{"id":9038,"date":"2022-12-27T15:15:45","date_gmt":"2022-12-27T08:15:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=9038"},"modified":"2025-10-11T11:48:11","modified_gmt":"2025-10-11T04:48:11","slug":"cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Kurva Permintaan dan Penawaran"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Cara Membuat Kurva <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/permintaan-dan-penawaran\/\">Permintaan dan Penawaran<\/a><\/strong> &#8211; Dalam bisnis, penawaran dan permintaan adalah dua faktor utama yang mengatur pembelian dan penjualan barang. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu hubungan antara keduanya dapat menjadi penting dalam menentukan hal-hal khususnya harga. <\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui harga suatu komoditas ditentukan oleh interaksi penawaran dan permintaan di pasar. <\/p>\n\n\n\n<p>Harga yang dihasilkan disebut sebagai harga keseimbangan dan mewakili kesepakatan antara produsen dan konsumen barang tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam ilmu ekonomi terdapat sebuah hukum <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/kurva-permintaan-dan-penawaran\/\">kurva penawaran dan permintaan<\/a>, kurva permintaan sebuah permintaan suatu barang akan meningkat jika harganya turun. Sedang kurva peenawaran akan meningkat jika suatu harga naik, maka barang yang ditawarkan juga akan naik. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika kalian sudah tahu kedua dasar tersebut, maka kalian bisa membuat kurva permintaan dan penawaran dengan sangat mudah. Nah berikut cara membuat kurva permintaan dan penawaran. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_kurva_penawaran_dan_permintaan\"><\/span><strong>Apa itu kurva penawaran dan permintaan?&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/kurva-permintaan-dan-penawaran\/\">Kurva penawaran dan permintaan<\/a> adalah grafik yang mewakili hubungan antara seberapa banyak suatu produk tersedia di pasar dan seberapa banyak konsumen di pasar menginginkan produk tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Dua garis grafik ini menggambarkan hubungan antara harga dan permintaan untuk kedua faktor tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/kurva-permintaan-dan-penawaran\/\">Kurva Permintaan dan Penawaran (Analogi dalam Kehidupan Berbisnis)<\/a><strong><br><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kurva_Penawaran%EF%BB%BF\"><\/span><strong>Kurva Penawaran\ufeff<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kurva penawaran adalah representasi grafis dari korelasi antara biaya barang atau jasa dan kuantitas yang ditawarkan untuk periode tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini jumlah komoditas yang ditawarkan di pasar tidak hanya bergantung pada harga yang dapat diperoleh untuk komoditas tersebut, tetapi juga pada banyak faktor potensial lainnya, seperti harga produk pengganti, teknologi produksi, dan ketersediaan serta biaya tenaga kerja dan lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam ilustrasi tipikal, harga akan muncul di sumbu vertikal kiri, sedangkan kuantitas yang ditawarkan akan muncul di sumbu horizontal.<br><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Kurva_Penawaran_Bekerja%EF%BB%BF\"><\/span><strong>Cara Kurva Penawaran Bekerja\ufeff<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Kurva penawaran akan bergerak ke atas dari kiri ke kanan, yang menyatakan hukum penawaran bahwa ketika harga suatu komoditas meningkat, jumlah yang ditawarkan meningkat (semuanya dianggap sama).<br><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Kurva_Penawaran_Kedai_Mie_Ayam%EF%BB%BF\"><\/span><strong>Contoh Kurva Penawaran Kedai Mie Ayam\ufeff<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>Titik<\/td><td>Harga (per mangkok dalam rupiah)<\/td><td>Jumlah yang ditawarkan (mangkok)<\/td><\/tr><tr><td>A<\/td><td>Rp. 16.000<\/td><td>160<\/td><\/tr><tr><td>B<\/td><td>Rp. 14.000<\/td><td>140<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa kurva akan bergerak akibat perubahan harga barang itu sendiri. Dimana pada saat harga mie ayam Rp14.000,00 jumlah mie ayam yang ditawarkan adalah sebesar 140 mangkok. <\/p>\n\n\n\n<p>Melihat kondisi mie ayam yang laris terjual maka diputuskan untuk menaikan harganya menjadi Rp. 16.000. <\/p>\n\n\n\n<p>Ketika harganya naik menjadi Rp16.000,00 mengakibatkan bertambahnya jumlah mie ayam yang ditawarkan dari 140 mangkok menjadi 160 mangkok.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/cara-membuat-kwitansi-di-word-excel-mudah\/\">Cara Membuat Kwitansi Di Word, Excel Mudah Dan Cepat<\/a><strong><br><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kurva_Permintaan_%EF%BB%BF\"><\/span><strong>Kurva Permintaan&nbsp;\ufeff<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kurva permintaan adalah pelengkap kurva penawaran, dalam hukum penawaran dan permintaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Sejumlah faktor dapat mempengaruhi permintaan. Berikut ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kurva permintaan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Daya Beli Pasar<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Penghasilan seseorang akan memainkan peran penting dalam strategi penggunaan uang. <\/p>\n\n\n\n<p>Semakin tinggi pendapatan, semakin tinggi daya beli barang tertentu. Nah, daya beli yang tinggi ini akan meningkatkan permintaan terhadap produk tersebut.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Kualitas Barang<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Semakin baik kualitas produk dan jasa yang ditawarkan produsen, maka semakin tinggi pula harganya. <\/p>\n\n\n\n<p>Konsumen yang setia dengan produk yang berkualitas tentu akan membayar berapapun harga yang ditawarkan.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Kenaikan Harga Barang Lainnya<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Tidak hanya kualitas, peningkatan permintaan terhadap suatu produk juga terjadi akibat kenaikan harga barang pengganti atau substitusi. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya saat Idul Adha, harga kambing dan sapi akan naik. Keduanya memiliki fungsi yang sama namun berbeda jenis.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Tidak seperti kurva penawaran, kurva permintaan miring ke bawah, karena semakin tinggi harga suatu barang, semakin sedikit pula permintaan akan barang tersebut.