Biaya operasional perusahaan jasa memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan perusahaan manufaktur atau perusahaan yang bergerak di sektor lainnya. 

Pada perusahaan jasa, sebagian besar biaya operasional tidak berkaitan langsung dengan produksi barang, melainkan dengan penyediaan layanan kepada klien atau pelanggan. 

Jika Anda berbisnis di bidang jasa, pemahaman tentang biaya operasionalnya harus spesifik agar dapat menyusun strategi keuangan yang tepat.

Artikel ini akan mengulas biaya operasional perusahaan jasa, komponen yang perlu dipertimbangkan, serta bagaimana cara mengelolanya dengan lebih efisien supaya bisnis jasa Anda tetap menguntungkan.

Key Takeaways

  • Biaya operasional perusahaan jasa (OPEX) mencakup biaya yang diperlukan untuk menjalankan layanan seperti gaji, sewa, pemasaran, dan transportasi.
  • Mengelola biaya operasional perusahaan jasa dengan baik dapat meningkatkan efisiensi dan menjaga profitabilitas.
  • Tips pengelolaan biaya operasional yang efektif meliputi pemantauan rutin, penetapan anggaran yang jelas, dan mengidentifikasi pemborosan.
  • Paper Horizon membantu perusahaan jasa mengelola pengeluaran dengan corporate card, memungkinkan kontrol yang lebih besar atas biaya operasional dan cash flow yang lebih sehat.

Apa Itu Biaya Operasional Perusahaan Jasa?

Mengutip Investopedia, biaya operasional perusahaan jasa (OPEX) adalah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan jasa untuk menjalankan aktivitas operasional sehari-hari. 

Berbeda dengan perusahaan yang memproduksi barang, perusahaan jasa lebih berfokus pada penyediaan layanan yang membutuhkan sumber daya manusia, teknologi, dan infrastruktur tertentu.

Biaya operasional perusahaan jasa termasuk pengeluaran yang diperlukan untuk memberikan layanan kepada pelanggan, mulai dari gaji karyawan, sewa tempat, hingga biaya untuk promosi dan pemasaran layanan tersebut.

Untuk menghitung biaya operasional perusahaan jasa, Anda bisa menggunakan rumus berikut ini:

Total Biaya Operasional = Σ (Gaji + Sewa + Utilitas + Pemasaran + Pelatihan + Transportasi + Asuransi)

Komponen Biaya Operasional Perusahaan Jasa

Mengetahui komponen biaya operasional perusahaan jasa sangat penting agar Anda bisa mengelola pengeluaran dengan lebih efektif. 

Berikut adalah beberapa komponen biaya operasional utama pada perusahaan jasa:

1. Gaji dan tunjangan karyawan

Biaya terbesar pada perusahaan jasa seringkali adalah gaji untuk staf yang terlibat langsung dalam penyediaan layanan. 

Karyawan seperti tenaga ahli, customer service, manajer proyek, hingga tenaga pendukung lainnya membutuhkan penggajian dan tunjangan yang harus diperhitungkan dalam biaya operasional.

2. Sewa dan utilitas

Banyak perusahaan jasa yang membutuhkan ruang fisik untuk bekerja, baik itu kantor, ruang meeting, atau ruang pelatihan. 

Biaya sewa dan utilitas seperti listrik, air, internet, dan telepon merupakan pengeluaran tetap yang harus diperhitungkan dalam biaya operasional.

3. Biaya marketing

Untuk menarik pelanggan, perusahaan jasa perlu melakukan promosi dan pemasaran. Biaya ini bisa mencakup iklan digital, konten marketing, biaya SEO, dan biaya untuk acara atau kampanye promosi lainnya.

4. Peralatan dan teknologi

Meskipun perusahaan jasa tidak memproduksi barang, mereka tetap membutuhkan peralatan dan teknologi untuk mendukung operasional mereka. 

Misalnya, perangkat keras dan perangkat lunak untuk manajemen proyek, aplikasi untuk komunikasi, atau alat khusus lainnya yang diperlukan oleh bisnis jasa Anda.

5. Biaya pelatihan dan pengembangan

Perusahaan jasa sering kali harus menginvestasikan biaya untuk pelatihan dan pengembangan keterampilan karyawan agar mereka bisa memberikan layanan yang lebih baik. 

Biaya ini bisa mencakup biaya kursus, seminar, atau pelatihan internal lainnya yang dibutuhkan untuk penyediaan jasa bisnis Anda.

6. Biaya transportasi dan logistik

Jika bisnis jasa Anda melibatkan perjalanan ke lokasi pelanggan atau pengiriman barang (misalnya, jasa instalasi atau pemeliharaan), maka biaya transportasi dan logistik menjadi bagian dari biaya operasional yang perlu dipertimbangkan.

