Dalam dunia bisnis yang begitu dinamis, setiap detail kecil bisa memiliki dampak besar, lho.  Salah satunya yang sering diabaikan, namun krusial untuk kelancaran operasional adalah “Term of Payment Invoice” atau yang sering disebut sebagai “Syarat Pembayaran Faktur”.

Coba kamu bayangkan saja, misalnya kamu sedang melayani customer, namun ketika proses pembayaran, kamu menemui kendala yang tak terduga. Customer kamu mulai kehilangan kesabaran karena proses pembayaran yang rumit dan lama. 

PaperCard

Pertanyaannya, apa yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah tersebut? Terdengar sepele? Tidak begitu. Maka dari itu, selain untuk menjaga cash flow bisnis, dengan syarat pembayaran invoice juga, diharapkan kamu bisa memiliki hubungan yang baik dengan customer.

Mengapa Term of Payment Invoice Penting?

Jawabannya sederhana, saat kamu menjual produk atau jas, kamu memberikan invoice kepada customer sebagai bukti transaksi. Namun, invoice itu sendiri hanya selembar kerta tanpa arti jika tidak ada persyaratan pembayaran yang jelas.

Untuk itu, inilah peran utama term of payment invoice:

Mengatur Waktu Pembayaran

Syarat pembayaran invoice membantu kamu mengurangi risiko keterlambatan pembayaran. Kamu bisa set waktu pembayaran, apakah itu harus dibayar segera setelah invoice diterima, dalam 30 hari, atau mungkin dalam jangka waktu yang lebih panjang, semuanya tergantung pada syarat yang kamu tetapkan.

Misalnya saja, kamu bisa menetapkan syarat pembayaran “Net 90”, yang berarti customer kamu diharapkan bisa membayar dalam waktu 90 hari setelah menerima invoice. Ingat, waktu 90 hari itu cukup panjang, jadi harus tetap menyesuaikan dengan keadaan cash flow bisnis kamu, ya.

Baca juga: Memahami Lebih Dekat Soal Peraturan Payment Terms Dalam Transaksi Bisnis

Menghindari Kendala Kas

Tidak hanya tentang kapan kamu akan menerima pembayaran saja, dengan menetapkan syarat pembayaran yang sesuai, kamu bisa mengelola aliran kas bisnis kamu dengan lebih baik, lho. Hal ini akan membantu kamu terhindar dari situasi di mana kamu kekurangan dana untuk membayar tagihan yang ada.

Misalnya, kamu menetapkan tempo pembayaran yang tepat ke setiap customer dengan cara negosiasi. Ini bisa memastikan bahwa cash flow bisnis kamu tetap stabil, dan juga hubungan kamu dengan mereka tetap berjalan baik karena tempo pembayaran ditetapkan secara bersama-sama.

Meningkatkan Hubungan dengan Customer

Ketika syarat pembayaran dipahami dengan baik oleh kedua belah pihak, hal ini akan menghindari kebingungan dan konflik yang mungkin muncul. Dengan begitu, kamu bisa membangun hubungan yang lebih baik dengan customer kamu.

Jenis-Jenis Term of Payment

  • Net 30, Net 60, dan Net 90 : Ini adalah istilah yang biasa dipakai dalam bisnis yang menunjukkan seberapa lama customer memiliki waktu untuk membayar invoice setelah diterima. Misalnya, “Net 60” berarti pembayaran harus diterima dalam 60 hari atau 2 bulan.
  • Cash on Delivery (COD) : Dalam kasus ini, pembayaran harus dilakukan saat barang atau jasa diterima oleh customer secara tunai. Pembayaran ini kerap dilakukan oleh supplier kecil yang menjual bahan baku ke toko kecil.
  • Advance Payment : Beberapa bisnis ada juga lho yang meminta pembayaran penuh sebelum barang dikirim. Hal ini sangat wajar dilakukan karena sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko customer telat bayar.
  • Progress Payments : Nah, ini biasa digunakan dalam proyek atau transaksi besar yang memerlukan pembayaran bertahap seiring berjalannya transaksi/proyek. Biasanya juga setiap tahap memiliki tanggal jatuh tempo pembayaran sendiri.
  • EOM (End of Month) : Pembayaran harus dilakukan setiap akhir bulan invoice diterbitkan. Misalnya, invoice dikirim tanggal 21 April, maka jatuh tempo pembayaran pada tanggal 30 April dengan jumlah pembayaran penuh tanpa aturan potongan.

Baca juga: Jenis-Jenis Term of Payment Yang Sering Digunakan Dalam Transaksi B2B

Nah, dengan invoice digital Paper.id, informasi tentang term of payment invoice lebih lengkap, coba buat lewat demo produk di bawah.

Coba Buat Invoice Gratis Tanpa Daftar

Hanya 5 Menit & Mudah

powered by Advanced iFrame. Get the Pro version on CodeCanyon.

Klik tombol di bawah untuk melanjutkan demo produk ini

Pemahaman yang baik mengenai term of payment invoice menjadi aset berharga bagi setiap pebisnis. Bukan hanya tentang jatuh tempo, melainkan tentang mengelola risiko, memperlancar cash flow hingga menjaga hubungan baik dengan customer.

Dengan memilih syarat pembayaran yang tepat untuk bisnis kamu, diharapkan kamu bisa merencanakan masa depan yang lebih stabil dan sukses kedepannya. So, bisnis kamu pakai term of payment yang seperti apa, nih?

Berbicara soal tempo pembayaran, kamu bisa lho tagih & terima pembayaran pakai Paper.id! Platform pembayaran digital ini menawarkan kamu lebih mudah dan cepat dalam menagih customer melalui beragam metode pembayaran, mulai dari QRIS, Virtual Account, hingga kartu kredit!

Jika customer menggunakan kartu kredit, mereka akan mendapatkan tambahan tempo pembayaran lebih lama, sekitar 30 hingga 45 hari, tergantung pada jenis kartu kredit yang digunakan.

Ini berarti kamu akan mendapatkan pembayaran sesuai tanggal jatuh tempo, sementara pelanggan mendapatkan fleksibilitas dengan jangka waktu pembayaran yang lebih panjang.

Bagaimana, menarik kan? Yuk daftarkan segera bisnis kamu ke Paper.id dan nikmati keuntungan lainnya dengan klik tombol di bawah ini. GRATIS!

Daniel Nugraha