombang (beberapa jam).
  • Biaya rendah.
  • Cocok untuk nominal menengah.

3. RTGS

  • Proses real-time dan cepat di hari yang sama.
  • Biaya mahal.
  • Dikhususkan untuk transfer nominal besar (>Rp100.000.000,00).

Kode SWIFT Bank DBS untuk transfer internasionl

Nama BankPT Bank DBS Indonesia
SWIFT CodeDBSSIDJA
Digunakan UntukTransfer luar negeri (remittance)

Cara Mengetahui Kode Cabang atau Kode Sortir Bank DBS

Pada umumnya, transfer domestik tidak memerlukan kode cabang khusus. Sistem perbankan Indonesia sudah terintegrasi sehingga cukup menggunakan kode bank 046 dan nomor rekening.

Namun, untuk transfer internasional tertentu, bank pengirim mungkin meminta detail tambahan seperti kode cabang atau alamat bank. Anda dapat mengeceknya melalui:

  • buku tabungan,
  • internet banking.
  • layanan customer service DBS, dan
  • dokumen pembukaan rekening.

Jika ragu, sebaiknya konfirmasi langsung ke pihak bank untuk memastikan data yang diberikan akurat.

Hal yang Harus Dicek Sebelum Konfirmasi Transfer ke DBS

Sebelum menyelesaikan transaksi, pastikan Anda memeriksa beberapa poin penting berikut ini.

  • Nomor rekening sudah benar.
  • Nama penerima sesuai.
  • Kode bank sudah tepat.
  • Jenis transfer sudah sesuai (BI-FAST, SKN, RTGS).
  • Sudah paham besaran biaya admin dan estimasi waktu transfernya.

Langkah sederhana ini dapat mencegah kesalahan yang berpotensi merugikan.

Apa yang Terjadi Jika Salah Input Kode?

Kesalahan memasukkan kode Bank DBS Indonesia dapat memicu konsekuensi serius, seperti transaksi gagal atau tertunda dalam kliring. Selain itu, dana juga berisiko terkirim ke bank berbeda dan pengembaliannya bisa memakan waktu beberapa hari kerja.

Meski begitu, secara hukum, salah transfer diatur dalam UU No. 3 Tahun 2011 dimana bank sebagai Penyelenggara Pengirim wajib mengoreksi kesalahan transfer melalui koordinasi antarpihak terkait, namun tidak bisa menarik kembali dana secara sepihak. Seluruh proses penyelesaian tetap harus mengikuti prosedur resmi yang berlaku di setiap perbankan.

Jadi jika salah transfer terjadi, segera hubungi bank pengirim untuk laporan pelacakan transaksi. Semakin cepat dilaporkan, peluang dana untuk kembali akan jauh lebih besar. Tindakan yang responsif sangatlah membantu mempercepat proses penyelesaian masalah transaksi Anda.

Baca Juga: Kode Transfer Bank OCBC: SWIFT, Kode, dan Panduan Lengkap

Kelola Approval dan Rekonsiliasi dalam Satu Platform

Memahami kode transfer bank DBS penting untuk kelancaran transaksi. Namun, bagi bisnis dengan banyak vendor, input kode berulang bisa melelahkan.

Selain itu, risiko human error semakin tinggi seiring volume transaksi. Karena itu, dibutuhkan solusi pembayaran yang lebih praktis dan terintegrasi.

Sebagai solusi, Paper hadir membantu menyederhanakan administrasi pembayaran bisnis. Proses pembayaran digital dapat dilakukan lebih cepat dan minim kesalahan dengan PaperPay Out dan PaperPay in.

Mitra bisnis bebas membayar via kartu kredit, transfer, cicilan, dan lainnya tanpa perlu bingung mengecek kode transfer antarbank, karena dana pasti sampai meskipun dari rekening bank yang berbeda.

Tentunya, pembayaran Paper juga sudah terhubung dengan invoice digital. Sehingga, status pembayaran dapat dipantau secara real-time.

Yuk, coba Paper gratis untuk rasakan sendiri praktisnya!

FAQ Seputar Kode Transfer Bank DBS

1. Apakah kode transfer DBS berubah sewaktu-waktu?

Tidak, kode bank jarang berubah kecuali kebijakan regulator resmi.

2. Apakah transfer beda bank kena biaya tambahan?

Ya, biaya admin tergantung metode dan kebijakan bank pengirim.

3. Apakah bisa simpan rekening DBS sebagai favorit?

Bisa, sebagian besar mobile banking menyediakan fitur simpan rekening.

4. Apakah transfer saat libur tetap diproses otomatis?

BI-FAST tetap real-time, metode lain mengikuti jadwal operasional bank.

Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.
Nadiyah Rahmalia