{"id":9381,"date":"2024-01-24T23:01:00","date_gmt":"2024-01-24T16:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=9381"},"modified":"2025-09-29T16:34:55","modified_gmt":"2025-09-29T09:34:55","slug":"cara-membuat-neraca-keuangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/","title":{"rendered":"Contoh Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah!"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam akuntansi, membuat sebuah <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php\">laporan keuangan<\/a> merupakan kegiatan yang sudah menjadi makanan sehari-hari. Tentu sudah tidak asing lagi para akuntan dengan istilah Neraca Keuangan atau Balance Sheet.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Neraca adalah laporan keuangan yang berisi perincian aset atau kewajiban perusahaan pada titik waktu tertentu. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Neraca keuangan sendiri merupakan salah satu dari tiga laporan keuangan inti (laporan laba rugi dan laporan arus kas) yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja bisnis. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum neraca berfungsi sebagai dokumen referensi bagi investor dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendapatkan gambaran tentang kesehatan keuangan suatu organisasi. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Neraca juga memungkinkan Anda untuk membandingkan aset dan kewajiban saat ini untuk menentukan likuiditas bisnis, atau menghitung tingkat pengembalian yang dihasilkan perusahaan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Neraca_Keuangan\"><\/span>Apa itu Neraca Keuangan?&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Neraca merupakan sebuah laporan keuangan yang didalamnya menunjukan semua aset, kewajiban, serta ekuitas dari pemilik perusahaan. Dengan Neraca Keuangan, maka akan dapat membantu para investor dalam mengambil sebuah keputusan mengenai investasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Neraca keuangan bisa dikatakan sebagai balance sheets merupakan sebuah bagian dalam laporan finansial didalam akuntansi yang mencatat informasi mulai dari aset, kewajiban pembayaran, hingga modal dalam periode waktu tertentu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Segala bisnis atau perusahaan perlu yang namananya membuat laporan neraca keuangan untuk dapat membantu pengelolaan keuangan perusahaan tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, bentuk laporan dari neraca keuangan biasanya terbagi menjadi dua, ada yang skontro atau horizontal, dan ada juga stafel atau vertikal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat beberapa jenis neraca pada umumnya. Diantaranya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Format terklasifikasi<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Format umum<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Komparatif<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Vertikal<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan adanya neraca keuangan, diharapkan dapat membantu para sebuah perusahaan atau bisnis dalam menghitung rasio hutang terhadap ekuitas. Dengan itu dapat ditunjukan kelayakan sebuah bisnis dalam membayar hutangnya dengan ekuitas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/apa-itu-umkm\/\">Apa itu UMKM? Pengertian Hingga Jenis UMKM<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Saja_Elemen_Kunci_dan_Komponen_Neraca_Keuangan\"><\/span><b>Apa Saja Elemen Kunci dan Komponen Neraca Keuangan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Neraca terdiri dari dua judul utama: aset dan kewajiban. Mari kita lihat secara rinci komponen-komponen ini.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aktiva_atau_Aset\"><\/span><b>Aktiva atau Aset<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aset adalah sesuatu yang dimiliki perusahaan dan yang bermanfaat bagi pertumbuhan bisnis. Aset atau aktiva sendiri merujuk kepada seluruh sumber daya yang dimiliki sebuah perusahaan.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Aset merupakan sebuah nilai kekayaan suatu bisnis atau perusahaan yang digunakan guna mendukung kegiatan operasional perusahaan. Berdasarkan jangka waktu pemakaiannya, Aset sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu Aset lancat serta aset tetap.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aset_Lancar\"><\/span><strong>Aset Lancar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Aktiva lancar atau aset lancar merupakan sebuah aset yang dimiliki sebuah perusahaan dan memiliki umur kegunaan biasanya dalam jangka waktu pendek. Selain itu juga, aset ini bisa dikonversi menjadi kas dalam jangka waktu maksimal satu tahun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Komponen yang ada didalamnya pun meliputi Kas, Piutang, persediaan dan juga utang dibayar dimuka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aset_Tetap\"><\/span>Aset Tetap<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aset yang tidak dapat dengan mudah atau mudah dikonversi menjadi uang tunai. Misalnya bangunan, mesin, peralatan, atau merek dagang.