{"id":1453,"date":"2024-08-19T08:05:00","date_gmt":"2024-08-19T08:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/?p=1453"},"modified":"2026-01-19T05:29:23","modified_gmt":"2026-01-19T05:29:23","slug":"supply-chain-management","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/","title":{"rendered":"Supply Chain Management\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Supply chain management<\/em> atau dalam bahasa Indonesianya manajemen rantai pasok berfungsi untuk menjaga aliran barang berjalan lancar sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, perusahaan dapat memenuhi permintaan pasar secara tepat waktu. Untuk lebih memahami bagaimana proses SCM ini beroperasi, berikut penjelasannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Definisi <\/strong><strong><em>Supply Chain Management<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Supply chain management<\/em> (SCM) adalah pemantauan dan pengoptimalan produksi serta distribusi produk dan layanan suatu perusahaan. Sistem ini berfokus pada aliran barang atau jasa dari <em>supplier<\/em>, manufaktur, <em>retailer<\/em>, hingga <em>buyer<\/em>, yang merupakan satu kesatuan terhubung dan berlangsung secara transparan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan SCM, perusahaan dapat memangkas biaya berlebih dan mengirimkan produk ke <em>buyer<\/em> dengan lebih cepat dan efisien. Lima fase SCM yang paling krusial adalah perencanaan, pengadaan, produksi, distribusi, dan pengembalian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tahapan <\/strong><strong><em>Supply Chain Management<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Perencanaan produk<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Supply chain management<\/em> (SCM) biasanya dimulai dengan perencanaan untuk mencocokkan persediaan dengan permintaan <em>buyer<\/em> dan produksi. Perusahaan harus mempertimbangkan bahan baku atau komponen yang dibutuhkan di setiap tahap produksi, kapasitas, peralatan, dan kebutuhan tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan besar sering menggunakan perangkat lunak (<em>software<\/em>) perencanaan sumber daya perusahaan atau <em>enterprise resource planning<\/em> (ERP) untuk membantu mengkoordinasikan proses ini. ERP digunakan perusahaan untuk mengelola berbagai proses bisnis dalam satu sistem.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pengadaan bahan atau komponen<\/h3>\n\n\n\n<p>SCM yang efektif sangat bergantung pada hubungan yang kuat dengan <em>supplier<\/em>. Pengadaan melibatkan kerja sama dengan vendor untuk menyediakan bahan-bahan yang dibutuhkan selama proses manufaktur. Secara umum, pengadaan SCM memastikan bahwa:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Bahan baku atau komponen memenuhi spesifikasi manufaktur yang dibutuhkan untuk produksi barang.<\/li>\n\n\n\n<li>Harga yang dibayar kepada <em>supplier<\/em> sesuai dengan permintaan pasar.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Supplier <\/em>memiliki fleksibilitas untuk mengirimkan bahan-bahan darurat ketika terdapat peristiwa tak terduga.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Supplier <\/em>memiliki catatan sebagai bukti pengiriman barang tepat waktu dan kualitasnya baik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Proses <em>manufacturing<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Proses <em>manufacturing<\/em> atau produksi menggunakan mesin dan tenaga kerja untuk mengubah bahan baku atau komponen yang diterima perusahaan menjadi produk baru. Produk akhir ini adalah tujuan utama dari proses manufaktur, meskipun bukan tahap akhir dari SCM.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses <em>manufacturing<\/em> dapat dibagi menjadi perakitan, pengujian, pemeriksaan, dan pengepakan. Selama proses manufaktur, perusahaan harus memperhatikan limbah atau faktor lain yang bisa mengganggu proses SCM.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pengiriman produk<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah produk diproduksi dan penjualan akhir disepakati, perusahaan harus memastikan produk tersebut sampai ke tangan <em>buyer<\/em>. Perusahaan juga harus memastikan bahwa pengiriman tepat waktu dan aman, dengan biaya yang telah disesuaikan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penting juga bagi perusahaan untuk memiliki metode distribusi cadangan jika pengiriman tidak berjalan sesuai rencana. Contohnya, jika pengiriman terhambat karena masalah operasional, perusahaan bisa memiliki opsi lain agar pengiriman produk tetap tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pengembalian atau logistik balik<\/h3>\n\n\n\n<p>Proses pengembalian sering disebut logistik balik, di mana perusahaan menerima produk yang dikembalikan dan memberikan pengembalian dana. Baik itu untuk <em>recall <\/em>produk atau <em>buyer <\/em>tidak puas dengan produk yang diterima, sehingga proses pengambilan pun terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengembalian juga bisa menjadi bentuk umpan balik yang membantu perusahaan mengidentifikasi produk yang cacat dan merubahnya kembali. Tanpa mengatasi penyebab utama pengembalian barang dari <em>buye<\/em>r, proses SCM bisa dianggap gagal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Studi Kasus Pada Intel&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Intel menghadapi tantangan menurunkan biaya rantai pasok untuk chip &#8220;Atom&#8221; setelah harga jualnya turun dari $100 menjadi $20 per unit. Dengan mengurangi inventaris dan memperpendek siklus pemesanan dari sembilan minggu menjadi dua minggu, Intel berhasil mengurangi biaya rantai pasok lebih dari $4 per unit.<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi ini melibatkan Intel yang memilih untuk memproduksi <em>chip<\/em> hanya setelah ada pesanan dari <em>buyer<\/em> atau<em> make to order<\/em>. Mereka mulai dengan uji coba menggunakan produsen dari Malaysia dan secara bertahap memperbaiki kekurangan dalam<em> supply chain<\/em>-nya untuk mempersingkat waktu antara pesanan dan pengiriman produk ke <em>buyer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Berkaca pada kasus Intel, <em>supply chain management<\/em> (SCM) akan lebih mudah dengan menggunakan Paper.id yang menyediakan <em>supplier<\/em> dan <em>buyer network<\/em>, yaitu <em>platform<\/em> yang menghubungkan <em>supplier<\/em> (penyedia barang) dengan <em>buyer<\/em> (pembeli) untuk memudahkan proses transaksi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Urusan pengelolaan ribuan invoice dapat lebih mudah diselesaikan. Selain itu, rekonsiliasi dokumen bisnis bisa dilakukan secara otomatis, jadi hemat waktu! <\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, Gunakan Paper.id sekarang untuk optimalkan pembayaran bisnismu dengan klik tombol di bawah!