{"id":2062,"date":"2024-11-08T04:29:40","date_gmt":"2024-11-08T04:29:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/?p=2062"},"modified":"2024-11-07T03:34:24","modified_gmt":"2024-11-07T03:34:24","slug":"account-receivable-officer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/","title":{"rendered":"Account Receivable Officer"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, peran <em>account receivable officer<\/em> menjadi semakin vital. AR <em>officer <\/em>tidak hanya membantu menjaga <em>cash flow<\/em> bisnis, tetapi juga berkontribusi dalam membangun hubungan yang baik dengan <em>buyer<\/em>. Simak penjelasan <em>account receivable officer <\/em>di bawah ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Definisi <\/strong><strong><em>Account Receivable Officer<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Account receivable<\/em> (AR) <em>officer <\/em>adalah seorang profesional yang bertanggung jawab atas pengelolaan piutang suatu bisnis atau perusahaan. Tugas utamanya adalah memastikan bahwa <em>invoice <\/em>atau tagihan yang dikirim kepada <em>buyer <\/em>dibayar tepat waktu, melacak pembayaran yang masuk, menjaga catatan piutang yang akurat, dan menindaklanjuti pembayaran yang tertunda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tantangan yang Dihadapi <\/strong><strong><em>Account Receivable Officer<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pembayaran terlambat dari <em>buyer<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu tantangan besar yang dihadapi <em>account receivable officer<\/em> adalah pembayaran terlambat atau <em>buyer <\/em>yang terlambat membayar. Maka dari itu, AR <em>officer <\/em>perlu menindaklanjuti pembayaran tersebut dengan cara menghubungi <em>buyer <\/em>untuk menagih pembayaran yang masih menunggak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Manajemen waktu untuk kelola piutang<\/h3>\n\n\n\n<p>Tantangan selanjutnya berkaitan dengan manajemen waktu dalam pengelolaan piutang. <em>Account receivable officer<\/em> harus memastikan semua <em>invoice <\/em>ditagih tepat waktu agar <em>cash flow<\/em> tetap lancar dalam memenuhi kebutuhan bisnis. Oleh karena itu, mereka perlu merencanakan dengan cermat dan mengatur prioritas, agar tidak ada <em>invoice <\/em>dengan tanggal jatuh tempo yang terlewat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Manajemen data piutang&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Semakin besar suatu bisnis tumbuh, semakin banyak data yang harus AR <em>officer <\/em>kelola terkait piutang. Data yang diperiksa pun berupa <em>invoice <\/em>yang telah dibayar dan yang belum dibayar, profil <em>buyer <\/em>untuk melacak riwayat pembayaran mereka, alamat, barang dan layanan yang diberikan, serta banyak rincian data lainnya yang mencakup tanggal jatuh tempo, syarat pembayaran, metode pembayaran yang digunakan, dan sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pengelolaan data ini berguna untuk memastikan <em>cash flow<\/em> yang sehat, mengurangi risiko keterlambatan pembayaran, dan mempercepat proses penagihan, sehingga membantu memperlancar operasional bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tugas <\/strong><strong><em>Account Receivable Officer<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Mengelola <em>invoice <\/em>atau tagihan<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Account receivable officer<\/em> bertanggung jawab untuk membuat faktur atau <em>invoice <\/em>yang mencakup detail transaksi, seperti produk atau layanan yang diberikan, jumlah pembayaran, serta tanggal jatuh tempo.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika perusahaan menyediakan layanan konsultasi, <em>invoice <\/em>akan mencantumkan nama klien, deskripsi layanan, jumlah jam kerja, tarif per jam, total biaya, serta tanggal jatuh tempo pembayaran. Hal ini memastikan klien dapat memproses pembayaran tepat waktu setelah <em>invoice <\/em>dikirim.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Memantau status pembayaran<\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, <em>account receivable officer<\/em> perlu rutin memantau tanggal jatuh tempo <em>invoice <\/em>dan mencatat pembayaran yang sudah diterima. AR <em>officer <\/em>juga bertugas mengidentifikasi <em>invoice <\/em>yang belum dibayar atau terlambat dibayar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baru setelahnya, AR <em>officer <\/em>akan menyusun daftar <em>buyer <\/em>yang belum atau terlambat membayar, lalu memberikan pengingat kepada mereka untuk melunasi tagihannya yang menunggak. AR <em>officer <\/em>juga harus memastikan semua data piutang selalu diperbarui.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Menghubungi <em>buyer <\/em>untuk membayar tagihannya&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah mengumpulkan data <em>buyer <\/em>yang belum membayar, langkah berikutnya adalah menghubungi mereka untuk mengingatkan pembayaran. Biasanya, pengingat pembayaran invoice dilakukan dalam beberapa tahap, sebagai contoh:\u00a0<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pengingat pertama: Dikirim 7 hari sebelum jatuh tempo untuk memberi tahu <em>buyer <\/em>bahwa pembayaran segera jatuh tempo, sehingga mereka punya waktu untuk mempersiapkan pembayarannya.