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Aset tetap atau aktiva tetap merupakan aset yang masa digunakannya bisa lebih dari satu tahun. Selain itu juga, aset tetap bisa masuk kedalam komponen laporan neraca keuangan akuntansi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun komponen dari Aset tetap meliputi seperti pabrik, bangunan kantor, peralatan pabrik, hingga hak paten, atau hak cipta. Aset seperti bangunan serta peralatan ini bisa dapat disajikan untuk laporan keuangan neraca dalam nilai bersih yaitu nilai yang sudah dikurangi dengan akumulasi penyusutan<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu juga Aset bisa di bedakan dalam keberadaan fisik serta penggunaannya, seperti berikut.<b><\/b><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Segi_Keberadaan_fisik\"><\/span><b>Dari Segi Keberadaan fisik<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aset dapat terdiri dari dua jenis,&nbsp; berwujud dan tidak berwujud.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Aset_berwujud\"><\/span><b>a. Aset berwujud<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aset yang dapat Anda lihat dan rasakan, seperti perlengkapan kantor, mesin, peralatan, dan bangunan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Aset_tidak_berwujud\"><\/span><b>b. Aset tidak berwujud<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aset yang tidak memiliki keberadaan fisik, seperti paten, merek, dan hak cipta.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Segi_Penggunaan\"><\/span><b>Dari Segi Penggunaan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aset dapat diklasifikasikan sebagai aset operasi dan non operasional.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Operasi_aset\"><\/span><strong>a. Operasi aset<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aset yang diperlukan untuk melakukan operasi bisnis. Misalnya bangunan, mesin, dan peralatan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Aset_non-operasional\"><\/span><strong>b. Aset non-operasional<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi jangka pendek atau surat berharga yang tidak diperlukan untuk operasi sehari-hari.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kewajiban_atau_Liabilities\"><\/span><b>Kewajiban atau Liabilities<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Liabilitas atau kewajiban adalah hutang perusahaan kepada pihak lain. Baik hutang yang harus diselesaikan dalam jangka pendek atau jangka panjang.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Didalam kewajiban terdapat beberapa komponen seperti utang, pendapatan yang diterima dimuka, hingga akrual.&nbsp;<span style=\"font-weight: 400;\">Ini termasuk hutang dan kewajiban keuangan lainnya yang timbul sebagai akibat dari transaksi bisnis. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan harus menyelesaikan kewajiban mereka dengan membayarnya kembali secara tunai atau memberikan layanan yang setara kepada pihak lain. Kewajiban tercantum di sisi kanan neraca.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bergantung pada konteksnya, kewajiban dapat diklasifikasikan sebagai lancar dan tidak lancar.<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><b>Kewajiban Lancar<\/b><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kewajiban lancar termasuk hutang atau kewajiban yang harus dipenuhi dalam waktu satu tahun. Kewajiban lancar juga disebut aset jangka pendek, dan termasuk hutang dagang, hutang bunga, dan pinjaman jangka pendek.<\/span><b><\/b><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><b>Kewajiban tidak lancar \/ Utang Jangka Panjang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kewajiban tidak lancar adalah hutang atau kewajiban yang tanggal jatuh temponya lebih dari satu tahun. Liabilitas tidak lancar, juga disebut liabilitas jangka panjang, termasuk utang obligasi, wesel bayar jangka panjang, dan liabilitas pajak tangguhan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ekuitas_Penghasilan_Pemilik\"><\/span><b>Ekuitas \/ Penghasilan Pemilik<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ekuitas atau modal merupakan sebuah elemen yang ada didalam laporan neraca keuangan, dimana ekuitas ini bisa dijadikan cerminan akan kepemilikan suatu bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekuitas pemilik sama dengan total aset dikurangi total kewajiban. Dengan kata lain, jumlah yang dapat diserahkan kepada pemegang saham adalah setelah hutang dilunasi dan aset yang dilikuidasi. Ekuitas adalah salah satu cara paling umum untuk mewakili nilai bersih perusahaan. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian dari ekuitas pemegang saham adalah laba ditahan, yang merupakan persentase tetap dari ekuitas pemegang saham yang harus dibayarkan sebagai dividen.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Nilai ekuitas senditi bisa didapatkan dengan rumus berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Aset &#8211; Liability = Ekuitas<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ekuitas sendiri terbagi menjadi dua jenis diantaranya sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Saham Disetor &#8211; Ini merupakan jumlah kas yang disetorkan oleh pemegang saham kepada perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Laba Ditahan &#8211; Merupakan sebuah laba perusahaan yang tidak dibagikan kepada pemegang saham.