Tukar Faktur, Apa Itu dan Bagaimana Memaksimalkannya

Tukar faktur, mungkin Anda sering mendengar istilah ini. Istilah ini berkaitan dengan proses penerimaan faktur atau invoice pembelian dari supplier atas pembelian yang kita lakukan. Setelah itu, faktur pembelian akan diproses untuk melakukan proses pembayaran.

Dalam prosesnya, faktur pembelian berkaitan dengan banyak faktor, seperti, jam penerimaan faktur, pengadaan barang, dan lainnya. Setiap perusahaan memberlakukan jam penerimaan faktur sesuai dengan kebijakan mereka. Ada yang hari Jumat sebelum pukul 12 siang, ada yang hari Senin pukul 12 siang, dan lainnya.

Maksud dari pemberlakuan tersebut adalah memastikan agar pembayaran bisa teratur dan cash flow perusahaan tetap lancar. Karena itu, supplier selalu melakukan taktik-taktik tertentu agar memastikan pembayaran bisa berjalan tepat waktu.

Baca juga: Account payable, apa itu dan kenapa penting bagi perusahaan?

Apa itu tukar faktur?

Tukar faktur adalah sebuah aktivitas penerimaan faktur pembelian dari pihak supplier akan barang yang dibeli oleh sebuah perusahaan. Pihak supplier akan memberikan invoice fisik kepada pihak finance untuk pembayaran.

Setelah itu, pihak finance akan melakukan proses pembayaran sesuai dengan nominal yang tertera pada invoice tersebut. Tukar faktur tentunya tidak sembarangan. Jika Anda berpikir kalau tukar faktur hanya sekedar mengirim invoice saja, maka Anda salah.

Seperti yang telah disebutkan diatas, tukar faktur membutuhkan ketepatan dan kecepatan. Dalam hal ini, pihak supplier akan mengirimkan invoice sesuai dengan jam penerimaan faktur yang berlaku di setiap perusahaan. Jika telat, maka pembayaran baru bisa dilakukan pada waktu berikutnya.

Lika-liku aktivitas tukar faktur

Yang menarik, aktivitas ini juga turut menjadi ladang penghasilan bagi sejumlah orang untuk menjadi jasa tukar faktur atau pengiriman invoice. Biasanya, jasa tukar faktur kerap digunakan oleh supplier besar yang bisa mengirimkan ratusan invoice dalam sehari.

Jika satu atau dua invoice, maka mereka bisa menggunakan kurir perusahaan untuk mengirimkannya. Jika banyak, mau tidak mau, mereka harus menggunakan bantuan pihak ketiga agar invoice bisa terkirim tepat waktu.

Baca juga: 3 KPI pengelolaan account payable yang baik

Terkadang, invoice yang telah diterima oleh sebuah perusahaan tentunya bisa dikembalikan lagi jika tidak sesuai. Untuk itu, proses pembayaran bisa berjalan lama jika, hal ini masih berjalan manual tanpa adanya proses digital.

Bagaimana memaksimalkan proses tukar faktur?

Melihat pentingnya tukar faktur dalam proses pengadaan, baik supplier maupun perusahaan perlu melakukan langkah-langkah tertentu agar dapat berjalan lancar. Dalam hal ini, baik perusahaan maupun supplier bisa mengadopsi software digital saat melakukan proses pengadaan. Dengan begitu, kedua belah pihak dapat melakukan document tracking, dan invoicing dengan lebih mudah.

Dalam hal ini, Paper.id dapat membantu Anda melakukannya lebih mudah. Anda dapat melakukan pengecekan dokumen lebih mudah lewat gadget atau computer Anda. Selain itu, dokumen dapat dikirimkan secara langsung dan diunduh sehingga, Anda bisa mencetaknya sendiri dan mempersingkat waktu. Lebih hemat waktu serta mengurangi operational cost yang harus dikeluarkan perusahaan. Gunakan Paper.id sekarang dan maksimalkan proses pengadaan barang Anda dengan mendaftarkan diri Anda disini secara Cuma-cuma.

(Visited 100 times, 1 visits today)