{"id":8692,"date":"2025-06-25T16:22:29","date_gmt":"2025-06-25T09:22:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=8692"},"modified":"2025-09-22T15:02:42","modified_gmt":"2025-09-22T08:02:42","slug":"pembelian-bersih-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/","title":{"rendered":"Apa Itu Pembelian Bersih: Rumus, Cara Menghitung, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam menjalankan bisnis, tidak semua pembelian yang kamu lakukan akan langsung tercatat sebagai biaya penuh. Ada diskon,<em> cashback<\/em>, hingga retur barang yang bisa mengurangi total pembelianmu. Nah, di sinilah pentingnya memahami konsep pembelian bersih atau <em>net purchases<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menghitung pembelian bersih, kamu bisa mengetahui nilai pembelian yang sebenarnya, yang sudah dikurangi potongan dan pengembalian. Hal ini sangat berguna untuk menyusun laporan keuangan, menentukan HPP (Harga Pokok Penjualan), hingga mengevaluasi efisiensi pembelian dalam bisnismu.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, berikut pembahasan mengenai apa itu pembelian bersih, rumus yang digunakan, cara menghitungnya, serta contoh aplikasinya dalam bisnis!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Pembelian_Bersih\"><\/span><strong>Apa Itu Pembelian Bersih?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pembelian bersih adalah total biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membeli barang dagangan, setelah dikurangi retur pembelian, potongan harga, dan diskon dari <em>supplier<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Istilah <em>net purchases<\/em> ini digunakan untuk menggambarkan pengeluaran riil yang benar-benar terjadi dalam proses pengadaan barang, baik secara tunai maupun kredit.<\/p>\n\n\n\n<p>Nilai pembelian bersih sangat penting dalam dunia akuntansi karena menjadi salah satu komponen utama dalam perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP).<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, dengan menghitung <em>net purchases<\/em>, kamu bisa mendapatkan gambaran yang lebih akurat mengenai biaya yang dikeluarkan untuk stok barang dalam periode tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/laporan-harga-pokok-penjualan\/\">Cara Membuat Laporan Harga Pokok Penjualan dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumus_Pembelian_Bersih\"><\/span><strong>Rumus Pembelian Bersih<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menghitung pembelian bersih, kamu bisa menggunakan rumus berikut:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Pembelian Bersih = (Pembelian Kotor + Ongkos Kirim) \u2013 (Retur Pembelian + Potongan Pembelian)<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Keterangan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Pembelian Kotor<\/strong>: Total keseluruhan pembelian yang dilakukan selama periode tertentu, tanpa mengurangi retur atau potongan dalam bentuk apa pun.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ongkos Kirim<\/strong>: Biaya pengiriman yang dikeluarkan perusahaan untuk membawa barang dari <em>supplier<\/em> ke lokasi usaha.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Retur Pembelian<\/strong>: Nilai barang yang dikembalikan ke <em>supplier<\/em> karena alasan seperti kerusakan, cacat, atau tidak sesuai pesanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Potongan Pembelian<\/strong>: Potongan harga dari <em>supplier<\/em>, baik berupa diskon karena pembelian dalam jumlah besar, <em>cashback<\/em>, maupun potongan dagang lainnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mudah_Menghitung_Pembelian_Bersih\"><\/span><strong>Cara Mudah Menghitung Pembelian Bersih<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengacu pada rumus di atas, maka langkah-langkah untuk menghitung pembelian bersih:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Hitung_pembelian_kotor_dan_ongkos_kirim\"><\/span>1. Hitung pembelian kotor dan ongkos kirim<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah awal adalah menghitung total pembelian kotor dalam periode tertentu, misalnya satu bulan, semester, atau tahun. Pembelian kotor merupakan akumulasi semua transaksi pembelian yang dilakukan perusahaan selama periode tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Informasi tersebut bisa kamu lihat pada invoice atau laporan pembelian dalam catatan keuangan. Setelah itu, hitung juga biaya pengiriman barang dari <em>supplier<\/em> ke lokasi usahamu. Besaran ongkos kirim ini biasanya tercantum di invoice pembelian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jumlahkan_pembelian_kotor_dan_ongkos_kirim_X\"><\/span>2. Jumlahkan pembelian kotor dan ongkos kirim (X)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah datanya didapat, jumlahkan nilai pembelian kotor dengan ongkos kirim. Hasil penjumlahan ini kita sebut sebagai X. Jika tidak ada ongkos kirim, cukup isikan 0 atau kosongkan saja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tentukan_nilai_retur_pembelian_dan_potongan_pembelian\"><\/span>3. Tentukan nilai retur pembelian dan potongan pembelian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Berikutnya, identifikasi jumlah retur pembelian dan potongan pembelian. Retur pembelian adalah nilai barang yang dikembalikan ke pemasok karena rusak, cacat, atau tidak sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, potongan pembelian meliputi pengurangan harga dari <em>supplier<\/em>, seperti diskon pembelian besar, <em>cashback<\/em>, atau diskon dagang. Informasi ini biasanya terdapat di invoice atau nota retur.