Ide usaha makanan internasional semakin diminati di Indonesia seiring tren kuliner global yang terus berkembang. Pengaruh influencer, media sosial, dan kebiasaan traveling membuat masyarakat tertarik mencoba makanan dari berbagai negara. Selain itu, tampilan yang menarik dan cita rasa unik menambah daya tarik tersendiri.
Mengutip investing.com, sektor UMKM menyumbang sekitar 61,9% terhadap PDB nasional dengan lebih dari 65 juta unit usaha hingga pertengahan 2025. Oleh karena itu, usaha makanan internasional bisa menjadi pilihan strategis yang menjanjikan.
11 Ide dan Peluang Usaha Makanan Internasional Populer
Berikut adalah beberapa ide usaha makanan internasional yang sedang naik daun dan diprediksi akan terus mendatangkan keuntungan stabil.
1. Korean Street Food (Tteokbokki, Corndog)

Korean street food sangat populer di kalangan Gen Z dan Millennial. Keunikan rasa pedas-manis khas gochujang serta tampilan yang instagramable menjadi daya tarik utama.
Estimasi modal untuk usaha ini berkisar Rp5.000.000,00-Rp15.000.000,00 untuk skala kecil. Potensi keuntungan cukup tinggi karena tren Korea masih kuat dan memiliki basis penggemar loyal di Indonesia.
2. Japanese Food (Ramen, Sushi, Bento)

Target pasar makanan khas Jepang cukup luas, mulai dari keluarga hingga pekerja kantoran. Keunggulannya terletak pada variasi menu set harga terjangkau hingga premium. Modal awalnya sekitar Rp10.000.000,00-Rp30.000.000,00. Keuntungan cenderung stabil karena makanan Jepang sudah familiar di lidah masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Cari Franchise Minuman di Bawah 10 Juta? Ini 10 Rekomendasi Kredibel & Tips Mulai Cepatnya
3. Western Fast Food (Burger, Sandwich, Hotdog)

Western fast food menyasar anak muda dan pekerja urban yang membutuhkan makanan praktis. Keunikan bisa ditambahkan melalui inovasi bahan lokal atau konsep fusion. Modal awal yang perlu Anda siapkan sekitar Rp8.000.000,00-Rp20.000.000,00. Potensi keuntungan akan tinggi jika didukung branding yang kuat dan lokasi strategis.
4. Chinese Food (Dimsum, Noodle, Rice Bowl)

Chinese food memiliki target pasar yang sangat luas karena rasanya sudah akrab bagi masyarakat Indonesia. Modal usaha relatif terjangkau, mulai Rp5.000.000,00-Rp15.000.000,00. Keuntungan yang akan Anda dapatkan cenderung konsisten karena tingginya permintaan dan peluang repeat order.
5. Middle Eastern Food (Kebab, Shawarma)

Makanan Timur Tengah seperti kebab dan shawarma merupakan salah satu ide usaha makanan internasional yang cocok untuk target pasar umum Indonesia, terutama di area kampus dan perkotaan.
Keunikannya terletak pada bumbu rempah yang khas dan porsi besar. Untuk modalnya sendiri berkisar Rp5.000.000,00-Rp12.000.000,00 dengan potensi keuntungan yang cukup baik.
6. Dessert Internasional (Croissant, Gelato, Cheesecake)

Dessert internasional menyasar segmen premium dan pecinta makanan manis. Keunggulan utamanya adalah tampilan estetik yang cocok untuk media sosial. Modal berkisar Rp10.000.000,00-Rp25.000.000,00. Keuntungan bisa tinggi jika lokasi yang Anda pilih dan branding tepat.
7. Thai Food (Tom Yum, Mango Sticky Rice)

Thai food merupakan salah satu ide usaha makanan internasional yang memiliki cita rasa asam, manis, dan pedas yang mirip dengan lidah Indonesia. Target pasarnya luas, mulai dari anak muda hingga keluarga. Modal awal sekitar Rp6.000.000,00-Rp15.000.000,00 dengan potensi keuntungan besar karena mudah diterima oleh pasar.
8. Indian Food (Curry, Biryani, Roti Canai)

Makanan India menyasar niche market seperti pecinta kuliner autentik dan ekspatriat. Keunikannya terletak pada penggunaan rempah yang kaya. Modal awal yang perlu Anda siapkan berkisar Rp7.000.000,00-Rp18.0000.000,00. Meski pasarnya lebih spesifik, tingkat loyalitas pelanggan cukup tinggi.
9. Mexican Food (Taco, Burrito)

Mexican food masih tergolong jarang di Indonesia, sehingga memiliki peluang besar dengan kompetitor yang minim. Targetnya adalah anak muda dan food enthusiast. Modal awal sekitar Rp8.000.000,00-Rp20.000.000,00, di mana Anda bisa mendapatkan keuntungan tinggi jika edukasi pasar berhasil.
10. Healthy International Food (Salad, Wrap, Smoothie Bowl)

Tren gaya hidup sehat membuat makanan sehat semakin diminati, terutama di kota besar. Target pasar adalah pekerja urban dan komunitas fitness. Modal sekitar Rp5.000.000,00-Rp12.000.000,00 dengan potensi keuntungan yang akan terus meningkat seiring kesadaran hidup sehat.
11. Vietnamese Food (Pho, Banh Mi)

Vietnamese food semakin populer karena dikenal sebagai makanan yang ringan dan sehat. Target pasarnya adalah anak muda serta konsumen yang peduli gaya hidup sehat. Modal awalnya relatif terjangkau, berkisar Rp7.000.000,00-Rp15.000.000,00 dengan potensi keuntungan cukup besar karena tren makanan sehat terus meningkat dan kompetitor masih terbatas.
Saatnya Wujudkan Ide Usaha Makanan Internasional Anda
Peluang bisnis makanan internasional di Indonesia dengan potensi keuntungan yang menjanjikan akan terus bertahan dan viral jika dikelola dengan strategi yang tepat. Dengan memahami target pasar dan menghadirkan keunikan produk, bisnis ini bisa berkembang pesat di tengah tren kuliner global.
Untuk mendukung operasional bisnis lebih efisien, Digital Payment dari Paper sebagai solusi aplikasi pembayaran bisnis F&B yang memudahkan pengelolaan transaksi bisnis dalam satu platform.
Dengan Paper, Anda bisa:
- Kirim dan terima pembayaran dari 30+ metode pembayaran (termasuk QRIS, kartu kredit, cicilan dan transfer bank)
- Kirim pembayaran ke supplier, termasuk pembayaran luar negeri
- Kelola invoice dan pembayaran dalam satu dashboard
- Otomatisasi pencatatan dan rekonsiliasi transaksi tanpa ribet
Yuk, mulai kelola pembayaran bisnis dengan lebih efisien dan terintegrasi bersama Paper sekarang.
