{"id":942,"date":"2023-03-31T16:47:01","date_gmt":"2023-03-31T09:47:01","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=942"},"modified":"2025-09-22T11:49:26","modified_gmt":"2025-09-22T04:49:26","slug":"invoice-penjualan-paper","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/","title":{"rendered":"Purchase Order dan Invoice, Apa Saja Perbedaannya?"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam bisnis, kegiatan pengelolaan transaksi bisnis atau pengadaan inventori pasti berhubungan erat dengan dokumen\u00a0seperti <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/purchase-order.php\">PO atau purchase order<\/a>\u00a0dan\u00a0invoice<em>.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Invoice merupakan sebuah dokumen yang berfungsi untuk menagih pembayaran <em>buyer<\/em> untuk barang atau jasa yang dibeli.&nbsp;Sedangkan&nbsp;purchase order&nbsp;adalah dokumen yang dibuat oleh pembeli untuk menunjukkan barang atau produk apa saja yang ingin dibeli dari penjual.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun sama-sama mencatat transaksi, akan tetapi kedua dokumen tersebut tetap berbeda, <em>lho<\/em>. Lalu apa saja perbedaan&nbsp;purchase order<em>&nbsp;<\/em>dan&nbsp;invoice? Simak selengkapnya di bawah!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/purchase-order\/\">Purchase Order, Dokumen Penting Dalam Pengadaan Barang<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Purchase_Order_dan_Invoice\"><\/span><strong>Perbedaan&nbsp;Purchase Order&nbsp;dan&nbsp;Invoice<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Agar lebih jelas dalam memahami perbedaan antara purchase order dan invoice, berikut ini terdapat perbedaannya:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table aligncenter\"><table><tbody><tr><td><strong>Purchase Order<\/strong><\/td><td><strong>Invoice<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Sebagai bukti pemesanan suatu produk<\/td><td>Sebagai bukti pembelian suatu produk<\/td><\/tr><tr><td>Dibuat oleh pembeli suatu produk<\/td><td>Dibuat oleh penjual suatu produk<\/td><\/tr><tr><td>Berisikan informasi pemesanan produk<\/td><td>Berisikan informasi penagihan pembayaran produk<\/td><\/tr><tr><td>Purchase Order&nbsp;akan dikirimkan saat pembeli memesan produk<\/td><td>Invoice<em>&nbsp;<\/em>akan dikirimkan setelah atau bersamaan dengan produk yang dipesan<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Perbedaan PO vs Invoice<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-membuat-purchase-order\/\">3 Cara Membuat Purchase Order yang Baik dan Benar!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_dan_Persamaan_antara_Purchase_Order_dan_Invoice\"><\/span><strong>Perbedaan dan Persamaan antara&nbsp;Purchase Order&nbsp;dan Invoice<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<ul>\n<li>Purchase order&nbsp;dikeluarkan oleh pembeli untuk penjual. Sedangkan invoice dikeluarkan oleh penjual untuk pembeli.<\/li>\n\n\n\n<li>Purchase order&nbsp;digunakan untuk memesan barang atau layanan dari <em>supplier<\/em>. Sedangkan invoice menunjukkan pembayaran mana yang harus dibayar dari barang yang dijual.<\/li>\n\n\n\n<li>Purchase order&nbsp;dibuat sebelum invoice. Sedangkan invoice dibuat setelah purchase order.<\/li>\n\n\n\n<li>Purchase order&nbsp;merupakan kontrak penjualan. Sedangkan invoice merupakan konfirmasi penjualan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Meskipun kedua jenis dokumen tersebut berbeda, tetapi antara PO dan invoice tetap memiliki beberapa kesamaan, diantaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>PO&nbsp;dan&nbsp;invoice&nbsp;merupakan sebuah dokumen yang terikat secara hukum, karena di dalam dokumen tersebut terdapat perjanjian antara penjual dan pembeli yang telah disepakati.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>PO<em>&nbsp;<\/em>dan&nbsp;invoice&nbsp;sama-sama menjadi sebuah dokumen atas bukti transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Informasi yang ada di dalam PO dan&nbsp;invoice&nbsp;sama-sama mencantumkan nama perusahaan, alamat, nomor telepon, nama pemesanan, hingga nomor dokumen.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Purchase_Order_dan_Invoice_dalam_Transaksi_Bisnis\"><\/span><strong>Manfaat Purchase Order dan Invoice dalam Transaksi Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Purchase order bermanfaat mengamankan pesanan yang ingin dipesan dari kekosongan stok yang mendadak. Kemudian dokumen ini juga bersifat mengikat, jadi tidak perlu was-was kalau suatu saat terkena penipuan atau keterlambatan barang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu,&nbsp;invoice&nbsp;sendiri digunakan sebagai bukti visibilitas terhadap seluruh pengeluaran keuangan atau perusahaan. Selain itu,&nbsp;<em>invoice&nbsp;<\/em>sendiri dapat digunakan sebagai dokumen tagihan atas pembayaran produk atau barang yang dibeli.