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jumlahkan_retur_dan_potongan_pembelian_Y\"><\/span>4. Jumlahkan retur dan potongan pembelian (Y)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gabungkan nilai retur pembelian dan potongan pembelian tersebut. Hasilnya kita namakan Y untuk mempermudah perhitungan akhir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Kurangi_X_dengan_Y\"><\/span>5. Kurangi X dengan Y<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah terakhir adalah mengurangi nilai X (pembelian kotor + ongkos kirim) dengan Y (retur pembelian + potongan pembelian). Hasil dari pengurangan inilah yang disebut sebagai <em>net purchases<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar semua proses perhitungan di atas lebih cepat dan akurat jika kamu menggunakan Paper.id. Tidak hanya bisa mencatat pembelian, Paper.id juga menawarkan fitur lengkap yang mendukung efisiensi pencatatan dan pembayaran antar bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai platform <em>invoicing <\/em>dan pembayaran antar bisnis, kamu bisa buat dan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/kirim-invoice.php\">kirim invoice<\/a> pembelian langsung ke <em>supplier<\/em>, lengkap dengan diskon, biaya kirim, dan termin pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Menariknya, kamu bisa <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/paperpay-out.php\">bayar invoice pembelian<\/a> tersebut langsung dari <em>dashboard<\/em> Paper.id. Tersedia 30+ metode pembayaran, mulai dari transfer bank, kartu kredit, <em>e-wallet<\/em>, kode QR, hingga <em>marketplace<\/em>, tanpa perlu pindah platform\u2013cukup klik dan bayar!<\/p>\n\n\n\n<p>Mau proses pembelian dan pembayaran ke <em>supplier<\/em> jadi lebih cepat dan rapi? Pakai Paper.id sekarang, gratis! Klik tombol di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=pilar_pembelian_bersih&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><strong>Gunakan Paper.id Sekarang<\/strong><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rumus-hpp-pkwu\/\">Rumus HPP PKWU dan Contoh Perhitungannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Perhitungan_Pembelian_Bersih_Pada_Bisnis\"><\/span><strong>Contoh Perhitungan Pembelian Bersih Pada Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Misalkan perusahaan PT Pakar Digital Global membeli membeli peralatan kantor dengan nilai pembelian kotor sebesar Rp12.000.000. Untuk pengiriman barang tersebut, perusahaan mengeluarkan biaya ongkir sebesar Rp750.000.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, terdapat barang cacat senilai Rp1.500.000 yang dikembalikan, dan perusahaan juga mendapatkan potongan pembelian sebesar Rp250.000 dari <em>supplier<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Diketahui<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pembelian Kotor: Rp12.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Ongkos Kirim: Rp750.000<\/li>\n\n\n\n<li>Retur Pembelian: Rp1.500.000<\/li>\n\n\n\n<li>Potongan Pembelian: Rp250.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Penyelesaian<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group is-vertical is-layout-flex wp-container-3 wp-block-group-is-layout-flex\">\n<p><strong>Rumus Pembelian Bersih = (Pembelian Kotor + Ongkos Kirim) \u2013 (Retur Pembelian + Potongan Pembelian)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>= (12.000.000 + 750.000) \u2013 (1.500.000 + 250.000)<\/p>\n\n\n\n<p>= 12.750.000 \u2013 1.750.000 = Rp11.000.000<\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<p>Jadi, dapat disimpulkan bahwa pembelian bersih perusahaan PT Pakar Digital Global untuk periode tersebut adalah <strong>Rp11.000.000<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Menghitung_Pembelian_Bersih\"><\/span><strong>Manfaat Menghitung Pembelian Bersih<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menghitung pembelian bersih memiliki berbagai manfaat penting bagi bisnis. Berikut empat di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Memberikan_data_biaya_yang_lebih_akurat\"><\/span>1. Memberikan data biaya yang lebih akurat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menghitung pembelian bersih, kamu akan memperoleh gambaran biaya akuisisi barang yang lebih tepat. Informasi ini mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam hal alokasi anggaran dan perencanaan keuangan yang sehat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengevaluasi_kinerja_supplier\"><\/span>2. Mengevaluasi kinerja <em>supplier<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Net purchases<\/em> juga membantu kamu menilai efektivitas <em>supplier<\/em>. Dengan membandingkan nilai pembelian bersih dari masing-masing <em>supplier<\/em>, kamu bisa mengetahui siapa yang memberikan penawaran terbaik dari sisi harga, kualitas, dan layanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mengoptimalkan_manajemen_persediaan\"><\/span>3. Mengoptimalkan manajemen persediaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perhitungan pembelian bersih memudahkan pemantauan stok agar sesuai kebutuhan, sehingga membantu menghindari penumpukan barang yang tidak perlu, yang dapat mengurangi keuntungan dan memperlambat<em> cash flow<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mendukung_perencanaan_keuangan\"><\/span>4. Mendukung perencanaan keuangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Data pembelian bersih bisa menjadi dasar dalam menyusun rencana keuangan jangka panjang. Dengan begitu, kamu bisa memproyeksikan pengeluaran masa depan secara lebih akurat dan menyusun strategi keuangan yang efisien.