{"id":8178,"date":"2025-03-10T15:14:58","date_gmt":"2025-03-10T08:14:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=8178"},"modified":"2025-10-08T16:19:04","modified_gmt":"2025-10-08T09:19:04","slug":"hpp-pengertian-cara-menghitungnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/","title":{"rendered":"HPP Adalah: Pengertian, Komponen, &#038; Contoh Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Saat menjalankan bisnis, salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah, \u201cBerapa biaya sebenarnya dari produk atau jasa yang dijual?\u201d Pertanyaan ini mengarah langsung ke HPP atau Harga Pokok Penjualan. Nah, HPP ini menjadi kunci utama untuk mengetahui apakah bisnis kamu berjalan dengan efisien dan menghasilkan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, mengetahui HPP tidak hanya penting untuk menilai profitabilitas, tapi juga untuk memastikan harga jual yang tepat. Dengan memahami komponen-komponen dan cara menghitungnya, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih cerdas dalam menentukan strategi penjualan dan mengelola stok barang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, apa saja yang membentuk HPP dan bagaimana cara menghitungnya? Untuk itu, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_HPP_Harga_Pokok_Penjualan\"><\/span><strong>Apa Itu HPP (Harga Pokok Penjualan)?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Harga Pokok Penjualan atau HPP adalah total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa yang dijual dalam suatu periode. HPP ini meliputi seluruh pengeluaran langsung, seperti biaya bahan baku, tenaga kerja, serta biaya <em>overhead<\/em> yang terkait dengan proses produksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhitungan ini bisa menjadi salah satu ciri bahwa sebuah bisnis mendapatkan laba atau rugi dengan cara membandingkan berbagai pengeluaran yang ada seperti material, gaji, dan lain sebagianya.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, menghitung HPP sangat penting untuk menentukan dua metrik penting dalam suatu bisnis, yaitu laba kotor dan juga margin kotornya. Semakin tinggi nilai harga pokok penjualan, maka laba kotor yang diterima pun semakin kecil, dan sebaliknya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rumus-hpp\/\">Rumus Harga Pokok Penjualan (HPP) dan Contoh Hitung Mudahnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Rumus_Cara_Menghitung_Harga_Pokok_Penjualan_HPP\"><\/span>Contoh Rumus &amp; <strong>Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP<\/strong>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menghitung HPP bisa jadi langkah penting untuk mengetahui biaya total yang dikeluarkan dalam produksi barang. <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rumus-hpp\/\">Rumus sederhana untuk menghitung HPP<\/a> adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>HPP = (Persediaan Awal + Pembelian Bersih) &#8211; Persediaan Akhir<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Persediaan Awal<\/strong>: Nilai barang yang tersedia pada awal periode.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pembelian Bersih<\/strong>: Total pembelian barang dagang setelah dikurangi potongan atau diskon.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Persediaan Akhir<\/strong>: Nilai barang yang tersisa di akhir periode.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan rumus ini, kamu bisa mendapatkan angka yang menunjukkan biaya produksi sebenarnya yang kamu keluarkan untuk setiap produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, kamu memiliki sebuah bisnis yang menjual pakaian, dan data untuk periode tertentu adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Persediaan Awal<\/strong>: Rp50.000.000<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pembelian Bersih<\/strong>: Rp200.000.000 (setelah dikurangi diskon dari pemasok)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Persediaan Akhir<\/strong>: Rp60.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan data ini, kita bisa menghitung HPP sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>HPP = (Persediaan Awal + Pembelian Bersih) &#8211; Persediaan Akhir<\/p>\n\n\n\n<p>= (Rp50.000.000 + Rp200.000.000) &#8211; Rp60.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp250.000.000 &#8211; Rp60.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>HPP = Rp190.