Perkembangan transaksi non-tunai mendorong banyak pelaku usaha untuk mempelajari cara daftar QRIS DANA sebagai solusi pembayaran yang praktis dan fleksibel. Sistem ini memang mampu memudahkan pelanggan bertransaksi sekaligus membantu bisnis tampil lebih modern dan profesional.

Supaya tidak salah mengambil keputusan, penting bagi Anda untuk memahami langkah-langkah daftar QRIS DANA mulai dari awal hingga aktivasi QRIS secara menyeluruh.

Penjelasan di bawah ini akan membantu Anda mengikuti setiap tahap dengan lebih mudah dan terarah.

Key Takeaways

  • Proses pendaftaran QRIS DANA relatif mudah dan ramah pemula, selama dokumen usaha, data pemilik, dan akun DANA Merchant sudah tersedia dengan benar sejak awal. 
  • Biaya MDR dan waktu pencairan dana mengikuti ketentuan Bank Indonesia, sehingga penting bagi pelaku usaha untuk memahaminya agar arus kas tetap aman dan terkontrol. 
  • Bagi bisnis yang membutuhkan sistem pembayaran digital yang lebih terintegrasi, produk Paper Digital Payment dapat menjadi solusi untuk memantau transaksi secara real-time dan mengelola keuangan usaha dengan lebih rapi.

Persiapan Sebelum Mendaftar QRIS DANA

Melansir Kapanlagi, sebelum mencoba cara daftar QRIS DANA, ada beberapa hal penting yang perlu Anda siapkan. Berikut data serta dokumen yang sebaiknya sudah tersedia sejak awal.

  • Identitas Pemilik Usaha: Siapkan KTP yang masih berlaku dan pastikan datanya sesuai dengan informasi yang akan Anda gunakan pada akun DANA Merchant.
  • Data Usaha: Mencakup nama usaha, kategori bisnis, alamat operasional, serta deskripsi singkat mengenai kegiatan usaha.
  • Akun DANA Merchant Aktif: Pastikan akun sudah terdaftar sebagai merchant dan dapat Anda akses dengan normal sebelum mengajukan QRIS.
  • Rekening atau Akun Penerima DANA: Berguna sebagai tujuan pencairan hasil transaksi QRIS, baik melalui saldo DANA maupun rekening bank yang terhubung.

Baca Juga: Cara Daftar QRIS GoPay Merchant Paling Praktis untuk Pemula

Langkah Pendaftaran QRIS DANA Melalui Aplikasi DANA

Kini, pendaftaran QRIS bisa Anda lakukan langsung melalui aplikasi resmi DANA Merchant dengan alur yang sederhana dan mudah.

Bahkan, untuk para pemilik usaha yang baru mulai. Berikut tutorial daftar QRIS DANA yang bisa menjadi panduan untuk Anda.

1. Unduh dan login ke aplikasi DANA Merchant

Sebelumnya, pastikan Anda menggunakan aplikasi DANA versi terbaru. Setelah itu, login menggunakan akun yang sudah terdaftar sebagai merchant agar seluruh fitur dapat diakses dengan normal.

2. Lengkapi profil usaha Anda

Cara daftar QRIS DANA yang berikutnya adalah Masuk ke menu pengaturan profil, lalu isi data usaha secara lengkap dan sesuai kondisi sebenarnya.

Informasi seperti nama usaha, kategori bisnis, alamat operasional, dan deskripsi usaha harus jelas karena akan berguna dalam proses verifikasi.

3. Ajukan pendaftaran QRIS

Pilih menu pengajuan QRIS yang tersedia di aplikasi. Pada tahap ini, Anda perlu mengunggah dokumen pendukung seperti identitas pemilik usaha dan data lainnya. Pastikan dokumen terlihat jelas dan tidak buram.

4. Kirim pengajuan dan tunggu proses verifikasi

Setelah semua data dan dokumen terunggah, kirim pengajuan dan tunggu proses pengecekan dari pihak terkait.

Proses verifikasi biasanya membutuhkan waktu tertentu sebelum QRIS aktif dan siap Anda gunakan.

Proses Aktivasi QRIS dan Cara Uji Transaksi Pertama

Setelah pengajuan disetujui, cara daftar QRIS DANA berlanjut ke tahap aktivasi. Sebenarnya, pada tahap ini, QRIS sudah bisa Anda gunakan, namun tetap membutuhkan pengecekan terhadap seluruh fungsi.

Tujuannya agar transaksi berjalan dengan normal sebelum digunakan untuk transaksi harian.

Anda akan menerima notifikasi melalui aplikasi DANA Merchant sebagai tanda bahwa QRIS telah aktif.

Kode QR dapat diakses langsung dari dashboard aplikasi, lalu ditampilkan atau dicetak agar mudah dipindai oleh pelanggan saat melakukan pembayaran.

Sebagai langkah akhir, lakukan uji transaksi pertama dengan nominal kecil menggunakan e-wallet atau mobile banking yang mendukung QRIS.