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/tujuan-laporan-keuangan-perusahaan\/\">Pentingnya Laporan Keuangan Perusahaan: Tujuan dan Cara Menyusunnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Seberapa_Penting_Sih_Laporan_Neraca_Keuangan_Dibuat_Untuk_Perusahaan\"><\/span>Seberapa Penting Sih Laporan Neraca Keuangan Dibuat Untuk Perusahaan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Neraca laporan keuangan dibuat guna mengetahui seberapa sehat suatu bisnis atau perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Neraca laporan keuangan dapat diakatan sehat apabila jumlah modalnya lebih besar dari pada kewajibat atau liabilitas nya. Sebaliknya dikatakan tidak sehat apabila aset perusahaan semua dibiayai oleh kewajiban atau utang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat beberapa manfaat yang bisa dirasakan dari neraca laporan keuangan sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Untuk menganalisa pengaruh perubahan kondisi keuangan perusahaan dari tahun ke tahun.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Mencermati kemampuan untuk membayar serta melunasi utang jangka pendek maupun panjang<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk dapat mengetahui kemampuan perusahaan dalam melunasi utang jangka pendek atau jangka panjang sebelum jatuh tempo.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ada pula beberapa manfaat yang bisa darasakan dari neraca laporan keuangan untuk UMKM:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Mengetahui gambaran secara umum akan kondisi keuangan usaha saat ini<\/li>\n\n\n\n<li>Dapat memberikan informasi mengenai kesehatan keuangan UMKM<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai syarat dalam mengajukan pinjaman atau investor.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa dijadikan sebagai landasan guna mengambil kebijakan UMKM.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/analisis-rasio-keungan\/\">Level Up Bisnismu dengan Analisis Rasio Keuangan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bentuk_Neraca_Keuangan_Yang_Sering_Ditemui\"><\/span>Bentuk Neraca Keuangan Yang Sering Ditemui<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam laporan keuangan akuntansi, neraca keuangan memiliki dua bentuk diantaranya sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Bentuk Scontro<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Bentuk Staffel<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Laporan_Neraca_Keuangan_Bentuk_Scontro\"><\/span><strong>Contoh Laporan Neraca Keuangan Bentuk Scontro&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Neraca Scontro biasa juga disebut dengan bentuk T. Dalam laporan ini menyajikan rekening dalam dua sisi. Pertama aktiva, yang berada disebelah kiri, sedangkan modal serta utang atau pasiva berada disebelah kanan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini merupakan contoh laporan neraca keuangan dalam bentuk scontro:\u00a0<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"960\" height=\"720\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-24903\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/image.png 960w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/image-300x225.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/image-768x576.png 768w\" sizes=\"(max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Laporan_Neraca_Keuangan_dalam_Bentuk_Staffel\"><\/span>Contoh Laporan Neraca Keuangan dalam Bentuk Staffel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Neraca keuangan dalam bentuk staffel biasanya diketik memanjang kebawah. Rincian akan aktiva, kewajiban, serta modal diletakkan kebawah, dan hanya dipisahkan dengan spasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bentuk Staffel terdapat dua kolom. Kolom kiri akan diisi dengan nama itemnya, sedangkan kolom kanan akan diisi dengan nominal dari item yang ada di kolom kiri. Biasanya neraca dalam bentuk staffel sangat cocok digunakan untuk perusahaan dengan jumlah akun yang begitu banyak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini merupakan contoh neraca keuangan dalam bentuk staffel:\u00a0<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"278\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/image-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-24904\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_membuat_laporan_neraca_keuangan\"><\/span><strong>Cara membuat <\/strong>laporan neraca keuangan <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Membuat neraca sebenarnya adalah tugas sederhana setelah Anda memahami apa yang perlu Anda lakukan. Anda dapat membuatnya menggunakan program perangkat lunak seperti Excel atau dengan berinvestasi di perangkat lunak akuntansi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini merupakan cara membuat <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php\">neraca keuangan mudah dan simple versi Paper.id<\/a>: <\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li><strong>Kumpulkan catatan keuangan yang ada &#8211; <\/strong>Pertama kalian bisa mengumpulkan semua dokumen segala catatan keuangan, baik itu transaksi, faktur, dan lain sebagainya. Informasi ini akan kalian temui dalam kas buku besar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hitung Aktiva &#8211; <\/strong>Selanjutnya, kalian bisa melakukan perhitungan aktiva. Buatlah lima baris untuk akun aktiva. Kemudian susun dari atas kebawah berdasarkan likuiditasnya. