{"id":7220,"date":"2025-04-06T09:48:47","date_gmt":"2025-04-06T02:48:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=7220"},"modified":"2025-09-23T18:08:31","modified_gmt":"2025-09-23T11:08:31","slug":"supply-chain-financing-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/","title":{"rendered":"Supply Chain Financing: Apa Itu, Cara Kerja, dan Manfaatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Arus kas adalah darah kehidupan bisnis. Tanpa arus kas yang lancar, perusahaan akan sulit untuk memenuhi kewajibannya, membayar karyawan, dan berinvestasi dalam pertumbuhan. Dalam perekonomian global yang semakin kompetitif, arus kas yang lancar menjadi semakin penting untuk menjaga daya saing.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Supply Chain Financing<\/em> (SCF) adalah solusi inovatif yang dapat membantu perusahaan meningkatkan arus kasnya. SCF adalah layanan keuangan yang disediakan oleh lembaga keuangan kepada pemasok, distributor, atau <em>retailer <\/em>untuk membiayai pembelian barang atau jasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan SCF, bisnis yang kamu miliki juga dapat menjadi lebih optimal karena biasanya peminjam dapat memperoleh pembayaran yang lebih cepat atas pekerjaan yang sudah dilakukan tanpa harus menyediakan jaminan secara penuh. Lalu apa itu <em>Supply Chain Financing<\/em>? Simak informasinya dibawah ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/supply-chain-financing\/\">Kegunaan Supply Chain Financing Untuk Optimasi Operasional Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Supply_Chain_Financing\"><\/span><strong>Apa Itu <\/strong><strong><em>Supply Chain Financing<\/em><\/strong><strong>?&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Supply Chain Financing<\/em> merupakan sebuah pembiayaan modal usaha bagi para pemilik bisnis dengan cara membeli stok barang maupun jasa kepada <em>supplier<\/em>. Dengan begitu, para pelaku bisnis bisa menjalankan bisnisnya dengan baik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan SCF, para pebisnis terutama yang masih memiliki usaha skala kecil bisa dengan mudah mencari pendanaan untuk bisnisnya. Pasalnya, SCF dapat membantu bisnismu terkait pembiayaan untuk membeli stok barang dari <em>supplier<\/em>, bahkan sebelum kamu menerima pembayaran dari pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>SCF dapat menjadi solusi yang sangat menguntungkan bagi bisnis, terutama jika kamu:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Memiliki arus kas yang tidak stabil<\/li>\n\n\n\n<li>Membutuhkan modal kerja tambahan untuk ekspansi<\/li>\n\n\n\n<li>Ingin meningkatkan efisiensi rantai pasokan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Selain supply chain financing, ada juga opsi pendanaan bisnis dengan menggunakan kartu kredit, khususnya kartu kredit yang memang didesain untuk kebutuhan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, kartu kredit bisnis Paper Pioneer Card.<\/p>\n\n\n\n<p>Paper Pioneer Card adalah kartu kredit virtual yang memudahkanmu untuk mengakses pendanaan hingga Rp50 juta. Dengan <em>cashback <\/em>di setiap transaksinya, kamu juga bisa menikmati banyak keuntungan dari penggunaan kartu ini!<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, simak selengkapnya tentang <strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/virtual-credit-card.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=supply_chain_financing\">Paper Pioneer Card<\/a><\/strong>. Jangan lupa juga untuk registrasikan bisnismu ke Paper.id untuk bisa jadi <em>eligible<\/em> sebagai pemilik kartu ini!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=supply_chain_financing&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\">Daftar Paper.id Gratis!<\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-16470\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Blog-Android-iOS-Landscape-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/distributor-financing-adalah\/\">Distributor Financing: Pengertian dan Pilihannya untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Kerja_Supply_Chain_Financing\"><\/span><strong>Cara Kerja <em>Supply Chain Financing<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara sederhana, cara kerja dari SCF adalah ketika kamu seorang pemilik bisnis atau <em>supplier<\/em> menjual invoice kepada bank atau lembaga keuangan lainnya sebagai penyedia dari SCF. Nantinya invoice yang dijual tersebut akan dibeli dengan harga diskon.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan SCF, kamu yang sebagai pebisnis bisa membeli barang atau jasa dengan mudah dan memiliki tambahan tempo pembayaran lebih lama jika dibandingkan tidak menggunakan SCF.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu saja, sebagai seorang pebisnis mendapatkan modal merupakan suatu kewajiban. Tujuannya sendiri adalah untuk menjaga arus kas bisnis sehingga kegiatan bisnis tetap berjalan dengan lancar, dan SCF bisa menjadi alternatif modal usahamu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/get-paid-faster.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=supply_chain_financing_adalah&amp;utm_content=banner\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-08.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-17359\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-08.