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, HPP untuk periode tersebut adalah <strong>Rp190.000.000<\/strong>. Angka ini menunjukkan total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk yang terjual selama periode tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) untuk UMKM Makanan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komponen-Komponen_HPP\"><\/span><strong>Komponen-Komponen HPP<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>HPP terdiri dari beberapa komponen utama yang harus diperhitungkan dengan cermat:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Biaya_bahan_baku\"><\/span>1. Biaya bahan baku<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya langsung yang dikeluarkan untuk bahan mentah yang digunakan dalam proses produksi. Ini mencakup bahan utama yang dibutuhkan untuk membuat produk. Misalnya kamu menjalankan bisnis pembuatan meja kayu, biaya bahan baku termasuk biaya kayu, paku, dan lem yang digunakan dalam proses produksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Biaya_tenaga_kerja_langsung\"><\/span>2. Biaya tenaga kerja langsung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya yang terkait dengan gaji atau upah pekerja yang terlibat langsung dalam produksi. Pekerja ini biasanya adalah orang-orang yang bekerja langsung di jalur produksi. Misalkan dalam bisnis meja kayu tadi, biaya tenaga kerja langsung mencakup upah pekerja tukang kayu yang merakit meja.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Biaya_overhead\"><\/span>3. Biaya <em>overhead<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya overhead mencakup pengeluaran tambahan yang berhubungan dengan produksi tetapi bukan bagian langsung dari biaya bahan baku atau tenaga kerja. Ini termasuk biaya listrik untuk operasional pabrik, peralatan yang digunakan, dan sewa tempat produksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Persediaan_barang_dagang\"><\/span>4. Persediaan barang dagang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah stok barang yang dimiliki pada awal dan akhir periode akuntansi. Persediaan awal adalah jumlah barang yang tersedia di awal periode, sedangkan persediaan akhir adalah jumlah barang yang tersisa di akhir periode.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-hitung-hpp-manufaktur\/\">Cara Mudah dan Cepat Hitung HPP Manufaktur, Antiribet!<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Harga_Pokok_Penjualan_HPP_Penting_untuk_Bisnis\"><\/span><strong>Mengapa Harga Pokok Penjualan (HPP) Penting untuk Bisnis?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengetahui HPP sangat penting bagi keberhasilan bisnis, karena membantu dalam:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menentukan_harga_jual\"><\/span>1. Menentukan harga jual<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menghitung harga pokok penjualan secara akurat, kamu bisa menetapkan harga jual yang tetap menguntungkan tanpa merugikan pelanggan atau <em>buyer<\/em>. Dengan begitu, kamu dapat menetapkan harga jual yang tidak hanya menutupi biaya produksi tetapi juga memberikan margin keuntungan yang sehat.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika harga pokok penjualan sebuah produk adalah Rp50.000, maka untuk mendapatkan profit, harga jualnya harus lebih tinggi dari angka tersebut, tergantung pada strategi penetapan harga yang ingin diambil (seperti target margin atau persaingan pasar).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengontrol_persediaan_yang_ada\"><\/span>2. Mengontrol persediaan yang ada<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>HPP juga membantu dalam pengelolaan stok barang, sehingga kamu bisa menghindari kelebihan atau kekurangan persediaan. Misalnya, dalam bisnis ritel, jika persediaan barang dagangan terlalu tinggi dan tidak terjual, biaya penyimpanan bisa meningkat, sehingga mengurangi laba. Mengetahui harga pokok penjualan dan stok barang membantu mencegah <em>overstocking<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membuat_laporan_keuangan_lebih_akurat\"><\/span>3. Membuat laporan keuangan lebih akurat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>HPP berperan penting dalam menyusun laporan laba rugi yang mencerminkan kinerja keuangan bisnis secara keseluruhan. Laporan laba rugi yang akurat sangat penting untuk mengevaluasi kinerja bisnis secara keseluruhan dan memastikan bahwa keuangan bisnis dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menilai_efisiensi_produksi\"><\/span>4. Menilai efisiensi produksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan HPP, kamu bisa mengidentifikasi bagian dari proses produksi yang memerlukan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya. Jika harga pokok penjualan meningkat tanpa adanya peningkatan harga jual, hal ini bisa menjadi tanda bahwa ada proses produksi yang tidak efisien atau ada kenaikan biaya bahan baku, tenaga kerja, atau overhead yang perlu diperhatikan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/cara-hitung-hpp-minuman\/\">Cara Mudah Menghitung HPP Minuman Kekinian untuk Pemula<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Nah, itu dia penjelasan mengenai HPP atau Harga Pokok Penjualan yang sangat penting untuk bisnis. Pada kesimpulannya, harga pokok penjualan bukan sekadar angka, tetapi alat yang sangat berguna untuk mengukur efisiensi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami HPP, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih bijaksana terkait penetapan harga, strategi penjualan, serta pengelolaan keuangan. Mengetahui biaya yang sebenarnya dikeluarkan untuk setiap produk juga membantu bisnis berkembang lebih sehat dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mempermudah perhitungan HPP dan memastikan semua biaya terkait produksi tercatat secara akurat, kamu bisa memanfaatkan aplikasi seperti Paper.id. Aplikasi ini menawarkan fitur <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/akuntansi-gratis.php\">software akuntansi gratis<\/a> yang <em>user-friendly <\/em>dan otomatis, yang dapat membantumu dalam menghitung seluruh komponen HPP tanpa repot.