Hubungan Antara Invoice Financing Dengan Kelancaran Bisnis Kamu

Salah satu tantangan yang paling sering dialami adalah arus kas yang sering tersendat karena pembayaran invoice yang terlambat. Hal ini dapat terjadi karena pelanggan mu membutuhkan waktu untuk melunasi invoice sehingga pemasukan usahamu menjadi terhambat dan bisa memberikan dampak buruk terhadap usahamu.

Akan tetapi masalah tersebut bisa diatasi dengan invoice financing. Dengan menggunakan invoice pelanggan yang belum terbayar sebagai jaminan, kamu sebagai peminjam akan mendapatkan pinjaman dana untuk menjalankan operasional bisnis mu.

Dengan menggunakan invoice financing kamu dapat memperlancar cash flow bisnis mu yang tersendat saat pelanggan mu belum membayar invoice, dan ketika usaha yang Kamu miliki sedang membutuhkan dana. Dana yang akan kamu terima dari Invoice Financing, dapat kamu gunakan untuk biaya operasional, hingga menjalankan proyek lain selagi menunggu pelanggan melunasi invoice yang belum terbayar.

Baca juga: Cara atasi arus kas macet dengan pendanaan modal usaha 

Manfaat invoice financing untuk kelancaran bisnis kamu

Invoice financing selain memudahkan proses pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa terhalangi dana, juga memberikan manfaat lainnya, seperti:

  • Memperlancar arus kas dengan cepat.
  • Menjadi sumber pinjaman yang lebih mudah untuk didapatkan karena pemberi pinjaman akan lebih mudah percaya pada sejumlah piutang yang kamu miliki.
  • Mempermudah proses penagihan sebab semua hal ini akan dilakukan oleh pemberi pinjaman. Kamu tidak perlu repot untuk menghubungi pihak pelanggan agar melunasi hutangnya.
  • Menunjukkan eksistensi dan keseriusan perusahaan dalam mengurus masalah piutang tersebut sehingga pelanggan lebih tanggap dan memberi respons yang baik atas kewajibannya tersebut.

Seperti yang sudah dijelaskan, cara kerja invoice financing bisa dibilang cukup mudah. Invoice yang belum dibayar akan digunakan sebagai jaminan untuk mengajukan pinjaman kepada sang pemberi pinjaman atau bisa disebut juga Lender. Setelah itu, pihak peminjam diminta untuk memenuhi persyaratan yang diminta seperti (NPWP, SIUP dan akta perusahaan). Lalu akan dilakukan proses analisa data dan pengecekan invoice kepada pelanggan dari pihak peminjam atau debitur. Jika pinjaman sudah disetujui maka Anda akan mendapat pencairan dana sebesar 70%-80% dari total invoice debitur.

Alasan menggunakan invoice financing dan keuntungannya

Selain untuk mendapatkan bantuan dana segar, pastinya ada hal lain mengapa seseorang menggunakan invoice financing untuk bisnis mereka. Salah satunya adalah dari segi lama prosesnya.

Pengajuan pinjaman yang mudah

Pengajuan pinjaman invoice financing berbeda dengan pinjaman di bank. Untuk proses persyaratan yang dibutuhkan juga lebih sederhana karena Kamu tidak butuh jaminan berupa sertifikat dan sejenisnya.

Selain itu karena invoice financing menerapkan syarat tanpa agunan dan invoice dijadikan sebagai jaminan untuk mendapatkan dana dari pihak pemberi dana pinjaman, setiap pelaku usaha dianjurkan untuk hati-hati dalam mengajukan pinjaman dan memilih penyedia invoice financing yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK).

Pihak OJK inilah yang nantinya akan membantu kamu untuk memastikan bahwa penyedia layanan pendanaan adalah pihak yang valid. Sehingga Kamu bisa terhindar dari hal-hal yang merugikan ketika mengajukan invoice financing kepada pihak tertentu.

Baca juga: Invoice financing, definisi dan kegunaannya untuk bisnis

Prosesnya lebih cepat daripada di bank 

Pembayaran invoice dari pelanggan terkadang memakan waktu yang lama, padahal kamu juga sedang membutuhkan dana secepatnya untuk keperluan operasional usaha. Maka dari itu, invoice financing sangat cocok untuk menjadi solusi cepat untuk mendapatkan dana usaha dengan aman.

Pada umumnya, proses pencairan hanya memakan waktu hitungan hari saja sehingga, kebutuhan operasional usaha mu dapat tertutupi dengan cepat. Jadi sangat berguna sekali untuk pebisnis yang tidak mau dipusingkan dengan masalah pelanggan. Dimana pelanggan biasanya ada yang tidak segera membayar tagihannya sehingga merugikan pelaku usaha.

Paper.id juga punya layanan financing terbaru bern #DibayarLebihCepat. Dengan layanan ini, kamu bisa mencairkan invoicemu lebih cepat dari jatuh tempo hanya dalam waktu 2 hari. Selain itu, kamu hanya perlu membuat dan mengirim invoice dari Paper.id ke mitra Anda serta melakukan proses verifikasi data yang tidak lebih dari 5 menit saja! Layanan ini telah membantu banyak pebisnis di Indonesia. Jika kamu tertarik, silakan klik tombol dibawah untuk mengajukan layanan #DibayarLebihCepat!

 

 

 

(Visited 21 times, 3 visits today)