Contoh Proposal Usaha Makanan Yang Mudah Dibuat

Pendapatan Industri Foods and Beverages tumbuh pesat di Indonesia sebesar 18% dalam 3 tahun terakhir. Pencapaian ini diprediksi akan terus bertambah hingga 1,4 Miliar Dollar AS pada tahun 2023 mendatang.

Menurut ketua Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan bahwa pertumbuhan pesat ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti dilansir dari ekonomi bisnis.com. Faktor-faktor tersebut seperti, tren rapat di tempat makan atau kafe serta tempat makan sebagai tempat berkumpul untuk keluarga dan teman-teman.

Baca juga: 5 tips untuk membangun usaha kuliner catering dengan modal kecil

Hal ini menjadikan sektor F&B sebagai sektor yang menjanjikan bagi para pebisnis. Tak heran, banyak pengusaha berani terjun ke bidang ini. Apalagi, generasi Millenial sebagai target konsumen utama akan terus bertambah dan mempengaruhi bisnis ini.

Dalam membuat usaha F&B, ada banyak persiapan yang harus dilakukan. Salah satunya, membuat proposal usaha makanan. Proposal ini bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti mencari investor, pedoman usaha, dan lainnya.

Apakah kamu tertarik untuk membangun usaha makanan atau F&B? Berikut langkah-langkah dalam membuat proposal usaha untuk makanan serta langkah-langkahnya.

Jelaskan Konsep Proposal Usaha Makanan Anda

Berikan deskripsi tentang konsep bisnis atau usaha makanan Anda, seperti nama atau brand yang akan Anda gunakan, jenis makanan, proses pembuatan, kualitas dari bahan baku yang digunakan dan kelebihan dari makanan Anda. Selain itu jika ada, utarakan visi, misi dari bisnis makanan Anda seperti:
Menjadi usaha makanan kelas menengah bawah terpopuler di Jakarta
Menjual makanan dengan kualitas yang baik
Memberikan pelayanan yang baik

Struktur Organisasi Perusahaan

Jika bisnis atau usaha makanan yang Anda miliki telah berjalan dan berkembang dengan baik atau sudah memiliki sistem yang baik, maka hal selanjutnya yang dapat Anda lakukan yaitu membuat atau memasukkan struktur organisasi perusahaan. Meski pada kenyataannya sistem manajerial bisnis Anda belum berjalan dengan sempurna, sebaiknya tetaplah memasukan kerangka atau struktur organisasi ke dalam proposal untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Jelaskan Industri atau Target Pasar dari Bisnis atau Usaha Makanan Anda

Uraikan konsumen target Anda, persaingan, strategi penetapan harga, dan perbedaan penjualan unik di bagian riset pasar Anda. Jelaskan bagaimana Anda akan memasarkan usaha makanan Anda. Cantumkan jenis media yang akan Anda gunakan, seperti media cetak, koran, radio, TV, situs web, surat langsung, atau situs media sosial. Jelaskan mengapa Anda memilih media Anda, siapa yang akan dijangkau dan berapa biaya tahunannya.

Menerapkan Analisis SWOT Pada usaha Anda Seperti halnya dalam menganalisis:

  • Kekuatan
  • Harga Terjangkau, Kualitas Produk Baik, Pelayanan Ramah.
  • Kelemahan
  • Keterbatasan bahan baku
  • Peluang
  • Hampir semua orang menyukai kuliner
  • Ancaman
  • Banyak Pesaing Serupa

Hitung Proyeksi Keuangan

Proyeksikan angka penjualan bulanan dan tahunan Anda serta proyeksi laba tahunan. Berikan proyeksi untuk tiga tahun pertama, yang mungkin mencakup kerugian selama enam bulan pertama hingga satu tahun, periode BEP dan tanggal profitabilitas. Hanya karena Anda mencapai profitabilitas setelah satu tahun tidak berarti Anda akan mendapat untung, karena arus kas positif itu harus terlebih dahulu membayar biaya awal awal.

Identifikasi dan Daftar Biaya Startup

Buat daftar biaya awal, yang mencakup biaya untuk membuka usaha makanan Anda dan mengoperasikannya hingga Anda mencapai titik impas. Bagilah pengeluaran Anda menjadi biaya makanan dan biaya non makanan, atau biaya overhead. Tunjukkan bahwa Anda telah menetapkan harga berdasarkan analisis biaya makanan, biaya operasional, dan margin keuntungan Anda. Sertakan anggaran induk tahunan yang mencantumkan semua pengeluaran yang Anda harapkan, menurut jenis dan per bulan.

Buat Cover Page

Pada cover page harus mencakup informasi kontak Anda, halaman isi dan ringkasan keseluruhan usaha Anda yang akan memulai proposal. Buat ringkasan eksekutif hingga kira-kira setengah halaman, yang menjelaskan secara singkat konsep, proyeksi keuangan, keahlian Anda, dan investasi yang dibutuhkan tanpa detail atau dukungan.

Sertakan Lampiran

Berikan dokumen pendukung dalam lampiran, yang mungkin mencakup anggaran pemasaran, makanan atau overhead, menu, survei, atau proyeksi arus kas. Lihat lampiran di bagian utama proposal saat Anda perlu membuat pernyataan tetapi tidak ingin mendetail.

Demikian contoh proposal usaha makanan. Selain proposal, kamu perlu memperhatikan sektor finansial usahamu. Untuk urusan ini, percayakan kepada Paper.id, aplikasi payment untuk antar bisnis. Dengan 3 fitur utama, invoicing, payment, & financing, urusan penagihan & pembayaran menjadi lebih mudah, sehingga bayar transaksi menjadi makin nagih! Ayo gunakan gratis sekarang dengan daftar disini!

 

 

(Visited 150.272 times, 16 visits today)