Cara Mengelola Biaya Operasional Perusahaan Jasa dengan Efektif

Mengelola biaya operasional perusahaan jasa sangat penting untuk memastikan kelancaran bisnis dan menjaga profitabilitas. 

Inilah beberapa tips untuk mengelola biaya operasional dengan lebih efektif:

1. Tetapkan anggaran yang jelas

Menurut Harvard Business Review, salah satu cara untuk mengelola biaya operasional adalah dengan membuat anggaran yang jelas dan realistis, serta menyusun proyeksi yang memadai.

Proyeksi ini membantu Anda menentukan seberapa banyak sumber daya yang perlu dialokasikan untuk masing-masing komponen biaya operasional.

Jika anggaran tidak dibuat dengan baik, Anda akan kesulitan memantau pengeluaran dan menghindari pemborosan.

2. Identifikasi pemborosan

Sebagai perusahaan jasa, salah satu tantangan utama dalam mengelola biaya operasional adalah pemborosan, terutama dalam hal penggunaan sumber daya manusia dan peralatan.

Forbes menyarankan agar perusahaan melakukan audit internal secara berkala untuk mengidentifikasi area-area yang bisa mengurangi pengeluaran tanpa mengurangi kualitas layanan.

Misalnya, apakah ada langganan software yang tidak lagi digunakan atau apakah ada tenaga kerja yang bisa digantikan dengan teknologi otomatis?

3. Gunakan teknologi otomatisasi

Sumber daya manusia di perusahaan jasa bisa dimanfaatkan secara lebih efisien jika menggunakan teknologi untuk mengotomatisasi proses tertentu.

Gartner menyarankan agar perusahaan jasa berinvestasi dalam perangkat lunak yang dapat mengelola tugas-tugas administratif, seperti penjadwalan, pencatatan transaksi, atau pengelolaan proyek.

Otomatisasi dapat membantu mengurangi pemborosan waktu dan biaya.

Mengelola Biaya Operasional Perusahaan Jasa Menggunakan Paper Horizon

Untuk mengelola biaya operasional dengan lebih efisien, Paper Horizon sebagai platform expense management dengan corporate card menawarkan solusi yang dapat membantu memantau pengeluaran dan mengelola cash flow lebih efektif.

Dengan Paper Horizon, Anda bisa:

  • Memantau pengeluaran secara real-time melalui dashboard yang mudah diakses.
  • Mengelola pengeluaran tim dengan lebih terkontrol dan menghindari pemborosan.
  • Mendapatkan fleksibilitas pembayaran dengan corporate card yang memungkinkan pengaturan limit pengeluaran per kategori dan divisi.

Melalui fitur-fitur ini, Paper Horizon dapat membantu perusahaan jasa untuk mengelola biaya operasional dengan lebih mudah dan efisien.

Yuk, pelajari selengkapnya tentang Paper Horizon dan registrasi gratis untuk nikmati semua fiturnya.

FAQ Seputar Biaya Operasional Perusahaan Jasa

1. Apa saja yang termasuk dalam biaya operasional perusahaan jasa?

Biaya operasional perusahaan jasa termasuk biaya tetap seperti gaji, sewa, utilitas, serta biaya variabel seperti pemasaran, transportasi, dan perlengkapan kantor.

2. Mengapa pengelolaan biaya operasional perusahaan jasa penting?

Pengelolaan biaya operasional yang baik membantu mengoptimalkan cash flow, meningkatkan profitabilitas, dan menjaga kesehatan keuangan perusahaan jasa.

3. Apa perbedaan antara OPEX dan CAPEX pada perusahaan jasa?

OPEX (biaya operasional) adalah biaya yang timbul dalam menjalankan bisnis sehari-hari untuk menyediakan layanan, sedangkan CAPEX (capital expenditure) adalah pengeluaran untuk aset jangka panjang seperti perangkat keras atau properti.

4. Bagaimana cara mengurangi biaya operasional pada perusahaan jasa?

Cara mengurangi biaya operasional termasuk memonitor pengeluaran secara rutin, menetapkan anggaran yang jelas, menggunakan teknologi untuk otomatisasi, dan bernegosiasi dengan vendor dan supplier.

Content Writer dengan 4 tahun pengalaman menangani konten beragam topik di berbagai industri baik B2C dan B2B, termasuk bisnis, ekonomi, keuangan, dan sebagainya. Saat ini menulis di Paper.id untuk memperkaya wawasan pemilik bisnis dan memajukan industri B2B seluruh Indonesia.
Nadiyah Rahmalia