{"id":9079,"date":"2025-06-26T11:00:19","date_gmt":"2025-06-26T04:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=9079"},"modified":"2025-09-22T15:03:07","modified_gmt":"2025-09-22T08:03:07","slug":"apa-itu-bep","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/","title":{"rendered":"Break Even Point (BEP): Pengertian, Rumus, Hingga Manfaatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam menjalankan bisnis, penting untuk tahu kapan usaha mulai balik modal. Titik itulah yang disebut <em>Break Even Point<\/em> (BEP), saat total pendapatan sama dengan total biaya, alias belum untung tapi juga tidak rugi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menghitung BEP, kamu bisa tahu berapa banyak produk yang harus dijual atau omzet minimal yang harus dicapai agar usaha tidak merugi. Hal ini berguna untuk menentukan harga jual, menetapkan target penjualan, dan menyusun strategi bisnis yang lebih tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, yuk pelajari lebih lanjut tentang apa itu BEP, bagaimana rumusnya, dan manfaatnya bagi bisnis kamu!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_BEP\"><\/span><strong>Apa Itu BEP<em>?<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>BEP adalah sebuah titik di mana pendapatan yang didapat sama dengan modal yang dikeluarkan. Jadi tidak ada yang namanya rugi atau untung.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam perhitungan, total keuntungan dan kerugian berada dalam posisi 0 (nol). Artinya, jumlah pendapatan yang didapat sama dengan total biaya yang dikeluarkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut dapat terjadi ketika sebuah bisnis atau perusahaan dalam operasinya menggunakan biaya tetap, sehingga pendapatan yang didapat hanya bisa menutup biaya tetap dan biaya variabel. <\/p>\n\n\n\n<p>Agar perhitungan <em>Break Even Point<\/em> lebih akurat dan mudah dipantau, kamu bisa manfaatkan fitur <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php\">Laporan Keuangan<\/a> dari Paper.id. Lewat fitur ini, kamu bisa melihat posisi keuangan secara <em>real-time<\/em>, mulai dari biaya operasional, penjualan, hingga proyeksi laba-rugi yang langsung tersedia otomatis.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, mulai kelola laporan keuangan bisnismu secara lebih rapi dan efisien dengan Paper.id. Gunakan Paper.id sekarang secara <strong>GRATIS<\/strong>!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=pilar_bep&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Buat Akun Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/laporan-keuangan-adalah\/\">Laporan Keuangan: Pengertian dan Contoh Lengkap untuk Bisnis!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_dari_BEP\"><\/span><strong>Manfaat dari BEP<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Break Even Point<\/em> memiliki beberapa manfaat, antara lain sebagai berikut: <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mengetahui_total_biaya_produksi\"><\/span>1. Mengetahui total biaya produksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan BEP, kamu bisa mengetahui total biaya yang dikeluarkan selama proses produksi. Jika kamu menghitung <em>Break Even Point<\/em>, maka secara otomatis akan menghitung semua biaya produksi dari awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Sebagai_dasar_perhitungan_laba_bisnis\"><\/span>2. Sebagai dasar perhitungan laba bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Agar bisa mendapatkan hasil harga jual produk yang menghasilkan laba, maka kamu perlu menghitung BEP ditambah dengan <em>margin profit<\/em>. Nah, <em>margin<\/em> tersebut bisa dijadikan sebagai tolak ukur keuntungan atas setiap produk yang telah terjual.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Estimasi_waktu_balik_modal\"><\/span>3. Estimasi waktu balik modal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan perhitungan <em>Break Even Point<\/em>, maka kamu bisa mengestimasi jumlah produk terjual dan bisa memperkirakan waktu penjualan produk itu sendiri. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Analisa_profitabilitas_bisnis\"><\/span>4. Analisa profitabilitas bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir, kamu bisa menganalisis bisnis, apakah benar-benar menghasilkan laba atau tidak. Dari perhitungan BEP ini, kamu bisa menentukan profitabilitas suatu bisnis. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menghitung_BEP\"><\/span><strong>Cara Menghitung BEP<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Terdapat 3 cara menghitung <em>Break Even Point<\/em>, yakni berdasarkan satuan unit, mata uang, dan per penjualan. Berikut rumus perhitungan BEP:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Rumus menghitung BEP dalam satuan unit: <\/strong><em>BEP = Fixed Cost \/ (Revenue per unit &#8211; Variable cost per unit)<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Rumus menghitung BEP dalam mata uang: <\/strong><em>BEP = BEP in units x sales price per unit. <\/em><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Rumus menghitung BEP per penjualan: <\/strong><em>BEP = Fixed Cost \/ (1- (total variable cost \/ harga total))<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/laporan-keuangan-bulanan\/\">Laporan Keuangan Bulanan: Pengertian &amp; Contoh Lengkapnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Perhitungan_Break_Event_Point\"><\/span><strong>Contoh Perhitungan Break Event Point<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah kamu mengetahui rumus menghitung BEP, berikut beberapa contoh cara menghitungnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Contoh_cara_menghitung_BEP_per_unit\"><\/span>1. Contoh cara menghitung BEP per unit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada bulan November 2022, perusahaan PT Sejahtera Abadi telah menghabiskan biaya operasional sebesar Rp100.000.000 untuk memproduksi 10.000 produk. <\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan <em>variable<\/em> <em>cost<\/em> per unit yang didapat ialah Rp10.000 dan harga per unit produk sebesar Rp.200.000. Lalu, berapa BEP Per unitnya? <\/p>\n\n\n\n<p><strong>BEP Per Unit <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>= Rp100.000.000 \/ (Rp200.000 &#8211; 10.000)<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp100.000.000 \/ Rp190.000<\/p>\n\n\n\n<p>=<strong> Rp526.31<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jadi BEP Per Unit yang didapat dari PT Sejahtera Abadi adalah <strong>Rp526.31<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Contoh_cara_menghitung_BEP_Per_Penjualan\"><\/span>2. Contoh cara menghitung BEP Per Penjualan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada bulan Januari 2023, Pak Dani menghasilkan pendapatan penjualan sebesar Rp10.000.000. Lalu biaya tetap pengeluaran sebesar Rp500.000 dan biaya <em>variable<\/em>-nya sebesar Rp2.000.000. Berapa BEP Per Penjualan Pak Dani?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>BEP Per Penjualan = <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>= Rp500.000 \/ (1 &#8211; (Rp2.000.000 \/ Rp10.000.000)) <\/p>\n\n\n\n<p>= Rp500.000\/ (1 &#8211; 0,2)<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp500.000 \/ 0,8<\/p>\n\n\n\n<p>= <strong>Rp62.500<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Maka BEP Per Penjualan Pak Dani adalah <strong>Rp62.500<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Contoh_cara_menghitung_BEP_Per_Biaya\"><\/span>3. Contoh cara menghitung BEP Per Biaya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>PT Rumah Abadi pada bulan desember 2022 memproduksi 1.000 kabel gulung dengan biaya tetap sebesar Rp25.000.000 dan biaya <em>variable<\/em> sebesar Rp100.000 per kabel gulung. Lalu berapa BEP Per Biaya yang didapat PT Rumah Abadi?<\/p>\n\n\n\n<p><em>Total Variable Cost<\/em> = Rp100.000 x 1.000 unit kabel = Rp100.000.000<\/p>\n\n\n\n<p><strong>BEP Per biaya = <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>= (Rp25.000.000 + 100.000.000) \/ 1000 kabel<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp125.000.000 \/ 1000 kabel <\/p>\n\n\n\n<p>= <strong>Rp125.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Maka BEP Per Biaya yang didapatkan oleh PT Rumah Abadi pada bulan Desember 2022 ialah <strong>Rp125.000\/kabel<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/aplikasi-laporan-keuangan\/\">5 Aplikasi Laporan Keuangan yang Mudah Digunakan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikian penjelasan secara lengkap mengenai <em>Break Even Point<\/em>. Jadi, bukan sekadar angka, BEP menjadi salah satu indikator paling krusial dalam navigasi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menghitung BEP secara akurat, kamu bisa mengambil keputusan dengan lebih percaya diri, dari menentukan harga jual yang tepat, mengevaluasi efisiensi biaya, hingga memproyeksikan kapan bisnis akan mulai menghasilkan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, perhitungan saja tidak cukup. Kamu juga butuh sistem yang mampu mencatat transaksi dengan rapi dan menyajikan data keuangan secara <em>real-time<\/em>, seperti Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan hanya sebagai platform laporan keuangan, Paper.id juga sebagai solusi lengkap untuk <em>invoicing<\/em> dan pembayaran antar bisnis. <\/p>\n\n\n\n<p>seluruh alur bisnis dari pencatatan, <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/digital-payment.php\">penagihan pelanggan<\/a>, hingga <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/paperpay-out.php\">pembayaran <em>supplier<\/em><\/a><em> <\/em>bisa dilakukan dalam satu aplikasi. Ini artinya, kamu bisa melihat posisi keuangan bisnismu secara utuh\u2014dan tentu saja, menghitung BEP dengan lebih cepat, mudah, dan akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, saatnya kelola bisnismu lebih efisien dengan Paper.id sekarang!