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rumus-hpp-perusahaan-dagang\/\">Rumus HPP Perusahaan Dagang dan Contoh Perhitungan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikian penjelasan mengenai pembelian bersih secara lengkap. Menghitung <em>net purchases <\/em>menjadi langkah strategis yang membantu kamu memahami seberapa efisien proses pembelian dalam bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengetahui nilai riil pembelian\u2014setelah dikurangi retur dan potongan\u2014kamu bisa menyusun laporan keuangan yang lebih akurat, mengatur stok dengan lebih tepat, serta mengambil keputusan pembelian yang lebih bijak di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun tentu, proses ini akan jadi jauh lebih mudah jika kamu tidak melakukannya secara manual.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, dengan fitur <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php\">Laporan Keuangan<\/a> dari Paper.id, kamu bisa langsung memantau berapa total pembelian kotor, retur, dan pembelian bersih tanpa harus hitung satu per satu. Semuanya tercatat otomatis dan siap kamu akses kapan saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya itu, integrasi dengan fitur <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/inventory.php\">Inventory<\/a> juga membantu kamu melacak barang mana yang sudah masuk, dikembalikan, atau masih dalam proses, langsung dari <em>dashboard<\/em> yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, coba Paper.id sekarang dan rasakan efisiensinya langsung di bisnismu!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam menjalankan bisnis, tidak semua pembelian yang kamu lakukan akan langsung tercatat sebagai biaya penuh. Ada diskon, cashback, hingga retur barang yang bisa mengurangi total pembelianmu. Nah, di sinilah pentingnya memahami konsep pembelian bersih atau net purchases. Dengan menghitung pembelian bersih, kamu bisa mengetahui nilai pembelian yang sebenarnya, yang sudah dikurangi potongan dan pengembalian. Hal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":28385,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Pembelian Bersih: Rumus, Cara Menghitung, &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari apa itu pembelian bersih, rumus yang digunakan, cara menghitungnya, serta contoh aplikasinya dalam bisnis selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Pembelian Bersih: Rumus, Cara Menghitung, &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari apa itu pembelian bersih, rumus yang digunakan, cara menghitungnya, serta contoh aplikasinya dalam bisnis selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-25T09:22:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-22T08:02:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/1725579250168.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"719\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Pembelian Bersih: Rumus, Cara Menghitung, & Contohnya","description":"Pelajari apa itu pembelian bersih, rumus yang digunakan, cara menghitungnya, serta contoh aplikasinya dalam bisnis selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Pembelian Bersih: Rumus, Cara Menghitung, & Contohnya","og_description":"Pelajari apa itu pembelian bersih, rumus yang digunakan, cara menghitungnya, serta contoh aplikasinya dalam bisnis selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/","og_site_name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-06-25T09:22:29+00:00","article_modified_time":"2025-09-22T08:02:42+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":719,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/1725579250168.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Apa Itu Pembelian Bersih: Rumus, Cara Menghitung, dan Contohnya","datePublished":"2025-06-25T09:22:29+00:00","dateModified":"2025-09-22T08:02:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/"},"wordCount":1044,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/","name":"Apa Itu Pembelian Bersih: Rumus, Cara Menghitung, & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-06-25T09:22:29+00:00","dateModified":"2025-09-22T08:02:42+00:00","description":"Pelajari apa itu pembelian bersih, rumus yang digunakan, cara menghitungnya, serta contoh aplikasinya dalam bisnis selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/pembelian-bersih-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Pembelian Bersih: Rumus, Cara Menghitung, dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8692"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8692"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8692\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28387,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8692\/revisions\/28387"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28385"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8692"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8692"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8692"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}