{"id":1956,"date":"2024-10-15T03:51:49","date_gmt":"2024-10-15T03:51:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/?p=1956"},"modified":"2025-01-27T14:42:43","modified_gmt":"2025-01-27T14:42:43","slug":"human-error","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/","title":{"rendered":"Human Error"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam pembuatan <em>invoice <\/em>atau pencatatan akuntansi, <em>human error <\/em>bisa terjadi ketika salah memasukkan jumlah barang atau harga unit yang berpengaruh pada jumlah total harga yang harus dibayar oleh pelanggan atau <em>buyer<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Definisi <\/strong><strong><em>Human Error<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/www.merriam-webster.com\/dictionary\/human%20error\"><em>Merriam-Webster<\/em><\/a>, <em>human error <\/em>adalah kesalahan yang dilakukan oleh manusia dan bukannya mesin. Dalam konteks bisnis atau finansial, <em>human error <\/em>mengacu pada kesalahan dalam pencatatan, perekapan, atau pelaporan data keuangan yang disebabkan oleh kelalaian, kurangnya pengetahuan, atau faktor ketidaktelitian manusia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Dampak <\/strong><strong><em>Human Error <\/em><\/strong><strong>bagi Bisnis<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Peningkatan biaya operasional<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Human error<\/em> bisa berdampak pada peningkatan biaya operasional karena kesalahan dalam pengolahan data, yang bisa menyebabkan kesalahan penagihan, keterlambatan pembayaran, salah input data pesanan, dan sebagainya yang mengarah pada penambahan biaya untuk memperbaikinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, kamu memiliki bisnis yang bergerak di industri fnb,memesan bahan baku untuk produksi. Seharusnya mereka memesan 1.000 kg gula, tetapi karena <em>human error<\/em>, jumlah yang dipesan dalam <em>purchase order <\/em>(PO <em>form<\/em>) menjadi 10.000 kg.<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, pihak <em>supplier <\/em>tidak menerima pengembalian pesanan, karena kesalahan berasal dari pihak pembeli, sesuai dalam kontrak. Akibatnya, bisnismu harus menanggung biaya ekstra untuk mengatur ulang proses produksi, yang berdampak pada peningkatan biaya operasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Dampak pada reputasi perusahaan pada layanan&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Hubungan antara perusahaan dengan <em>buyer<\/em>-nya sangat bergantung pada fondasi kepercayaan. Apabila terjadi <em>human error<\/em>, misalnya, salah menginput informasi pesanan, <em>buyer <\/em>bisa saja menerima produk yang tidak sesuai. Alhasil, <em>buyer <\/em>bisa merasa tidak puas dan mengurangi rasa percayanya terhadap layanan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesalahan akibat <em>human error<\/em> ini yang masih dianggap sepele oleh <em>business owner<\/em>. Padahal, bisa berdampak pada kepercayaan <em>buyer <\/em>dan reputasi bisnis lebih jauh. Jika levelnya sudah pada pemangku kepentingan, baik itu <em>investor <\/em>atau <em>kreditor<\/em>, human error bisa berakibat fatal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Penurunan produktivitas bisnis<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Human error<\/em> bisa berdampak pada turunnya produktivitas bisnis, yaitu keterlambatan dalam proses pembayaran, kesalahan dalam pengolahan data, dan peningkatan biaya, yang semuanya berkontribusi pada penurunan produktivitas bisnis. Pekerjaan yang seharusnya selesai tepat waktu bisa terhambat dan mempengaruhi alur kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika bisnismu adalah <em>supplier <\/em>kopi,<em> human error<\/em> seperti staf yang lupa mengingatkan <em>buyer <\/em>untuk membayar <em>invoice<\/em>-nya yang sudah jatuh tempo, membuatmu kehilangan pemasukan. Ditambah lagi, ada beberapa <em>buyer <\/em>yang meminta tambahan tempo untuk membayar, yang semua ini berpotensi menurunkan produktivitas bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Penipuan atau <em>fraud&nbsp;<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam industri bisnis, <em>fraud <\/em>biasanya berupa manipulasi laporan keuangan, penggelapan dana, atau penyalahgunaan aset perusahaan. Kurangnya kontrol dan sebab lainnya akibat <em>human error<\/em>, bisa mengakibatkan <em>fraud <\/em>terjadi, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Penggelapan dana: Karyawan mengalihkan uang dari kas perusahaan ke akun pribadi mereka.<\/li>\n\n\n\n<li>Manipulasi laporan keuangan: Mengubah angka dalam laporan untuk menciptakan ilusi kinerja yang lebih baik, seperti <em>overstating <\/em>pendapatan atau <em>understating <\/em>biaya.<\/li>\n\n\n\n<li>Pencurian aset: Mengambil barang atau inventaris perusahaan untuk penggunaan pribadi.<\/li>\n\n\n\n<li>Penyalahgunaan wewenang: Karyawan menggunakan posisi mereka untuk mendapatkan keuntungan pribadi, seperti memberikan kontrak kepada perusahaan milik keluarga.