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengingat kedua: Dikirim pada hari jatuh tempo untuk mengingatkan <em>buyer <\/em>bahwa hari ini adalah batas waktu pembayaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengingat ketiga: Dikirim 1-3 hari setelah jatuh tempo untuk memberitahukan bahwa pembayaran belum diterima dan meminta konfirmasi atau informasi lebih lanjut.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengingat keempat (opsional): Dikirim 7-14 hari setelah jatuh tempo untuk menindaklanjuti jika pembayaran masih belum diterima.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Merekonsiliasi pembayaran dari <em>buyer<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Memastikan semua pembayaran yang diterima sesuai dengan invoice yang telah dikirim, termasuk memeriksa jumlah dan tanggal pembayarannya. Selain itu, membandingkan data pembayaran dari sistem akuntansi dengan catatan transaksi untuk memastikan tidak ada kesalahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ada ketidaksesuaian antara jumlah pembayaran dan invoice, AR <em>officer <\/em>perlu mengidentifikasi penyebabnya, apakah itu akibat kesalahan pembayaran, <em>invoice <\/em>yang tidak akurat, atau masalah lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Menyusun laporan piutang usaha<\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir, <em>account receivable officer<\/em> harus menyusun laporan piutang usaha secara berkala, biasanya setiap bulan. Laporan ini mencakup total piutang, rincian <em>buyer<\/em>, dan status pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses ini dimulai dengan mengumpulkan semua transaksi piutang, termasuk invoice yang telah diterbitkan, pembayaran yang diterima, dan saldo terutang. AR <em>officer <\/em>juga mengelompokkan piutang berdasarkan kategori tertentu, seperti umur piutang. Misalnya, 0-30 hari, 31-60 hari, dan seterusnya untuk memudahkan penyusunan laporan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tugas AR <em>officer <\/em>tersebut bisa disederhanakan dengan bantuan Paper.id. Kamu bisa mengotomatiskan proses <em>account receivable<\/em> (AR) dengan mudah dan menggunakan <em>buyer portal<\/em> untuk mengotomatiskan proses ini yang memberikan kemudahan sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>Link invoice <\/em>dan pengingat pembayaran: Memungkinkan <em>buyer <\/em>untuk melihat dan membayar <em>invoice <\/em>tanpa registrasi atau <em>login<\/em>.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Pemantauan batas kredit: Memudahkan <em>buyer <\/em>dan <em>supplier <\/em>untuk melihat batas kredit yang ditetapkan <em>buyer <\/em>untuk setiap penjualan dengan ketentuan pembayaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Lacak semua transaksi AR sekaligus : Tim manajemen dan keuangan dapat merekap riwayat pembayaran yang diterima dari <em>buyer<\/em>, bersama dengan pencairan yang dilakukan ke rekening bank.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kamu bisa membuat <em>invoice digital<\/em> yang telah tersedia <em>template<\/em>-nya dan dilengkapi e-Materai dari PERURI. Paper.id juga terintegrasi dengan metode pembayaran digital yang memudahkan buyer untuk membayar <em>invoice<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembayaran bisa melalui QRIS, <em>virtual account<\/em> (VA), Tokopedia, Shopee, Blibli,<em> virtual credit card<\/em>, hingga kartu kredit untuk fleksibilitas tempo pembayaran. Ini semua gratis!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-layout-1 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/enterprise-solution.php?&amp;utm_source=glossary&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=account_receivable_officer&amp;utm_content=cta_button#request-demo\" style=\"background-color:#4195d5\">Pelajari Buyer Portal Paper.id<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, peran account receivable officer menjadi semakin vital. AR officer tidak hanya membantu menjaga cash flow bisnis, tetapi juga berkontribusi dalam membangun hubungan yang baik dengan buyer. Simak penjelasan account receivable officer di bawah ini.&nbsp; Definisi Account Receivable Officer Account receivable (AR) officer adalah seorang profesional yang bertanggung jawab [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[389,392,391],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Account Receivable Officer: Pengertian, Tantangan, dan Tugas<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Account receivable (AR) officer adalah seorang profesional yang bertanggung jawab atas pengelolaan piutang suatu bisnis atau perusahaan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Account Receivable Officer: Pengertian, Tantangan, dan Tugas\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Account receivable (AR) officer adalah seorang profesional yang bertanggung jawab atas pengelolaan piutang suatu bisnis atau perusahaan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kamus Bisnis Paper.