&nbsp;<br><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Kurva_Permintaan_Kedai_Mie_Ayam%EF%BB%BF\"><\/span><strong>Contoh Kurva Permintaan Kedai Mie Ayam\ufeff<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>Titik<\/td><td>Harga (per mangkok dalam rupiah)<\/td><td>Jumlah yang ditawarkan (mangkok)<\/td><\/tr><tr><td>A<\/td><td>Rp. 16.000<\/td><td>140<\/td><\/tr><tr><td>B<\/td><td>Rp. 14.000<\/td><td>160<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa kurva akan bergerak akibat perubahan harga barang itu sendiri. <\/p>\n\n\n\n<p>Dimana pada saat harga mie ayam Rp16.000,00 jumlah mie ayam yang diminta adalah sebesar 140 mangkok. Melihat kondisi mie ayam tersebut maka diputuskan untuk menurunkan harganya menjadi Rp. 14.000. <\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga ketika harganya turun menjadi Rp14.000,00 mengakibatkan bertambahnya jumlah mie ayam yang diminta dari 140 mangkok menjadi 160 mangkok.<br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_kurva_penawaran_dan_permintaan_berguna\"><\/span><strong>Mengapa kurva penawaran dan permintaan berguna?&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Memahami hukum penawaran dan permintaan dan melihatnya secara visual terwakili pada kurva penawaran dan permintaan, memahami dan menafsirkan data ini secara efektif bisa sangat berguna. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini dapat membantu Anda memahami dan memprediksi kondisi pasar dan pengaruh perubahan kondisi terhadap penjualan dan profitabilitas. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu kurva permintaan dan kurva penawaran dapat digunakan untuk membantu menentukan harga dan jumlah barang di pasar serta berguna untuk merencanakan dan menentukan keseimbangan pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan singkat seputar bagaimana cara membuat kurva permintaan dan penawaran beserta <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/contoh-kasus-permintaan\/\">contoh kasus permintaan dan penawaran<\/a>. Untuk kalian para pelaku usaha bisnis, kalian bisa menggunakan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/\">Software Aplikasi Invoice Online<\/a> dari Paper.id untuk mempermudah bisnis kalian. Yuk pakai aplikasi nya dengan klik tombol dibawah ini. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-button aligncenter\"><a class=\"wp-block-button__link has-vivid-cyan-blue-background-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register?entry_point=landing-page\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang&nbsp;<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Membuat Kurva Permintaan dan Penawaran &#8211; Dalam bisnis, penawaran dan permintaan adalah dua faktor utama yang mengatur pembelian dan penjualan barang. Oleh karena itu hubungan antara keduanya dapat menjadi penting dalam menentukan hal-hal khususnya harga. Diketahui harga suatu komoditas ditentukan oleh interaksi penawaran dan permintaan di pasar. Harga yang dihasilkan disebut sebagai harga keseimbangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9042,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Kurva Permintaan dan Penawaran Mudah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara membuat kurva penawaran dan permintaan adalah dua faktor utama yang mengatur pembelian dan penjualan barang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Kurva Permintaan dan Penawaran Mudah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara membuat kurva penawaran dan permintaan adalah dua faktor utama yang mengatur pembelian dan penjualan barang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-27T08:15:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-11T04:48:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/jacques-dillies-jcav1COVvOc-unsplash.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"209\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"paperblog\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"paperblog\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Kurva Permintaan dan Penawaran Mudah","description":"Cara membuat kurva penawaran dan permintaan adalah dua faktor utama yang mengatur pembelian dan penjualan barang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Kurva Permintaan dan Penawaran Mudah","og_description":"Cara membuat kurva penawaran dan permintaan adalah dua faktor utama yang mengatur pembelian dan penjualan barang.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2022-12-27T08:15:45+00:00","article_modified_time":"2025-10-11T04:48:11+00:00","og_image":[{"width":600,"height":209,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/jacques-dillies-jcav1COVvOc-unsplash.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"paperblog","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"paperblog","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/"},"author":{"name":"paperblog","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05"},"headline":"Cara Membuat Kurva Permintaan dan Penawaran","datePublished":"2022-12-27T08:15:45+00:00","dateModified":"2025-10-11T04:48:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/"},"wordCount":750,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/","name":"Cara Membuat Kurva Permintaan dan Penawaran Mudah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-12-27T08:15:45+00:00","dateModified":"2025-10-11T04:48:11+00:00","description":"Cara membuat kurva penawaran dan permintaan adalah dua faktor utama yang mengatur pembelian dan penjualan barang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/cara-membuat-kurva-permintaan-dan-penawaran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Kurva Permintaan dan Penawaran"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05","name":"paperblog","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","caption":"paperblog"},"sameAs":["https:\/\/www.paper.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/paperblog\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9038"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9038"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9038\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13005,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9038\/revisions\/13005"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9042"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9038"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9038"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9038"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}