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mencegah Terjadinya <\/strong><strong><em>Human Error <\/em><\/strong><strong>dalam Bisnis<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Penggunaan <em>software <\/em>akuntansi<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Software <\/em>akuntansi adalah aplikasi yang membantu bisnis dalam mengelola dan mencatat transaksi keuangan, seperti pendapatan, pengeluaran, dan laporan keuangan. Untuk mencegah <em>human error<\/em>, kamu bisa menggunakan <em>software <\/em>atau aplikasi akuntansi yang <em>user-friendly <\/em>dan memiliki fitur untuk meminimalkan kesalahan input.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, dengan menggunakan <em>software <\/em>yang menawarkan <em>template <\/em>untuk membuat <em>invoice<\/em>, PO, dan laporan keuangan otomatis, sangat mempermudah dalam proses <em>input <\/em>data. Adapun aplikasi yang sudah terintegrasi dengan sistem pembayaran dan pengingat otomatis untuk tagihan yang mendekati jatuh tempo juga sangat membantu dalam mengurangi <em>human error<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pelatihan karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Mencegah <em>human error<\/em> tidak hanya pada penggunaan <em>software <\/em>atau aplikasi akuntansi, tetapi juga pada pelatihan karyawan. <em>Business owner<\/em> bisa mengadakan pelatihan untuk memastikan karyawan memahami prosedur dan sistem keuangan yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelatihan jenis ini juga bisa membantu pengembangan <em>skill <\/em>karyawan. Terlebih, karyawan yang terlatih juga bisa meminimalisir terjadinya <em>human error<\/em> yang merugikan bisnismu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Sistem pemeriksaan ganda<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan menerapkan sistem pemeriksaan ganda yang melibatkan dua atau lebih orang atau sistem yang melakukan verifikasi data atau proses yang sama. Tujuannya untuk mengidentifikasi kesalahan akibat <em>human error <\/em>oleh satu pihak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, sebelum <em>invoice <\/em>dibayarkan, <em>invoice <\/em>bisa diperiksa pertama kali untuk memastikan bahwa semua detailnya telah sesuai, dan kemudian diperiksa lagi untuk verifikasi. Ada tiga opsi dasar yang bisa dipilih untuk verifikasi <em>invoice<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>Two-way matching<\/em>: Mencocokkan <em>invoice <\/em>dengan<em> purchase order<\/em> (PO) dalam sistem PO kamu.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Three-way matching<\/em>: Mencocokkan <em>invoice <\/em>dengan <em>purchase order<\/em> (PO), dan g<em>oods receipt<\/em> (GR).<\/li>\n\n\n\n<li><em>Four-way matching<\/em>: Mencocokkan <em>invoice <\/em>dengan <em>purchase order<\/em> (PO), <em>goods receipt <\/em>(GR), dan pembayaran (<em>payment<\/em>).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. <em>Review <\/em>secara berkala<\/h3>\n\n\n\n<p>Mencegah human error dalam aspek finansial bisa dilakukan melalui <em>review <\/em>secara berkala, seperti pemeriksaan rutin terhadap laporan keuangan, transaksi, dan prosedur akuntansi lainnya. Dengan melakukan <em>review <\/em>ini, kesalahan akibat <em>human error <\/em>bisa diidentifikasi lebih awal sebelum fatal.<\/p>\n\n\n\n<p>Meminimalkan <em>human error<\/em>, bisnis bisa menggunakan teknologi dan <em>software <\/em>untuk mendukung pencatatan dan pelaporan data keuangan. Urusan penagihan, seperti <em>invoice<\/em>, kamu bisa mempercayakan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/invoice-penjualan.php?&amp;utm_source=glossary&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=human_error\">Paper.id<\/a> sebagai sebagai <em>platform invoicing<\/em> yang mampu membuat, membayar, hingga mengirim<em> invoice<\/em> digital secara otomatis dan data sudah terenkripsi dijamin keamanannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa membuat <em>invoice digital<\/em> yang telah tersedia <em>template<\/em>-nya yang bisa dibubuhi e-Materai dari PERURI, sehingga terjamin keabsahannya. <em>Buyer<\/em> pun akan dikirimkan pengingat otomatis untuk membayar <em>invoice-<\/em>nya, sehingga kamu tak perlu mengingatkan <em>buyer <\/em>satu per satu.<em>&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>Buyer <\/em>juga bisa langsung membayar melalui metode QRIS, VA, Tokopedia, Shopee, Blibli, hingga kartu kredit untuk tambahan tempo pembayaran. Paper.id juga menghadirkan layanan pembuatan berbagai jenis laporan keuangan secara otomatis dan <em>real<\/em>&#8211;<em>time<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tunggu apalagi? Yuk, daftar <strong>GRATIS <\/strong>sekarang dengan klik tombol di bawah!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-layout-1 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?utm_source=glossary&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=human_error\" style=\"background-color:#4195d5\">Daftar Gratis<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam pembuatan invoice atau pencatatan akuntansi, human error bisa terjadi ketika salah memasukkan jumlah barang atau harga unit yang berpengaruh pada jumlah total harga yang harus dibayar oleh pelanggan atau buyer.