Thailand kini bukan sekadar destinasi wisata kuil dan pantai, melainkan surga belanja bagi para pelancong Indonesia.

Istilah “jasa titip” atau jastip meledak karena tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk Negeri Gajah putih ini hingga memicu rasa penasaran tentang apa saja barang jastip Thailand yang paling laku.

Jastip produk Thailand memiliki daya tarik karena dianggap sebagai alternatif yang lebih mewah dari produk lokal, namun tetap jauh lebih terjangkau daripada produk dari pasar Amerika atau Eropa. Hal ini menciptakan segmen “affordable luxury”.

Lalu, barang jastip Thailand apa saja yang saat ini sedang naik daun? Simak hingga akhir!

Key Takeaways

  • Jastip produk Thailand terlaris seperti skincare, tas viral, snack unik, hingga tren mode terkini sangat menjamin perputaran modal jastip yang cepat.
  • Belanja di lokasi yang tepat seperti Big C untuk camilan atau Pasar Pratunam untuk fashion guna mendapatkan harga terendah dan margin keuntungan maksimal.
  • Penting untuk mematuhi batas nilai impor barang bawaan jastip agar tetap aman secara hukum dan terhindar dari kendala pajak di Bea Cukai.

Evolusi Pasar Jastip Produk Thailand di Indonesia

Melansir Kompas, pertumbuhan industri jastip mengalami lonjakan signifikan selama tahun 2024 hingga 2025 akhir.

Dinamika ini terpacu oleh konsumen yang kini lebih mengutamakan eksklusivitas dan kecepatan akses terhadap tren global.

Thailand seringkali menjadi pasar pertama di Asia Tenggara yang menerima peluncuran koleksi baru, yang kemudian viral di TikTok atau Instagram.

Terlebih lagi, terdapat banyak kesamaan dengan Indonesia dari keserupaan selera, kemiripan kategori kecantikan, serta pengaruh media sosial.

Sehingga, barang-barang tertentu menjadi simbol status atau gaya hidup terkini. Pengetahuan mengenai apa saja barang jastip Thailand kini menjadi aset berharga bagi para pelaku usaha maupun pelancong.

Apa Saja Barang Jastip Thailand Paling Dicari?

Kurasi produk yang tepat adalah fondasi bisnis jastip yang sukses. Berdasarkan tren, berikut adalah 10 barang jastip Thailand dengan permintaan tertinggi di pasar Indonesia.

1. Produk fashion Gentle Woman

Merek lokal Thailand, Gentle Woman, telah bertransformasi menjadi bagian dari budaya di kalangan perempuan muda Indonesia.

Desainnya yang minimalis menjadikannya barang yang paling laris di setiap pembukaan jastip.

Tas kanvasnya yang tebal dan estetik cocok untuk berbagai aktivitas. Tidak heran jika tas ini berhasil menciptakan identitas karena gayanya mudah dikenali.

Incaran utamanya berupa varian canvas tote bag dan micro canvas bag. Selain tas, koleksi pakaiannya juga tidak kalah laris berdasarkan hops.id. Lokasi pembelian terbaik untuk merek ini adalah Flagship Store Siam Square atau gerai-gerai di mal besar seperti Emsphere dan Central World.

2. Thai milk tea instan

ChaTraMue adalah merek thai tea legendaris yang berdiri sejak tahun 1945. Bubuk teh instan dan daun teh asli dalam kemasannya menjadi barang jastip Thailand yang wajib masuk dalam koper jastiper.

Sehingga, rindu Anda dengan Thailand bisa terobati dengan menyeduh thai tea dengan mudah di rumah. Anda bisa membelinya langsung di pasar seperti Chatuchak Weekend Market.

3. Snack “Bento”

Camilan Thailand terkenal dengan rasa yang tajam, pedas, asam, dan gurih. Snack Bento berbahan dasar cumi-cumi masih menjadi primadona untuk menjawab pertanyaan apa saja barang jastip Thailand.

Anda dapat membelinya di Chatuchak atau Big C Supercenter Ratchadamri, supermarket raksasa untuk memborong aneka makanan khas Thailand.

4. Inhaler herbal Peppermint Field

Produk inhaler herbal asal Thailand memang telah lama terkenal karena efektivitasnya, namun baru-baru ini menjadi tren di kalangan Gen Z Indonesia.

Semenjak salah satu personel girl band Lisa Blackpink memakai produk ini, maka makin masif di kalangan para jastip.

Tempat beli terbaik adalah toko obat seperti Boots atau Watsons yang tersebar di seluruh Bangkok.

5. Akesoris Labubu

Ledakan popularitas Labubu, karakter dari seri The Monsters milik Pop Mart, telah menciptakan gelombang baru dari daftar apa saja barang jastip Thailand.

Karakter ini viral setelah Lisa Blackpink menggunakannya.

