Pernahkah Anda gagal transfer hanya karena salah memasukkan tiga digit angka di depan nomor rekening? Kode transfer bank BNI mungkin terlihat sederhana, tetapi kesalahan kecil bisa membuat dana tertahan atau bahkan terkirim ke bank yang berbeda.
Key Takeaways
- Kode 009 digunakan untuk seluruh transfer domestik ke rekening BNI.
- Transfer internasional memerlukan kode SWIFT yaitu BNINIDJAXXX.
- Branch code hanya diperlukan untuk kebutuhan identifikasi tertentu.
- Kesalahan memasukkan kode dapat menyebabkan transaksi gagal atau tertunda.
Memahami Kode Transfer Bank BNI Sebelum Bertransaksi
Saat Anda ingin mengirim dana ke rekening BNI dari bank lain, ada satu langkah penting yang tidak boleh terlewat: memasukkan kode bank BNI untuk transfer dengan benar. Detail kecil ini menentukan apakah transaksi Anda berhasil diproses atau justru tertunda. Berikut penjelasan lengkapnya
1. Kode bank domestik (009)
Secara nasional, kode transfer bank BNI adalah 009. Kode ini berfungsi sebagai identitas BNI dalam sistem pembayaran Indonesia dan wajib dicantumkan saat Anda melakukan transfer antarbank.
Penggunaan kode 009 berlaku untuk berbagai metode transaksi, contohnya:
- SKN (Sistem Kliring Nasional)
- BI-FAST (layanan transfer ritel real-time)
- RTGS (Real-Time Gross Settlement) untuk transaksi dengan nominal yang besar.
Fungsi utama kode ini adalah memastikan dana yang Anda kirim mengarah tepat ke bank tujuan. Dalam praktiknya, kode tersebut biasanya ditulis sebelum nomor rekening pihak penerima. Contohnya: 009 + nomor rekening tujuan.
Kode 009 BNI bersifat universal dan berlaku untuk seluruh cabang BNI di Indonesia. Artinya, Anda tidak perlu khawatir mengenai kesalahan kode akibat perbedaan wilayah. Baik transfer melalui BNI Mobile Banking, ATM BNI, ATM bank lain, teller bank, hingga layanan transfer via minimarket, kodenya akan tetap sama.
2. Kode SWIFT internasional BNI
Bagaimana dengan kalau untuk transfer secara internasional? Untuk kebutuhan transfer lintas negara, sistem yang berlaku akan berbeda. Jadi, kode yang anda perlukan juga berbeda, yakni kode SWIFT, bukan kode domestik lagi.
Kode SWIFT utama BNI formatnya: BNINIDJAXXX. Struktur kode tersebut terdiri dari:
- BNIN – kode identitas bank (BNI)
- ID – kode negara (Indonesia)
- JA – lokasi kantor pusat (Jakarta)
- XXX – penanda kantor utama
Kode ini digunakan untuk transfer valas (valuta asing/mata uang asing) baik yang masuk atau yang keluar negeri. Fungsinya adalah memastikan dana selalu melalui rute yang akurat ke jaringan BNI walau dalam sistem perbankan internasional.
Transfer menggunakan SWIFT umumnya hanya dapat dilakukan melalui:
- Mobile Banking BNI (dengan fitur valas)
- Teller bank
- Layanan remitansi seperti Western Union
Transaksi ini tidak tersedia melalui ATM atau minimarket karena biasanya memerlukan dokumen tambahan, seperti detail koresponden bank, IBAN (International Bank Account Number) jika negara tujuan menggunakannya, serta alasan pengiriman dana.
Jadi, terdapat perbedaan kode transfer bank BNI untuk transaksi domestik (009) dan kode SWIFT yang khusus untuk kebutuhan internasional.
3. Kode cabang (branch code) BNI
Selain kode bank utama, BNI juga memiliki kode cabang (branch code). Kode ini terdiri dari 3-4 digit unik yang mengidentifikasi kantor cabang tertentu.
Dalam beberapa sistem internal atau kebutuhan administratif tertentu, kode cabang dapat ditambahkan setelah kode 009 untuk meningkatkan presisi identifikasi rekening. Kombinasi ini sering disebut sebagai kode bank BNI transfer dengan detail cabang spesifik.
