4 Manfaat Penting KYC Guna Kelancaran Proses Verifikasi User

Penerapan Know Your Customer atau KYC adalah hal yang umum dilakukan, terutama oleh bank. Hal tersebut bertujuan untuk mengenal nasabah lebih dalam, sehingga menghindari hal yang tidak diinginkan.

KYC adalah prinsip yang diterapkan bank untuk mengetahui identitas nasabah, memantau kegiatan transaksi nasabah, termasuk pelaporan transaksi yang mencurigakan. Selain layanan perbankan, KYC adalah hal umum yang juga diterapkan di dunia finansial. Penerapan e-KYC sendiri beragam.

Seiring perkembangan teknologi saat ini, proses KYC dapat dilakukan secara elektronik atau digital. Cara ini lebih dikenal dengan sebutan e-KYC. Berbeda dengan proses KYC yang biasanya Anda lihat, penerapan e-KYC tidak perlu dilakukan tatap muka secara langsung seperti yang biasanya Anda lihat. Dalam e-KYC, proses verifikasi dilakukan secara digital dan real-time.

Baca juga: Mengenal jenis-jenis likuiditas dalam bisnis & fungsinya

Hal ini bisa dilakukan melalui video call, kirim foto diri dan KTP saat melakukan proses verifikasi. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot-repot melakukan kegiatan bertatap muka, terutama di saat pandemi seperti ini.

Disamping itu dengan berkembangnya layanan keuangan berbasis online semakin membuka peluang penerapan e-KYC di tanah air. Kedepannya, setiap perusahaan financial technology (fintech) yang telah terdaftar di Indonesia berpeluang untuk menggunakan sistem e-KYC untuk dapat melakukan proses verifikasi secara langsung.

Berikut merupakan manfaat dari penggunaan e-KYC :

Menghindari pencucian uang

E-KYC dapat mengurangi risiko pencucian uang (money laundering), alasannya cukup sederhana yakni karena nasabah tidak bisa memalsukan dan memanipulasi data. Dengan begitu, potensi terjadinya pemalsuan dapat berkurang secara drastis dan institusi keuangan dapat menghindari masalah itu.

Biaya yang lebih murah

E-KYC tidak hanya mengurangi biaya besar yang biasa dikeluarkan oleh perusahaan untuk proses verifikasi dan identifikasi calon pelanggan atau nasabah, selain tidak lagi menghabiskan kertas untuk cetak formulir dan biaya transportasi untuk pengiriman dokumen karena semua bisa dilakukan via online, e-KYC memungkinkan nasabah untuk lebih efisien karena tidak perlu datang ke kantor langsung, menunggu antrian di lokasi, hingga menghabiskan waktu untuk mengisi formulir.

Baca juga: Kegunaan QRIS guna memperlancar transaksi pembayaran UMKM

Proses verifikasi berlangsung lebih cepat

Proses verifikasi calon klien dapat dilakukan secara otomatis, sehingga proses pengenalan calon customer akan lebih cepat dibanding KYC yang dilakukan secara manual. Berkat otomatis proses yang diterapkan, e-KYC bisa selesai hanya dalam hitungan menit dibandingkan proses KYC konvensional yang memerlukan waktu berhari-hari. Melalui proses E-KYC, para pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan dapat melihat hasil secara langsung dengan lebih transparan. Segala data yang ada juga telah terekam otomatis dalam sistem, sehingga memudahkan pengecekan secara langsung di kemudian hari.

Mengurangi risiko operasional

Ketika data dari pengenalan klien dilakukan secara otomatis, itu artinya perusahaan juga telah merasakan efeknya secara langsung dengan mengurangi risiko human error. Input data secara manual bisa meningkatkan resiko kesalahan yang berujung kepada kesalahan data.

Dapat digunakan di banyak industri
KYC adalah hal yang diwajibkan oleh lembaga keuangan dan perusahaan yang berkaitan dengan keuangan lainnya. Secara proses, E-KYC dapat diterapkan di industri lainnya. Mengingat, proses yang cukup mudah, hal ini membantu proses verifikasi lebih cepat. Dengan begitu, setiap industri yang menerapkannya bisa mendapatkan manfaat yang besar.

(Visited 136 times, 25 visits today)