Thailand memiliki gerai Pop Mart terbesar di dunia yang berada di Central World. Sehingga, Anda bisa mendapatkan stok eksklusif dan tidak tersedia di negara lain dengan mudah.

Baca Juga: 7 Produk Impor Terlaris dari Thailand ke Indonesia dan Peluangnya bagi Importir

6. Tas dan akesoris Little Bunny

Bagi konsumen yang menginginkan tas dengan desain elegan menyerupai brand mewah, Little Bunny adalah pilihan utama jastip produk Thailand.

Little Bunny populer di kalangan ibu rumah tangga maupun pekerja kantoran di Indonesia. Gerainya berada di berbagai mal di Bangkok, seperti The Market Bangkok, yang mana sering menawarkan diskon besar bagi pelaku jastip.

7. Perawatan tubuh alpha arbutin

Tren kulit cerah di Indonesia mendorong permintaan yang sangat tinggi terhadap produk Precious Skin, terutama varian Alpha Arbutin Collagen.

Produk ini tersedia dalam bentuk serum, lotion, hingga bubuk yang diklaim mempercepat proses pencerahan kulit. Pembelian biasanya berada di Watsons, Boots, atau toko kosmetik Eveandboy.

8. Celana dan tas motif gajah

Celana dan tas motif gajah tidak boleh ketinggalan dari daftar apa saja barang jastip Thailand.

Tren ini justru ramai karena celana yang terbuat dari rayon berkualitas tinggi memberi kenyamanan di iklim tropis. Gajah juga terkenal sebagai julukan Thailand.

Produk-produk fashion dengan harga terjangkau mudah ditemui di Pratunam, Chatuchak.

9. Keripik durian

Thailand sebagai eksportir durian terbesar memanfaatkan teknologi freeze-drying untuk mengemas kelezatan durian menjadi keripik.

Walaupun Indonesia juga punya durian, tetapi keripik khas Thailand ini punya rasa yang berbeda. Beberapa merek sudah mendapat sertifikasi halal dan mudah dibeli di Chatuchak, MBK Shopping, atau BigC.

10. Kain sutra

Produk sutra di Thailand juga sangat terkenal karena keindahannya dan telah menjadi souvenir populer. Jadi, jangan ketinggalan barang jastip Thailand satu ini.

Hasil sutra biasanya dibuat menjadi piyama, syal, kemeja, jaket, dompet, dan tirai. Tempat mendapatkan sutra adalah Chatuchak, Mahboonkrong (MBK), Amarin Plaza, dan butik Jim Thompson.

Baca Juga: Cara dan Biaya Impor Barang dari Thailand ke Indonesia

Bayar Supplier Thailand dengan PaperXB

Sekarang, Anda pun bisa bayar supplier Thailand langsung dari Indonesia tanpa harus berangkat ke sana dengan PaperXB dari Paper. Pertama di Indonesia, kini kamu bisa kirim uang ke luar negeri pakai kartu kredit.

  • Perpanjangan tempo pembayaran hingga 30-60 hari (tergantung kartu kredit yang digunakan) untuk menjaga cash flow bisnis tetap sehat.
  • Transfer lebih cepat dibanding bank konvensional, sepenuhnya online.
  • Kurs lebih bersaing dan transparan. Semakin besar jumlah uang yang dikirim, biaya kursnya makin ringan—tanpa biaya tersembunyi!
  • Transaksi lebih aman dari mana saja lewat desktop maupun mobile, lacak transaksimu secara real-time.

Daftar sekarang di Paper dan aktifkan fitur PaperXB untuk dukung kelancaran operasional bisnismu secara global!

FAQ Seputar Barang Jastip Terpopuler dari Thailand

1. Apa mata uang yang digunakan Thailand?

Thailand menggunakan mata uang Baht (THB). Sebaiknya Anda membawa uang tunai secukupnya dan menggunakan kartu untuk transaksi besar dari jastip produk Thailand di mal.

2. Apa saja barang jastip Thailand?

Barang jastip Thailand sangat beragam, mulai dari pakaian, camilan, produk kecantikan, hingga tas.

Dari banyaknya barang yang bisa dibeli, pastikan Anda memperhatikan regulasi terbaru melalui situs resmi bea cukai agar barang bawaan aman dari pajak.

3. Bagaimana cara menghindari barang palsu saat belanja di Thailand?

Untuk barang bermerek, seperti Gentle Woman atau Pop Mart, sebaiknya belilah hanya di gerai resmi atau mal besar. Untuk produk kosmetik lokal, berbelanjalah di ritel terpercaya.

4. Berapa modal awal yang ideal untuk memulai jastip produk Thailand?

Modal awal relatif bervariasi, tergantung kategori barang. Kategori inhaler atau camilan ringan butuh modal Rp5-10 juta.

Namun, untuk barang bermerek seperti Gentle Woman atau Labubu membutuhkan modal Rp20-50 juta karena harga lebih tinggi dan sering mewajibkan pembayaran tunai di awal.

Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.
Nadiyah Rahmalia