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Purchase_Order_dan_Invoice\"><\/span><strong>Contoh Purchase Order dan Invoice<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_purchase_order\"><\/span>Contoh purchase order<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"455\" height=\"514\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/contoh-purchase-order.png\" alt=\"contoh purchase order\" class=\"wp-image-23345\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/contoh-purchase-order.png 455w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/contoh-purchase-order-266x300.png 266w\" sizes=\"(max-width: 455px) 100vw, 455px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Contoh Purchase Order (Sumber: Paper.id)<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_invoice\"><\/span>Contoh invoice<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"487\" height=\"695\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Contoh-Invoice-Jasa-2.jpg\" alt=\"Contoh Invoice\" class=\"wp-image-14453\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Contoh-Invoice-Jasa-2.jpg 487w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Contoh-Invoice-Jasa-2-210x300.jpg 210w\" sizes=\"(max-width: 487px) 100vw, 487px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Contoh Invoice (Sumber: Paper.id)<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/cara-membuat-purchase-order\/\">Cara Membuat Purchase Order di Aplikasi Paper.id<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikian penjelasan mengenai perbedaan purchase order dan invoice. Dapat ditarik kesimpulan, bahwa hubungan antara&nbsp;PO dan&nbsp;invoice&nbsp;memang sangat erat dalam transaksi bisnis. Oleh karena itu, sebagai&nbsp;pebisnis, kamu harus pintar dalam mengelola transaksi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mempermudah dalam mengelola transaksi bisnis, termasuk pembuatan dokumen purchase order dan invoice, kamu bisa menggunakan Paper.id. Kamu bisa membuat&nbsp;PO dan invoice dimanapun dan kapanpun.<\/p>\n\n\n\n<p>Menariknya, PO yang dibuat oleh <em>buyer <\/em>bisa kamu konversi dengan praktis menjadi invoice. Cukup beberapa menit saja, semua data yang ada di PO akan terkonversi secara otomatis. Menarik sekali, bukan?<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, pakai Paper.id sekarang juga dengan klik tombol di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=perbedaan_po_invoice&amp;utm_content=cta_button\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam bisnis, kegiatan pengelolaan transaksi bisnis atau pengadaan inventori pasti berhubungan erat dengan dokumen\u00a0seperti PO atau purchase order\u00a0dan\u00a0invoice. Invoice merupakan sebuah dokumen yang berfungsi untuk menagih pembayaran buyer untuk barang atau jasa yang dibeli.&nbsp;Sedangkan&nbsp;purchase order&nbsp;adalah dokumen yang dibuat oleh pembeli untuk menunjukkan barang atau produk apa saja yang ingin dibeli dari penjual.&nbsp; Meskipun sama-sama mencatat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":23346,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6443],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Purchase Order dan Invoice, Apa Saja Perbedaannya?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cari tahu perbedaannya antara purchase order dan invoice secara detail agar tidak salah dalam mengelola transaksi bisnis kamu. Yuk, simak!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Purchase Order dan Invoice, Apa Saja Perbedaannya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cari tahu perbedaannya antara purchase order dan invoice secara detail agar tidak salah dalam mengelola transaksi bisnis kamu. Yuk, simak!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-31T09:47:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-22T04:49:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Purchase-Order-Vs-Sales-Order-Which-Comes-First-B2BE-Blog-2048x1365-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1365\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Purchase Order dan Invoice, Apa Saja Perbedaannya?","description":"Cari tahu perbedaannya antara purchase order dan invoice secara detail agar tidak salah dalam mengelola transaksi bisnis kamu. Yuk, simak!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Purchase Order dan Invoice, Apa Saja Perbedaannya?","og_description":"Cari tahu perbedaannya antara purchase order dan invoice secara detail agar tidak salah dalam mengelola transaksi bisnis kamu. Yuk, simak!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-03-31T09:47:01+00:00","article_modified_time":"2025-09-22T04:49:26+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1365,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Purchase-Order-Vs-Sales-Order-Which-Comes-First-B2BE-Blog-2048x1365-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Purchase Order dan Invoice, Apa Saja Perbedaannya?","datePublished":"2023-03-31T09:47:01+00:00","dateModified":"2025-09-22T04:49:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/"},"wordCount":572,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Invoice"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/","name":"Purchase Order dan Invoice, Apa Saja Perbedaannya?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-03-31T09:47:01+00:00","dateModified":"2025-09-22T04:49:26+00:00","description":"Cari tahu perbedaannya antara purchase order dan invoice secara detail agar tidak salah dalam mengelola transaksi bisnis kamu. Yuk, simak!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/invoice-id\/invoice-penjualan-paper\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Purchase Order dan Invoice, Apa Saja Perbedaannya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/942"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=942"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/942\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29441,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/942\/revisions\/29441"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23346"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}