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Buat daftar Kewajiban &#8211; <\/strong>Setelah itu, kalian bisa menyusun kewajiban atau utang berdasarkan jatuh tempo. Bedakan antara kewajiban lancar serta kewajiban tidak lancar. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Masukan Modal &#8211; <\/strong>Masukkan modal cantumkan uang yang saat ini dipegang oleh bisnis. termasuk modal dari si pemilik. <\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Hasilnya bisa kalian lihat sebagai berikut ini.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"556\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/image-2-1024x556.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-24905\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/image-2-1024x556.png 1024w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/image-2-300x163.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/image-2-768x417.png 768w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/image-2.png 1247w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Seiring dengan berkembangnya bisnis kalian, neraca keuangan serta laporan keuangan lainnya bisa kalian buat dengan bantuan akuntan. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu juga, untuk membantu kalian dalam mengelola bisnis, kalian bisa menggunakan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/\">software aplikasi invoice online dari Paper.id<\/a>. Dengan Paper.id maka akan mempermudah kalian dalam membuat serta mengirim invoice. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu juga kalian tidak perlu pusing lagi dalam menyediakan metode pembayaran untuk customer. Dengan Paper.id maka kalian bisa menyediakan ragam metode pembayaran dengan mudah. <\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, pakai Paper.id sekarang juga dengan klik tombol dibawah berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register?entry_point=login\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam akuntansi, membuat sebuah laporan keuangan merupakan kegiatan yang sudah menjadi makanan sehari-hari. Tentu sudah tidak asing lagi para akuntan dengan istilah Neraca Keuangan atau Balance Sheet.\u00a0 Neraca adalah laporan keuangan yang berisi perincian aset atau kewajiban perusahaan pada titik waktu tertentu. Neraca keuangan sendiri merupakan salah satu dari tiga laporan keuangan inti (laporan laba [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9390,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu Neraca Keuangan, Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah! - Neraca keuangan merupakan unsur penting dalam akuntansi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Neraca Keuangan, Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah! - Neraca keuangan merupakan unsur penting dalam akuntansi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-24T16:01:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-29T09:34:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/towfiqu-barbhuiya-nApaSgkzaxg-unsplash-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah!","description":"Apa itu Neraca Keuangan, Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah! - Neraca keuangan merupakan unsur penting dalam akuntansi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah!","og_description":"Apa itu Neraca Keuangan, Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah! - Neraca keuangan merupakan unsur penting dalam akuntansi.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2024-01-24T16:01:00+00:00","article_modified_time":"2025-09-29T09:34:55+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/towfiqu-barbhuiya-nApaSgkzaxg-unsplash-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"Contoh Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah!","datePublished":"2024-01-24T16:01:00+00:00","dateModified":"2025-09-29T09:34:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/"},"wordCount":1479,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/","name":"Contoh Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-01-24T16:01:00+00:00","dateModified":"2025-09-29T09:34:55+00:00","description":"Apa itu Neraca Keuangan, Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah! - Neraca keuangan merupakan unsur penting dalam akuntansi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-neraca-keuangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Hingga Cara Membuat Neraca Keuangan Mudah!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9381"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9381"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9381\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24906,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9381\/revisions\/24906"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9390"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9381"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9381"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9381"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}