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Paper.id juga menyusun <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php\">laporan keuangan online<\/a> secara otomatis dan praktis, sehingga kamu bisa lebih fokus mengoptimalkan strategi bisnis dan mengelola keuangan dengan lebih baik. Di Paper.id, kamu juga bisa mengakses 30+ opsi pembayaran mulai dari transfer bank, Virtual Account, QRIS, marketplace (Shopee, Tokopedia, Blibli), hingga kartu kredit untuk mengoptimalkan tempo pembayaran bisnismu!<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, daftarkan usaha kamu sekarang juga di Paper.id dan nikmati semua fitur yang tersedia dengan cara klik tombol di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-button aligncenter\"><a class=\"wp-block-button__link has-very-light-gray-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=hpp_adalah&amp;utm_content=cta_button\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Daftar Sekarang<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat menjalankan bisnis, salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah, \u201cBerapa biaya sebenarnya dari produk atau jasa yang dijual?\u201d Pertanyaan ini mengarah langsung ke HPP atau Harga Pokok Penjualan. Nah, HPP ini menjadi kunci utama untuk mengetahui apakah bisnis kamu berjalan dengan efisien dan menghasilkan keuntungan. Sebenarnya, mengetahui HPP tidak hanya penting untuk menilai profitabilitas, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":22352,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6844],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>HPP Adalah: Pengertian, Komponen, Rumus &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu Harga Pokok Penjualan (HPP), apa saja yang membentuknya dan bagaimana cara menghitung HPP yang benar? Simak penjelasan disini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"HPP Adalah: Pengertian, Komponen, Rumus &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Harga Pokok Penjualan (HPP), apa saja yang membentuknya dan bagaimana cara menghitung HPP yang benar? Simak penjelasan disini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-10T08:14:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T09:19:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/hpp-adalah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"HPP Adalah: Pengertian, Komponen, Rumus & Contohnya","description":"Apa itu Harga Pokok Penjualan (HPP), apa saja yang membentuknya dan bagaimana cara menghitung HPP yang benar? Simak penjelasan disini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"HPP Adalah: Pengertian, Komponen, Rumus & Contohnya","og_description":"Apa itu Harga Pokok Penjualan (HPP), apa saja yang membentuknya dan bagaimana cara menghitung HPP yang benar? Simak penjelasan disini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-03-10T08:14:58+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T09:19:04+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/hpp-adalah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"HPP Adalah: Pengertian, Komponen, &#038; Contoh Cara Menghitungnya","datePublished":"2025-03-10T08:14:58+00:00","dateModified":"2025-10-08T09:19:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/"},"wordCount":1030,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/","name":"HPP Adalah: Pengertian, Komponen, Rumus & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-03-10T08:14:58+00:00","dateModified":"2025-10-08T09:19:04+00:00","description":"Apa itu Harga Pokok Penjualan (HPP), apa saja yang membentuknya dan bagaimana cara menghitung HPP yang benar? Simak penjelasan disini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/hpp-pengertian-cara-menghitungnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"HPP Adalah: Pengertian, Komponen, &#038; Contoh Cara Menghitungnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8178"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8178"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8178\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31229,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8178\/revisions\/31229"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22352"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}