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam menjalankan bisnis, penting untuk tahu kapan usaha mulai balik modal. Titik itulah yang disebut Break Even Point (BEP), saat total pendapatan sama dengan total biaya, alias belum untung tapi juga tidak rugi. Dengan menghitung BEP, kamu bisa tahu berapa banyak produk yang harus dijual atau omzet minimal yang harus dicapai agar usaha tidak merugi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":28398,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Break Even Point (BEP): Pengertian, Rumus, Hingga Manfaatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"BEP (Break Even Point) adalah suatu hal yang wajib pebisnis pahami agar bisa memastikan keuntungan. Pelajari selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Break Even Point (BEP): Pengertian, Rumus, Hingga Manfaatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BEP (Break Even Point) adalah suatu hal yang wajib pebisnis pahami agar bisa memastikan keuntungan. Pelajari selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-26T04:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-22T08:03:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/man-calculating-fixed-cost-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Break Even Point (BEP): Pengertian, Rumus, Hingga Manfaatnya","description":"BEP (Break Even Point) adalah suatu hal yang wajib pebisnis pahami agar bisa memastikan keuntungan. Pelajari selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Break Even Point (BEP): Pengertian, Rumus, Hingga Manfaatnya","og_description":"BEP (Break Even Point) adalah suatu hal yang wajib pebisnis pahami agar bisa memastikan keuntungan. Pelajari selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-06-26T04:00:19+00:00","article_modified_time":"2025-09-22T08:03:07+00:00","og_image":[{"width":2000,"height":1333,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/man-calculating-fixed-cost-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Alfian Dimas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Alfian Dimas","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/"},"author":{"name":"Alfian Dimas","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8"},"headline":"Break Even Point (BEP): Pengertian, Rumus, Hingga Manfaatnya","datePublished":"2025-06-26T04:00:19+00:00","dateModified":"2025-09-22T08:03:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/"},"wordCount":803,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/","name":"Break Even Point (BEP): Pengertian, Rumus, Hingga Manfaatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-06-26T04:00:19+00:00","dateModified":"2025-09-22T08:03:07+00:00","description":"BEP (Break Even Point) adalah suatu hal yang wajib pebisnis pahami agar bisa memastikan keuntungan. Pelajari selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/apa-itu-bep\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Break Even Point (BEP): Pengertian, Rumus, Hingga Manfaatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8","name":"Alfian Dimas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Alfian Dimas"},"description":"Seorang SEO Specialist &amp; Content Writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun di beragam industri seperti OTT (Over The Top), Hukum, Kesehatan, &amp; e-Commerce. Saat ini bereda di industri B2B untuk memperluas wawasan terkait bisnis.","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/alfian\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9079"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9079"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9079\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28399,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9079\/revisions\/28399"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28398"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9079"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9079"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9079"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}