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-layout-1 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=kamus_bisnis&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=content_supply_chain_management&amp;utm_content=cta\"><strong>Daftar Gratis<\/strong><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Supply chain management atau dalam bahasa Indonesianya manajemen rantai pasok berfungsi untuk menjaga aliran barang berjalan lancar sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, perusahaan dapat memenuhi permintaan pasar secara tepat waktu. Untuk lebih memahami bagaimana proses SCM ini beroperasi, berikut penjelasannya.&nbsp; Definisi Supply Chain Management Supply chain management (SCM) adalah pemantauan dan pengoptimalan produksi serta distribusi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[21],"tags":[214,213,215],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Supply Chain Management: Definisi dan Contohnya | Kamus Bisnis Paper.id<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cari arti kata pengertian Supply Chain Management itu apa? Klik di sini dan temukan semua informasi lengkapnya di Kamus bisnis Paper.id!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Supply Chain Management: Definisi dan Contohnya | Kamus Bisnis Paper.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cari arti kata pengertian Supply Chain Management itu apa? Klik di sini dan temukan semua informasi lengkapnya di Kamus bisnis Paper.id!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kamus Bisnis Paper.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-19T08:05:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-19T05:29:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"140\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"49\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Khoiriyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Khoiriyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nurul Khoiriyah\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f\"},\"headline\":\"Supply Chain Management\u00a0\",\"datePublished\":\"2024-08-19T08:05:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-19T05:29:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/\"},\"wordCount\":635,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization\"},\"keywords\":[\"manajemen rantai pasok\",\"supply chain management\",\"tahapan supply chain management\"],\"articleSection\":[\"S\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/\",\"name\":\"Supply Chain Management: Definisi dan Contohnya | Kamus Bisnis Paper.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-08-19T08:05:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-19T05:29:23+00:00\",\"description\":\"Cari arti kata pengertian Supply Chain Management itu apa? Klik di sini dan temukan semua informasi lengkapnya di Kamus bisnis Paper.id!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Supply Chain Management\u00a0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/\",\"name\":\"Kamus Bisnis Paper.id\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization\",\"name\":\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\",\"alternateName\":\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png\",\"width\":140,\"height\":49,\"caption\":\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f\",\"name\":\"Nurul Khoiriyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Khoiriyah\"},\"url\":\"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/author\/nurul\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Supply Chain Management: Definisi dan Contohnya | Kamus Bisnis Paper.id","description":"Cari arti kata pengertian Supply Chain Management itu apa? Klik di sini dan temukan semua informasi lengkapnya di Kamus bisnis Paper.id!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Supply Chain Management: Definisi dan Contohnya | Kamus Bisnis Paper.id","og_description":"Cari arti kata pengertian Supply Chain Management itu apa? Klik di sini dan temukan semua informasi lengkapnya di Kamus bisnis Paper.id!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/","og_site_name":"Kamus Bisnis Paper.id","article_published_time":"2024-08-19T08:05:00+00:00","article_modified_time":"2026-01-19T05:29:23+00:00","og_image":[{"width":140,"height":49,"url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png","type":"image\/png"}],"author":"Nurul Khoiriyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Khoiriyah","Est. reading time":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/"},"author":{"name":"Nurul Khoiriyah","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f"},"headline":"Supply Chain Management\u00a0","datePublished":"2024-08-19T08:05:00+00:00","dateModified":"2026-01-19T05:29:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/"},"wordCount":635,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization"},"keywords":["manajemen rantai pasok","supply chain management","tahapan supply chain management"],"articleSection":["S"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/","name":"Supply Chain Management: Definisi dan Contohnya | Kamus Bisnis Paper.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website"},"datePublished":"2024-08-19T08:05:00+00:00","dateModified":"2026-01-19T05:29:23+00:00","description":"Cari arti kata pengertian Supply Chain Management itu apa? Klik di sini dan temukan semua informasi lengkapnya di Kamus bisnis Paper.id!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/s\/supply-chain-management\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Supply Chain Management\u00a0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/","name":"Kamus Bisnis Paper.id","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#organization","name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","alternateName":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/logo-paperid.png","width":140,"height":49,"caption":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/ed6e556365de61bb3cc919fb3aebbc2f","name":"Nurul Khoiriyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fc4c16e522c0503553a0f5d6adc4012f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Khoiriyah"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/author\/nurul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1453"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1453"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1453\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2932,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1453\/revisions\/2932"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1453"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1453"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/kamus-bisnis\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1453"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}