Periksa apakah transaksi berhasil dan dana masuk sesuai ketentuan. Jika tidak terjadi kendala, QRIS siap Anda gunakan untuk mendukung transaksi digital dalam operasional bisnis.

Biaya MDR dan Waktu Pencairan Dana QRIS DANA

Dalam penggunaan QRIS, terdapat biaya layanan yang dikenal sebagai Merchant Discount Rate (MDR).

Mengutip dari QRIS, MDR merupakan tarif yang dikenakan kepada merchant UKM. Ketentuan standarnya pun telah ditetapkan oleh Bank Indonesia, mulai dari 0% hingga 0,7%.

Ketentuan ini mengacu pada regulasi sistem pembayaran, di mana Besaran MDR ditentukan berdasarkan kategori usaha.

Seperti usaha mikro, terdapat ketentuan khusus di mana transaksi dengan nominal tertentu dapat dikenakan MDR lebih rendah atau bahkan nol persen. 

Sementara itu, usaha kecil, menengah, hingga besar dikenakan tarif MDR sesuai ketentuan yang berlaku.

Penting pula untuk dipahami bahwa biaya MDR ini dibebankan kepada merchant dan tidak diperbolehkan dialihkan kepada konsumen, sehingga pelanggan tetap membayar sesuai nominal transaksi tanpa biaya tambahan. 

Selain biaya layanan, waktu pencairan dana juga menjadi aspek penting dalam pengelolaan keuangan bisnis.

Dana dari transaksi QRIS akan masuk ke saldo DANA Merchant atau rekening yang terhubung dalam jangka waktu tertentu setelah transaksi berhasil.

Keuntungan Menggunakan QRIS DANA untuk Bisnis

Penggunaan pembayaran digital kini menjadi bagian penting dalam operasional usaha, terutama untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan.

Berikut adalah sejumlah keuntungan pemakaian QRIS untuk pengguna.

1. Satu QR untuk berbagai metode pembayaran

QRIS DANA memungkinkan Anda menerima pembayaran dari berbagai dompet digital dan layanan perbankan hanya dengan satu kode QR. Sehingga, proses di kasir menjadi lebih ringkas dan efisien.

2. Transaksi lebih cepat

Pelanggan cukup memindai kode QR tanpa perlu uang tunai atau alat tambahan. Ini akan membantu mempercepat alur transaksi dan mengurangi antrean, terutama saat bisnis sedang ramai.

3. Mudah dan sederhana

Alur penggunaannya sederhana dan tidak membingungkan. Bahkan, bagi Anda yang baru pertama kali menggunakan QRIS, tersedia panduan yang tersusun rapi melalui tutorial lengkap cara daftar QRIS DANA untuk pemula.

4.  Pencatatan transaksi otomatis dan transparan

Setiap pembayaran tersimpan secara digital di aplikasi DANA Merchant. Sehingga, Anda dapat memantau pemasukan harian dengan lebih mudah dan terstruktur.

Baca Juga: Cara Daftar QRIS BCA Terbaru 2026: Gratis dan Mudah Via HP

Transaksi Bisnis dengan QRIS Makin Mudah dengan Paper

QRIS memang metode pembayaran yang praktis untuk pembelanjaan sehari-hari. Tentunya, ini bisa jadi opsi yang menarik jika bisa dimanfaatkan untuk transaksi bisnis juga.

Nah, Anda bisa melakukannya dengan Paper. Paper memfasilitasi transaksi bisnis dengan 30+ metode pembayaran termasuk QRIS, transfer bank, Virtual Account, kartu kredit, dan masih banyak lagi.

Segala pembayaran digital jadi makin mudah, rapi, dan efisien, juga langsung terhubung dengan invoicing dan pencatatan transaksi yang otomatis.

Untuk mencobanya, Anda bisa registrasi gratis ke Paper dan langsung buktikan sendiri praktisnya!

FAQ

1. Apakah satu bisnis dapat mempunyai lebih dari satu QRIS DANA?

Bisa. Pemilik usaha dapat mengajukan QRIS terpisah untuk setiap outlet atau cabang, selama data usaha dan lokasi operasionalnya jelas dan valid.

2. Apakah QRIS DANA bisa bekerja tanpa koneksi internet?

Tidak. Proses pembayaran tetap membutuhkan koneksi internet agar sistem dapat memverifikasi dan mencatat transaksi secara real-time.

3. Apakah QRIS DANA bisa untuk transaksi nominal besar?

Bisa, selama nominal transaksi masih berada dalam batas maksimum yang Bank Indonesia dan kebijakan DANA Merchant tetapkan.

4. Bagaimana jika QRIS DNA tidak bisa digunakan pelanggan gunakan melakukan pembayaran?

Anda dapat mengecek koneksi internet, status akun DANA Merchant, atau memastikan QRIS masih aktif. Jika kendala berlanjut, segera menghubungi layanan bantuan resmi DANA Merchant.

Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.
Nadiyah Rahmalia