&nbsp; Definisi Human Error Menurut Merriam-Webster, human error adalah kesalahan yang dilakukan oleh manusia dan bukannya mesin. Dalam konteks bisnis atau finansial, human error mengacu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[352,354,353],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Human Error: Pengertian, Dampak, dan Cara Mencegah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Human error adalah kesalahan yang dilakukan oleh manusia. Dalam konteks bisnis, human error mengacu pada kesalahan pencatatan data keuangan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Human Error: Pengertian, Dampak, dan Cara Mencegah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Human error adalah kesalahan yang dilakukan oleh manusia. Dalam konteks bisnis, human error mengacu pada kesalahan pencatatan data keuangan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kamus Bisnis Paper.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-15T03:51:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-27T14:42:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"140\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"49\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Khoiriyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Khoiriyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nurul Khoiriyah\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f\"},\"headline\":\"Human Error\",\"datePublished\":\"2024-10-15T03:51:49+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-27T14:42:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/\"},\"wordCount\":878,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization\"},\"keywords\":[\"human error\",\"human error adalah\",\"pengertian human error\"],\"articleSection\":[\"H\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/\",\"name\":\"Human Error: Pengertian, Dampak, dan Cara Mencegah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-10-15T03:51:49+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-27T14:42:43+00:00\",\"description\":\"Human error adalah kesalahan yang dilakukan oleh manusia. Dalam konteks bisnis, human error mengacu pada kesalahan pencatatan data keuangan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Human Error\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/\",\"name\":\"Kamus Bisnis Paper.id\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization\",\"name\":\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\",\"alternateName\":\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png\",\"width\":140,\"height\":49,\"caption\":\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f\",\"name\":\"Nurul Khoiriyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Khoiriyah\"},\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/author\/nurul\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Human Error: Pengertian, Dampak, dan Cara Mencegah","description":"Human error adalah kesalahan yang dilakukan oleh manusia. Dalam konteks bisnis, human error mengacu pada kesalahan pencatatan data keuangan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Human Error: Pengertian, Dampak, dan Cara Mencegah","og_description":"Human error adalah kesalahan yang dilakukan oleh manusia. Dalam konteks bisnis, human error mengacu pada kesalahan pencatatan data keuangan.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/","og_site_name":"Kamus Bisnis Paper.id","article_published_time":"2024-10-15T03:51:49+00:00","article_modified_time":"2025-01-27T14:42:43+00:00","og_image":[{"width":140,"height":49,"url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png","type":"image\/png"}],"author":"Nurul Khoiriyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Khoiriyah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/"},"author":{"name":"Nurul Khoiriyah","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f"},"headline":"Human Error","datePublished":"2024-10-15T03:51:49+00:00","dateModified":"2025-01-27T14:42:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/"},"wordCount":878,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization"},"keywords":["human error","human error adalah","pengertian human error"],"articleSection":["H"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/","name":"Human Error: Pengertian, Dampak, dan Cara Mencegah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website"},"datePublished":"2024-10-15T03:51:49+00:00","dateModified":"2025-01-27T14:42:43+00:00","description":"Human error adalah kesalahan yang dilakukan oleh manusia. Dalam konteks bisnis, human error mengacu pada kesalahan pencatatan data keuangan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/h\/human-error\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Human Error"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/","name":"Kamus Bisnis Paper.id","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization","name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","alternateName":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png","width":140,"height":49,"caption":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f","name":"Nurul Khoiriyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Khoiriyah"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/author\/nurul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1956"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2614,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956\/revisions\/2614"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1956"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1956"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1956"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}