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-08T04:29:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-11-07T03:34:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"140\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"49\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Khoiriyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Khoiriyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nurul Khoiriyah\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f\"},\"headline\":\"Account Receivable Officer\",\"datePublished\":\"2024-11-08T04:29:40+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-07T03:34:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/\"},\"wordCount\":811,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization\"},\"keywords\":[\"account receivable officer\",\"account receivable officer adalah\",\"ar officer\"],\"articleSection\":[\"A\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/\",\"name\":\"Account Receivable Officer: Pengertian, Tantangan, dan Tugas\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-11-08T04:29:40+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-07T03:34:24+00:00\",\"description\":\"Account receivable (AR) officer adalah seorang profesional yang bertanggung jawab atas pengelolaan piutang suatu bisnis atau perusahaan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Account Receivable Officer\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/\",\"name\":\"Kamus Bisnis Paper.id\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization\",\"name\":\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\",\"alternateName\":\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png\",\"width\":140,\"height\":49,\"caption\":\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f\",\"name\":\"Nurul Khoiriyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Khoiriyah\"},\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/author\/nurul\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Account Receivable Officer: Pengertian, Tantangan, dan Tugas","description":"Account receivable (AR) officer adalah seorang profesional yang bertanggung jawab atas pengelolaan piutang suatu bisnis atau perusahaan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Account Receivable Officer: Pengertian, Tantangan, dan Tugas","og_description":"Account receivable (AR) officer adalah seorang profesional yang bertanggung jawab atas pengelolaan piutang suatu bisnis atau perusahaan.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/","og_site_name":"Kamus Bisnis Paper.id","article_published_time":"2024-11-08T04:29:40+00:00","article_modified_time":"2024-11-07T03:34:24+00:00","og_image":[{"width":140,"height":49,"url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png","type":"image\/png"}],"author":"Nurul Khoiriyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Khoiriyah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/"},"author":{"name":"Nurul Khoiriyah","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f"},"headline":"Account Receivable Officer","datePublished":"2024-11-08T04:29:40+00:00","dateModified":"2024-11-07T03:34:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/"},"wordCount":811,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization"},"keywords":["account receivable officer","account receivable officer adalah","ar officer"],"articleSection":["A"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/","name":"Account Receivable Officer: Pengertian, Tantangan, dan Tugas","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website"},"datePublished":"2024-11-08T04:29:40+00:00","dateModified":"2024-11-07T03:34:24+00:00","description":"Account receivable (AR) officer adalah seorang profesional yang bertanggung jawab atas pengelolaan piutang suatu bisnis atau perusahaan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/a\/account-receivable-officer\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Account Receivable Officer"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/","name":"Kamus Bisnis Paper.id","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization","name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","alternateName":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png","width":140,"height":49,"caption":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f","name":"Nurul Khoiriyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Khoiriyah"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/author\/nurul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2062"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2062"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2062\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2066,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2062\/revisions\/2066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2062"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2062"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2062"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}