Contoh Purchase Order

Contoh Purchase Order- Arya merupakan seorang pegawai yang baru ingin memulai usaha. Sudah merupakan impian sejak lama, Arya ingin membuat restoran yang menjual berbagai macam makanan khas tradisional. Oleh karena itu, ia harus mencari pemasok atau supplier yang bisa mengirimkan bahan makanan secara berkala.

Namun, di setengah tahun pertama bisnisnya, Arya mulai menemukan hambatan yakni tidak bisa mencari pemasok yang tepat. Kenapa? karena harga bahan baku yang berubah-ubah dan tidak menentu, usahanya hampir bangkrut. Setelah dicari-cari alasannya, Arya ternyata melupakan satu, yakni ia lupa untuk mengirimkan Purchase Order (PO).

Tanpa adanya PO, Arya jelas kesulitan untuk membandingkan harga dari bahan baku yang ia beli setiap bulannya. Lantas, apa sebenarnya Purchase Order dan bagaimana cara dia dan para pemilik usaha lainnya untuk membuat PO tersebut? Baca artikel ini hingga selesai dan temukan Contoh Purchase Order yang bisa kamu jadikan referensi.

Apa Itu Purchase Order?

Tren Belanja Online

Tren Belanja Online

Purchase order (PO) adalah sebuah dokumen penawaran yang dikirimkan oleh seorang penjual (seller) kepada pemasok (supplier). Biasanya, di dalam dokumen tersebut, tertera detail barang yang ingin dibeli beserta kuantitasnya, dan juga harga tawaran yang diberikan (opsional). Semakin spesifik sebuah PO akan memudahkan pihak pemasok untuk mengirimkan produknya.

PO juga bisa dibilang sebagai ‘ikatan’ kontrak antara pihak penjual dan pemasok dalam melakukan transaksi pembelian bahan baku produk. Penawaran dilakukan dan hal tersebut biasa terjadi. Apabila kedua pihak telah setuju dengan semua prasyarat yang ditentukan, pihak pemasok bisa langsung mengirimkan tagihan.

Dulunya, surat Purchase Order dibuat dalam bentuk excel ataupun kertas secara manual. Pengiriman juga dilakukan secara manual dengan menggunakan kurir sedangkan saat ini, kamu bisa membuatnya lebih mudah dengan cara digital. Kamu bisa menyelesaikannya dalam hitungan menit dan mengirimkan melalui email. Bagaimana caranya?

Baca Juga: Contoh Invoice Jasa yang Sederhana Lengkap dengan Formatnya

google_play_customer_io

Contoh Purchase Order

Purchase Order Paper.id

Purchase Order Paper.id

Dalam contoh Purchase Order di atas, kamu bisa melihat jika pihak penjual yang bernama ‘Craft Craft’ telah mengirimkan penawaran kepada pihak pemasok yang bernama PT. Mulia Cipta Pratama. Di dalamnya, terdapat alamat lengkap kedua pihak agar komunikasi bisa menjadi lebih mudah.

Masuk ke bagian produk, terlihat juga deskripsi lengkap produk serta kuantitas yang ingin dibeli. Jika ada pajak yang harus dibayarkan, cantumkan juga sekalian sehingga harga yang tertera nantinya merupakan harga total. Jangan lupa, berikan tenggat waktu sehingga kedua pihak tidak harus menunggu waktu lama dan transaksi menjadi bertele-tele.

Baca Juga: Cara Membuat Purchase Order Kurang dari 5 Menit

Kenapa Surat Purchase Order Penting?

Cara Menentukan Harga Jual

Cara Menentukan Harga Jual

Tidak semua pemilik usaha membuat surat Purchase Order. Sebab, hal tersebut membutuhkan waktu. Terlebih lagi, apabila produk yang akan dipesan dalam jumlah besar dan bermacam-macam. Padahal, keberadaan PO ini cukup penting, salah satunya adalah mengindari peningkatan harga produk. Pihak pemasok bisa saja salah memasukkan harga dan pengeluaran menjadi 2 atau 3 kali lipat lebih besar.

Namun, jika kamu membuat PO, kamu tidak perlu khawatir akan ada perbedaan harga yang besar. Kenapa? karena kamu memiliki catatan lengkap mengenai penawaran produk di periode-periode sebelumnya. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk memproduksi barang yang serupa.

Selain itu, PO juga bisa digunakan sebagai komparasi dengan Invoice. Misalkan, ada perbedaan harga di antara dua dokumen tersebut, kamu sebagai pemilik usaha bisa melakukan komplain terhadap pihak pemasok. Sebab, kedua dokumen tersebut harusnya memiliki jumlah harga yang sama.

 

Membuat Manual Tidak Efisien?

SPT Tahunan

SPT Tahunan

Jika kamu masih membuat surat Purchase Order secara manual menggunakan kertas, kamu sepertinya harus meninggalkan cara lama tersebut. Pembuatan PO harus dilakukan dengan lebih efisien apalagi saat ini kamu bisa menyelesaikannya dalam waktu yang sebentar bahkan kurang dari 5 menit. Caranya? kamu bisa menggunakan Paper.id.

Sebagai software akunting #1 di Indonesia, Paper.id memudahkan kamu, para pengusaha, untuk mengirimkan penawaran kepada pihak pemasok. Tidak hanya membuat PO, kamu juga bisa mengirimkannya melalui email sehingga tidak perlu repot-repot menyuruh kurir. Hal itu pastinya memakan waktu dan memberikan biaya tambahan.

Setelah Purchase Order disetujui, Paper.id juga akan secara otomatis mengubah surat Purchase Order milikmu menjadi Invoice. Dengan kata lain, kamu tidak perlu membuang-buang waktu menuliskannya ulang. Nantinya, Invoice akan terbuat seperti gambar di bawah ini.

Invoice Paper.id

Invoice Paper.id

Integrasi antara Purchase Order dan Invoice di Paper.id sudah membantu lebih dari 100 ribu UMKM dalam mempermudah kinerja pengelolaan bisnisnya. Tidak hanya sampai Invoice, Paper.id juga membantu para pelaku usaha untuk mendapatkan pembayaran yang lebih cepat dengan metode pembayaran Digital Payment.

Baca Juga: Bayar Tagihan Sambil Tiduran di Rumah, Pake Digital Payment Aja!

Kamu memiliki usaha namun masih bingung mencari aplikasi akuntansi terpercaya? Gunakan Paper.id sekarang juga. Kamu bisa menggunakan software ini secara GRATIS. Bagaimana caranya? silahkan klik tombol yang tertera di bawah ini.

 

google_play_customer_io

(Visited 18.271 times, 1 visits today)