Biaya operasional perusahaan dagang merupakan bagian penting dalam pengelolaan keuangan bisnis.
Berbeda dengan perusahaan manufaktur atau jasa, perusahaan dagang berfokus pada aktivitas jual beli barang yang melibatkan pengadaan, distribusi, dan penjualan produk.
Artikel ini akan membahas biaya operasional perusahaan dagang, komponen yang perlu diperhitungkan, serta cara efektif untuk mengelola biaya agar tetap menjaga kelancaran dan profitabilitas bisnis.
Key Takeaways
- Biaya operasional perusahaan dagang (OPEX) mencakup biaya untuk menjalankan aktivitas jual beli barang seperti pembelian barang, penyimpanan, transportasi, dan pemasaran.
- Pemantauan rutin, penetapan anggaran yang jelas, mengoptimalkan pengadaan barang, serta menggunakan teknologi untuk efisiensi adalah kunci untuk mengelola biaya operasional yang efektif.
- Paper Horizon membantu perusahaan dagang mengelola pengeluaran dengan corporate card, memungkinkan kontrol yang lebih besar atas biaya operasional dan cash flow yang lebih sehat.
Apa Itu Biaya Operasional Perusahaan Dagang?
Biaya operasional perusahaan dagang (OPEX) merujuk pada biaya yang timbul dalam menjalankan aktivitas sehari-hari yang mendukung kegiatan jual beli barang.
Berbeda dengan perusahaan manufaktur, di mana sebagian besar biaya terkait produksi, perusahaan dagang fokus pada pengelolaan stok, distribusi barang, serta kegiatan pemasaran dan penjualan.
Komponen biaya operasional perusahaan dagang termasuk biaya pengadaan barang, biaya transportasi, biaya penyimpanan, pemasaran, dan tenaga kerja yang mendukung operasional penjualan.
Semua biaya ini perlu dipertimbangkan untuk menjaga kelancaran operasional dan mengoptimalkan margin keuntungan.
Baca Juga: Biaya Operasional Perusahaan Manufaktur: Komponen, Rumus, dan Cara Mengelolanya dengan Efektif
Komponen Biaya Operasional Perusahaan Dagang
Memahami komponen biaya operasional perusahaan dagang adalah langkah pertama untuk mengelola pengeluaran secara efektif.
Berikut adalah beberapa komponen utama dalam biaya operasional perusahaan dagang:
1. Biaya pembelian barang dagangan
Biaya ini mencakup harga pembelian barang dari supplier atau produsen.
Pengeluaran ini mencakup harga produk dan biaya pengiriman yang diperlukan untuk mendatangkan barang ke gudang atau toko.
2. Biaya penyimpanan
Setelah barang diterima, perusahaan perlu menyimpannya di gudang atau tempat penyimpanan lainnya.
Biaya ini meliputi sewa gudang, biaya pemeliharaan, serta biaya yang timbul akibat penyimpanan barang yang tidak terjual.
3. Biaya transportasi dan pengiriman
Biaya transportasi sangat penting, baik untuk pengiriman barang ke pelanggan maupun untuk distribusi antar cabang atau gudang.
Biaya pengiriman dapat meliputi transportasi darat, laut, atau udara, tergantung pada jenis produk dan lokasi pengiriman.
4. Biaya marketing
Untuk menarik pelanggan dan meningkatkan penjualan, perusahaan dagang perlu berinvestasi dalam pemasaran.
Ini bisa mencakup biaya untuk iklan digital, promosi penjualan, diskon, serta biaya untuk pembuatan dan distribusi materi pemasaran.
5. Biaya tenaga kerja
Biaya tenaga kerja termasuk gaji karyawan yang terlibat dalam operasional, seperti tenaga penjualan, staf gudang, atau customer service.
Pengelolaan tenaga kerja yang efisien sangat penting untuk menekan biaya operasional.
6. Biaya sewa dan utilitas
Untuk operasional yang lancar, perusahaan dagang perlu memiliki tempat usaha yang memadai.
Biaya sewa tempat dan biaya utilitas seperti listrik, air, dan internet adalah pengeluaran tetap yang harus diperhitungkan setiap bulan.
7. Biaya keuangan
Biaya administrasi seperti biaya untuk pengelolaan transaksi, biaya bank, serta biaya akuntansi dan audit juga harus diperhitungkan sebagai bagian dari biaya operasional.
Rumus Menghitung Biaya Operasional Perusahaan Dagang
Untuk menghitung total biaya operasional perusahaan dagang, Anda dapat menggunakan rumus yang mencakup semua komponen biaya yang telah disebutkan.
Berikut adalah rumus yang bisa Anda gunakan:
Total Biaya Operasional = Biaya Pembelian Barang + Biaya Penyimpanan + Biaya Transportasi + Biaya Pemasaran + Biaya Tenaga Kerja + Biaya Sewa + Biaya Administrasi
Rumus ini menggabungkan semua pengeluaran yang terkait dengan operasional perusahaan dagang dan dapat disesuaikan dengan komponen pengeluaran yang ada.
