Shoe Porter, sebuah perusahaan perawatan sepatu profesional, telah bertransformasi dengan memanfaatkan solusi digital dari Paper untuk meningkatkan efisiensi operasionalnya.
Dalam kesempatan kali ini, Vincent, pemilik Shoe Porter, berbagi cerita tentang bagaimana penggunaan Paper membantu mempermudah manajemen transaksi dan pembayaran di bisnisnya.
Mengenal Shoe Porter
Shoe Porter didirikan pada tahun 2017 untuk memenuhi tingginya permintaan terhadap lifestyle sneakers di Indonesia.
Perusahaan ini menyediakan layanan seperti cleaning, repair, repaint, dan berbagai treatment lainnya. Seiring waktu, Shoe Porter memperluas jaringan bisnis dengan membuka cabang baru di Gading Serpong dan Puri pada tahun 2024, selain cabang utama di BSD.
Shoe Porter melayani berbagai jenis sepatu dan terus memberikan pelatihan kepada tim untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Pelatihan ini meliputi keterampilan komunikasi, pelayanan setelah service, serta operasional yang sesuai dengan SOP untuk memastikan kualitas layanan yang konsisten.
Tantangan Sebelum Menggunakan Paper
Sebelum beralih ke Paper, Shoe Porter menghadapi tantangan besar dalam hal operasional keuangan dan pembayaran. Dengan lebih dari 150 hingga 200 invoice yang dikelola setiap bulan dan 400+ item yang diproses, semuanya dilakukan secara manual.
Setiap transaksi harus dicocokkan dengan mutasi dan nota basah, yang memakan waktu hingga 12 jam per minggu. Proses ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga rentan terhadap kesalahan.
Vincent menceritakan, “Sebelumnya, kami harus bolak-balik antara WhatsApp, Excel, dan aplikasi lainnya untuk memastikan semua pembayaran tercatat dengan benar. Proses ini sangat tidak efisien dan rawan human error.”
Baca Juga: J&T Cargo: Mempercepat Proses Penagihan 90% Lebih Efisien Bersama Paper
Transformasi dengan Paper
Vincent pertama kali mengenal Paper melalui Instagram dan memutuskan untuk beralih menggunakan platform ini untuk mempermudah pengelolaan transaksi. Fitur utama yang digunakan oleh Shoe Porter adalah PaperPay In, yang memungkinkan mereka untuk menerima pembayaran dengan lebih mudah, efisien, dan otomatis.
“Fitur PaperPay In sangat membantu kami dalam memantau pembayaran secara real-time tanpa perlu cek manual lagi. Database Paper juga memudahkan kami melacak siapa saja yang sering menggunakan layanan Shoe Porter,” jelas Vincent.
Dengan Paper, proses pengelolaan invoice menjadi lebih profesional. “Sebelumnya, kami hanya mengandalkan nota basah yang harus diproses secara manual. Sekarang, setiap invoice dikirimkan dengan deskripsi barang yang lebih jelas, menjadikan kami lebih profesional,” lanjutnya.
Perbandingan Sebelum dan Sesudah Menggunakan Paper
| Aspek | Sebelum Menggunakan Paper | Sesudah Menggunakan Paper |
| Proses Rekonsiliasi | Manual, membutuhkan waktu hingga 12 jam per minggu. | Otomatis, hanya butuh 1-2 jam per minggu. |
| Pembayaran | Harus mencocokkan pembayaran satu per satu, rawan kesalahan. | Pembayaran tercatat otomatis dan langsung terintegrasi. |
| Proses Pengelolaan Invoice | Menggunakan nota basah, bolak-balik antara WhatsApp, Excel, dan aplikasi lainnya. | Semua invoice dikirimkan dengan deskripsi yang jelas dan lebih profesional. |
| Kecepatan Proses | Proses manual memakan waktu yang sangat banyak. | Proses lebih cepat dengan PaperPay In, menghemat waktu dan meminimalkan kesalahan. |
| Pengelolaan Database | Terpisah-pisah, sulit untuk melacak transaksi dan pelanggan. | Database terpusat, lebih mudah melacak pelanggan dan transaksi. |
Baca Juga: Qoala: Transformasi Digital Finance yang Membuka Jalan Efisiensi di Industri Insurtech
Otomatisasi dan digitalisasi proses sangat penting untuk Shoe Porter. Dengan Paper, mereka tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga meminimalkan risiko kesalahan manusia.
“Dengan menggunakan Paper, tim dapat lebih fokus pada pelayanan pelanggan dan proses perawatan sepatu, sementara administrasi dan transaksi berjalan dengan lebih efisien.”
Vincent berharap, “Ke depan, kami berharap Paper bisa menambahkan fitur forecast bisnis bulanan, dan lebih memperkaya laporan keuangan dengan summary yang lebih detail per hari atau bulan.”
Sebagai penutup, jika diminta untuk menggambarkan Paper dalam tiga kata, Vincent menyebutkan, “Efisien, Mudah, dan Aman!”
- Shoe Porter, Meningkatkan Efisiensi Operasional hingga 90% dengan Paper - Februari 6, 2026
- Cashback 1% Hingga Rp300rb dengan Apply Kartu BNI JCB di Paper, Ajukan Sekarang! - Februari 6, 2026
- Apply Kartu BNI Garuda Melalui Paper, Dapatkan 11rb GarudaMiles! - Februari 6, 2026
