Digital payment adalah sebuah metode pembayaran yang marak digunakan saat ini mulai dari pelaku usaha kecil hingga besar. Baik B2C maupun B2B, mereka mulai beralih ke metode pembayaran digital. Tren digital payment di Indonesia berkembang dengan pesat sejak 2010 berkat gagasan Bank Indonesia (BI). Sejak saat itu, pengguna digital payment kian berkembang secara signifikan.

B2C (business to client) merupakan bentuk transaksi antara pelaku usaha ke klien langsung. Pada umumnya, pola transaksi B2C terbilang cukup simpel karena hanya melibatkan 2 pihak saja. Transaksi antara penjual dan penjual (B2B) terbilang rumit karena melibatkan banyak pihak. Salah satu contoh pola transaksi yang rumit adalah pengadaan barang atau jasa. Hal ini melibatkan proses yang panjang serta banyak pihak.

Pelaku usaha akan bekerjasama dengan beberapa vendor untuk pengadaan barang atau jasa sesuai dengan kebutuhan mereka. Sebagai contoh, sebuah perusahaan baju mengadakan pengadaan dari beberapa vendor seperti, bahan baku kain, benang, alat-alat jahit, dan lainnya. Proses pembayaran manual kerap memakan waktu yang panjang dan dapat mengakibatkan pembayaran terlambat.

Baca juga: Digital payment di Indonesia, memudahkan atau menyusahkan?

Ketika cek tidak lagi menjadi alat pembayaran

Salah satu tanda peralihan pembayaran dari konvensional ke digital adalah dengan tingkat penggunaan cek bank yang semakin menurun. The association of financial professionals melaporkan penurunan sebesar 51% pada tahun 2016.

Hal ini juga disebabkan oleh sebagian perusahaan yang memutuskan untuk migrasi dengan menggunakan sistem pembayaran digital untuk bisnis mereka. Dengan begitu, operasional bisnis dapat berjalan lebih efektif, manajemen arus kas lebih lancar dan serta proses yang lebih efisien dan hemat biaya.

Digital payment adalah kunci sukses untuk bertahan di tengah kompetisi yang kian ketat

Secara umum, kita melihat digital payment sebagai sebuah medium pembayaran secara elektronik yang dilakukan via gawai atau komputer. Namun, fungsi ini memiliki manfaat lebih banyak bagi seorang pelaku usaha. Lantas, apa saja manfaat yang bisa didapatkan?

  • Meningkatkan profitabilitas perusahaan
    Sistem pembayaran secara digital tersaji secara ringkas dan efisien. Hal ini meminimalisir campur tangan manusia sehingga mengurangi budget operasional dan lebih hemat waktu. Dengan begitu, pembayaran dapat berjalan lebih cepat serta lebih aman.
  • Kemudahan dalam mendapatkan akses pendanaan
    Menurut survey world bank enterprise, hanya 35% dari perusahaan besar yang bisa mendapatkan akses pendanaan bagi usaha mereka. Hal yang lebih buruk terjadi pada unit usaha kecil dan menengah, dimana mereka memiliki kesempatan yang lebih kecil. Penyebab utamanya adalah, mereka tidak memiliki riwayat kredit yang jelas, sehingga, institusi keuangan seperti bank enggan memberikan pinjaman.
    Meski dapat, mereka cenderung mendapatkan pinjaman dengan nilai bunga yang tinggi serta nilai jaminan yang sangat besar. Dengan digital payment, setiap pelaku usaha dari kecil hingga besar mampu mendapatkan akses pendanaan yang lebih mudah serta nilai bunga yang tidak mencekik dan tanpa jaminan. Hal ini bisa didapatkan melalui Paper Finance Solution, solusi pendanaan usaha yang aman dan transparan. Cek disini bagaimana Anda bisa menggunakannya.

Baca juga: 3 manfaat pembayaran digital bagi UMKM

Tantangan pelaku usaha B2B dalam menggunakan digital payment

Meski terlihat mudah, ada beberapa masalah yang dihadapi oleh pelaku usaha untuk menggunakan digital payment. Digital payment adalah sebuah sistem pembayaran secara elektronik yang membutuhkan infrastruktur yang memadai. Tak jarang, hanya negara dengan tingkat infrastruktur yang maju yang dapat menggunakan sistem pembayaran digital.

Selain itu, kurangnya literasi soal digital payment membuat sebagian besar orang masih ragu untuk menggunakannya. Dalam sebuah survey yang dilakukan IZA, 33% dari orang dewasa di 140 negara tidak dapat menjawab 3 pertanyaan seputar inflasi, resiko diversifikasi, dan bunga.

Bukan hanya itu saja, masalah lainnya juga terdapat pada keraguan akan tingkat keamanan dari digital payment. Masalah ini sudah bisa teratasi dengan baik dengan penggunaan pin atau password serta tingkat keamanan yang baik untuk mengurangi resiko terjadinya kriminalitas seperti pencurian data.

Untuk solusi pembayaran digital dengan tingkat keamanan tinggi setara bank dan sistem penggunaan yang tidak ribet, Anda bisa mengandalkan Digital Payment Paper.id. Sistem pembayaran kami dirancang dengan baik, simpel, dan dapat digunakan secara Cuma-Cuma oleh Anda dan pelanggan Anda. Cukup masuk ke payment.paper.id dan daftarkan diri Anda secara GRATIS lewat tombol dibawah, maka Anda sudah mendapatkan sistem pembayaran digital terbaik untuk bisnis Anda.

Sebagai b2b payment terbaik, kami memiliki beragam metode pembayaran mulai dari kartu kredit, virtual account, e-wallet, Tokopedia, dan QRIS. Dengan sistem pencairan yang cepat dan aman, maka keuntungan usaha Anda bisa naik 3 kali lipat. Gunakan Digital Payment  Paper.id sekarang dan rasakan manfaatnya bagi usaha Anda!