Cara Mengelola Biaya Operasional Perusahaan Dagang dengan Efektif
Mengelola biaya operasional perusahaan dagang memerlukan pendekatan yang cermat. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda mengelola biaya dengan lebih efisien:
1. Tetapkan anggaran yang terukur
Langkah pertama dalam mengelola biaya operasional adalah menetapkan anggaran untuk setiap komponen biaya.
Tentukan anggaran yang realistis dan pastikan bahwa pengeluaran dapat dipantau dan dievaluasi dengan mudah.
2. Evaluasi secara rutin
Gunakan software akuntansi atau sistem ERP untuk memantau pengeluaran secara real-time.
Evaluasi secara rutin untuk melihat apakah biaya masih sesuai anggaran atau ada area yang memerlukan pengurangan biaya.
3. Kelola stok dan pengadaan dengan cermat
Biaya pengadaan barang dapat mempengaruhi margin keuntungan. Mengelola inventaris dengan efisien dengan inventory management system yang baik dapat mengurangi pemborosan dan biaya penyimpanan.
Pastikan untuk hanya membeli barang sesuai kebutuhan untuk menghindari overstocking.
4. Negosiasi dengan supplier
Sebagai perusahaan dagang, Anda dapat mengurangi biaya pembelian dengan melakukan negosiasi dengan pemasok.
Diskon volume atau kondisi pembayaran yang lebih menguntungkan dapat membantu Anda mengurangi biaya barang yang dibeli.
5. Tingkatkan efisiensi dengan teknologi
Investasi dalam teknologi, seperti sistem manajemen gudang atau perangkat lunak untuk pengelolaan inventaris, dapat membantu mengurangi biaya operasional.
Tentunya, otomatisasi tugas administratif juga bisa menghemat waktu dan uang.
Baca Juga: Biaya Operasional Perusahaan Jasa: Rumus Lengkap dan Tips Mengelolanya agar Lebih Hemat
Mengelola Biaya Operasional Perusahaan Dagang Menggunakan Paper Horizon
Untuk mempermudah pengelolaan biaya operasional, Paper Horizon menawarkan solusi exp2ense management dengan corporate card untuk perusahaan dagang yang dapat membantu memantau pengeluaran dan mengelola cash flow lebih efektif.
Dengan Paper Horizon, Anda bisa:
- Memantau pengeluaran secara real-time dari dashboard Paper yang praktis.
- Mengelola budget tim dengan lebih terkontrol lewat penerbitan kartu virtual dengan limit sesuai kebutuhan kapan pun, termasuk blokir instan.
- Menikmati tempo tambahan hingga 45 hari plus cashback 0,3% di setiap transaksi.
Melalui fitur-fitur ini, Paper Horizon dapat membantu perusahaan dagang mengelola biaya operasional dengan lebih efisien.
Dengan Paper Horizon, kelola budget, pembayaran, dan pengeluaran jadi lebih mudah.
Selain itu, cash flow perusahaan juga jadi lebih optimal.
Yuk, registrasi ke Paper untuk coba Paper Horizon sekarang.
FAQ Seputar Biaya Operasional Perusahaan Dagang
1. Apa saja yang termasuk dalam biaya operasional perusahaan dagang?
Biaya operasional perusahaan dagang termasuk biaya pembelian barang, biaya penyimpanan, biaya transportasi, pemasaran, tenaga kerja, dan biaya administrasi.
2. Mengapa pengelolaan biaya operasional perusahaan dagang penting?
Pengelolaan biaya operasional yang baik membantu mengoptimalkan profitabilitas, meningkatkan efisiensi, dan menjaga kelancaran proses bisnis.
3. Apa perbedaan antara OPEX dan CAPEX pada perusahaan dagang?
OPEX (biaya operasional) adalah biaya yang timbul untuk menjalankan proses jual beli barang, sedangkan CAPEX (capital expenditure) adalah pengeluaran untuk aset jangka panjang seperti properti atau peralatan.
4. Bagaimana cara mengurangi biaya operasional pada perusahaan dagang?
Cara mengurangi biaya operasional termasuk memonitor pengeluaran secara rutin, menetapkan anggaran yang jelas, mengoptimalkan pengadaan barang, dan bernegosiasi dengan supplier.
- Biaya Operasional Perusahaan Dagang: Rumus Lengkap, Cara Hitung, dan Tips Kelola Cermatnya - Februari 4, 2026
- Diskon hingga Rp750 ribu untuk Transaksi di Blibli lewat Paper, Dapatkan Sekarang! - Februari 4, 2026
- Biaya Operasional Perusahaan Manufaktur: Komponen, Rumus, dan Cara Mengelolanya dengan Efektif - Februari 4, 2026