Baca Juga: Kode Transfer Bank OCBC: SWIFT, Kode, dan Panduan Lengkap
a. Daftar kode cabang BNI
Berikut daftar contoh kode cabang BNI dari beberapa kota di Indonesia:
| Kode | Cabang | Kota |
| 9000 | BNI Head Office | Jakarta |
| 9001 | BNI JKT-Sudirman | Jakarta Pusat |
| 9002 | BNI JKT-Tanjung Priok | Jakarta |
| 9009 | BNI-JKT-Tebet | Jakarta Selatan |
| 9010 | BNI BDG-Asia Afrika | Bandung |
| 9024 | BNI Bekasi-A.Yani | Bekasi |
| 9063 | BNI Jember-Sudirman | Jember |
Dalam praktik umum transfer antar bank, Anda tidak perlu memasukkan kode cabang secara manual karena sistem sudah mengenali rekening tujuan berdasarkan nomor rekening. Namun, untuk kebutuhan tertentu seperti verifikasi data atau transaksi korporasi, informasi ini bisa saja dibutuhkan.
b. Panduan cek kode cabang BNI
Jika anda ingin memastikan detail cabang rekening tertentu, lakukan beberapa langkah berikut:
- Melalui BNI Mobile Banking: Gunakan menu Informasi Rekening untuk melihat cabang yang terdaftar.
- Website Resmi BNI: Kunjungi situs resmi BNI dan manfaatkan fitur pencarian kantor cabang.
- BNI Call Center (1500046): Hubungi layanan pelanggan untuk mendapatkan konfirmasi informasi secara langsung.
- Buku Tabungan: Informasi kantor cabang biasanya tercantum pada halaman identitas rekening.
Dengan memahami perbedaan antara kode domestik, SWIFT, dan kode cabang, Anda dapat meminimalkan risiko kesalahan saat bertransaksi. Pastikan Anda menggunakan kode transfer bank BNI yang sesuai dengan jenis transaksi agar dana terkirim dengan aman dan tepat waktu.
Langkah Preventif Agar Transfer Tidak Tertunda
Agar proses transaksi tidak tertunda, lakukan langkah-langkah preventif berikut ini:
- Periksa kembali kode bank dan nomor rekening tujuan sebelum menekan tombol konfirmasi.
- Pastikan nama penerima sudah sesuai dengan tujuan transfer.
- Gunakan sumber resmi untuk mengecek kode bank atau SWIFT, terutama untuk transaksi internasional.
- Isi seluruh data tambahan yang diminta, seperti berita transfer atau alamat cabang, jika diperlukan.
- Lakukan transfer pada hari kerja dan perhatikan jadwal cut-off bank (umumnya sekitar pukul 22.00–03.30) agar transaksi tidak tertunda ke hari berikutnya.
- Simpan bukti transaksi sebagai referensi apabila diperlukan proses penelusuran.
Transfer ke Bank Apa Pun Lebih Mudah dengan Paper
Memastikan kembali setiap detail sebelum transfer adalah langkah sederhana yang bisa mencegah kesalahan transaksi. Jadi, pastikan Anda selalu memeriksa no kode bank BNI, sebelum bertransaksi lebih lanjut.
Bagi pelaku usaha yang mengelola banyak transaksi, ketelitian saja terkadang belum cukup. Melalui Paper, Anda dapat mengelola proses pembayaran secara lebih efisien dan terstruktur tanpa perlu melakukan input manual berulang.
Dengan digital payment dari Paper, Anda bisa melakukan pembayaran bisnis dengan 30+ opsi, termasuk transfer bank, QRIS, Virtual Account, dan tentunya kartu kredit juga cicilan tanpa perlu mesin EDC.
Jadi, Anda tak perlu repot-repot menggunakan kode transfer atau terkena biaya ekstra karena transfer dari bank yang berbeda.
Yuk, registrasi ke Paper untuk nikmati invoicing yang terhubung secara seamless dengan pembayaran digital sekarang.
Baca Juga: Mengenal Berbagai Kode Transfer Bank dan Fungsinya
FAQ
Apakah saya tetap perlu memasukkan kode bank jika transfer dari sesama rekening BNI?
Tidak. Untuk transfer antar rekening BNI, sistem akan otomatis mengenali tujuan sebagai rekening internal tanpa memerlukan kode bank.
Bagaimana jika saya salah mengisi kode bank ketika transfer?
Kesalahan kode bank dapat menyebabkan transaksi gagal atau tertunda. Segera hubungi bank pengirim untuk meminta penelusuran apabila terjadi kekeliruan.
Apakah ada biaya tambahan saat menggunakan SKN, BI-FAST, atau RTGS?
Ya. Masing-masing metode transfer memiliki biaya yang berbeda sesuai ketentuan bank pengirim dan jenis layanan.
Apakah kode bank bisa berubah sewaktu-waktu?
Secara umum, kode bank jarang berubah karena sudah ditetapkan dalam sistem nasional.
- Kode Transfer Bank BNI 2026: Domestik, SWIFT, dan Kode Cabang - Februari 24, 2026
- Bonus THR! Cashback hingga Rp150 ribu, Transaksi di Paper Sekarang - Februari 24, 2026
- Digitalisasi Supply Chain Management Untuk Mencegah Fraud Pada Bisnis Kuliner - Februari 23, 2026