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-08-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Banner-08-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Pakai_Supply_Chain_Financing\"><\/span><strong>Kenapa Pakai <\/strong><strong><em>Supply Chain Financing<\/em><\/strong><strong>?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Supply Chain Financing <\/em>(SCF) menjadi semakin menarik karena memegang peran krusial dalam meningkatkan likuiditas dan efisiensi dalam rantai pasokan. Dalam dunia bisnis yang terus berkembang, SCF memberikan manfaat besar, seperti:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Optimasi_arus_kas\"><\/span><strong>1. Optimasi arus kas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>SCF mampu memperpanjang tempo pembayaran. Selain itu juga memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan diskonto atau dana tunai yang tersedia lebih cepat. Dengan SCF juga kamu bisa&nbsp; Ini mengoptimalkan arus kas perusahaan dan mempercepat siklus keuangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Peningkatan_kolaborasi_dalam_supply_chain\"><\/span><strong>2. Peningkatan kolaborasi dalam <\/strong><strong><em>supply chain<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>SCF melibatkan berbagai pihak dalam rantai pasokan. Karena itu, kamu dapat mewujudkan kolaborasi yang lebih erat antara supplier, perusahaan, dan lembaga keuangan. Jadi, hubungan bisnis lebih kuat dan respons terhadap perubahan permintaan pasar pun lebih cepat dengan modal yang lebih cepat didapat untuk beradaptasi dengan perubahan<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Reduksi_risiko_fluktuasi_harga\"><\/span><strong>3. Reduksi risiko fluktuasi harga<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan memperpendek waktu pembayaran kepada <em>supplier<\/em>, perusahaan dapat mengurangi risiko terkait fluktuasi harga dan ketidakstabilan pasar, karena mendukung keberlangsungan operasional <em>supplier<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>SCF dapat menjadi solusi yang tepat bagi pelaku bisnis yang membutuhkan pendanaan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keuntungan_Menggunakan_Supply_Chain_Financing\"><\/span><strong>Keuntungan Menggunakan <\/strong><strong><em>Supply Chain Financing<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Supply Chain Financing <\/em>(SCF) adalah metode pembiayaan modal usaha yang melibatkan pemasok, pembeli, dan lembaga keuangan. SCF memiliki beberapa keuntungan yang dapat membantu pelaku bisnis, baik pemasok maupun pembeli.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keuntungan_bagi_pemasok\"><\/span><strong>Keuntungan bagi pemasok<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Meningkatkan_likuiditas\"><\/span>1. Meningkatkan likuiditas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>SCF dapat membantu pemasok untuk meningkatkan likuiditas mereka dengan mendapatkan pembayaran lebih cepat dari pembeli. Hal ini dapat membantu pemasok untuk memenuhi kebutuhan modal kerja mereka dan menghindari keterlambatan pembayaran kepada pemasok lain.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Meningkatkan_arus_kas\"><\/span>2. Meningkatkan arus kas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>SCF dapat membantu pemasok untuk meningkatkan arus kas mereka dengan mendapatkan pembayaran lebih cepat. Hal ini dapat membantu pemasok untuk memenuhi kewajiban keuangan mereka dan meningkatkan profitabilitas mereka.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Meningkatkan_hubungan_dengan_pembeli\"><\/span>3. Meningkatkan hubungan dengan pembeli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>SCF dapat membantu pemasok untuk meningkatkan hubungan dengan pembeli mereka. Hal ini karena SCF dapat membantu pemasok untuk memenuhi kebutuhan pembeli mereka dengan lebih cepat dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keuntungan_bagi_pembeli\"><\/span><strong>Keuntungan bagi pembeli<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Meningkatkan_efisiensi_dalam_pembayaran\"><\/span>1. Meningkatkan efisiensi dalam pembayaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>SCF dapat membantu pembeli untuk meningkatkan efisiensi dengan mendapatkan waktu yang lebih lama untuk membayar pemasok mereka. Hal ini dapat membantu pembeli untuk menghemat biaya modal dan meningkatkan profitabilitas mereka.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Meningkatkan_hubungan_dengan_pemasok\"><\/span>2. Meningkatkan hubungan dengan pemasok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>SCF dapat membantu pembeli untuk meningkatkan hubungan dengan pemasok. Hal ini karena SCF dapat membantu pembeli untuk memberikan dukungan keuangan kepada pemasok mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memilih_Supply_Chain_Financing_yang_Tepat\"><\/span><strong>Memilih <\/strong><strong><em>Supply Chain Financing<\/em><\/strong><strong> yang Tepat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi, tidak terkecuali dalam bidang finansial dengan munculnya konsep <em>financial technology <\/em>atau <em>fintech<\/em>, maka semakin banyak lembaga finansial yang menyediakan layanan <em>supply chain financing<\/em> ini dengan berbagai variasi produk yang beragam.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, setelah memahami mengenai SCF dan cara kerjanya tentu tahapan berikutnya adalah memilih perusahaan atau lembaga keuangan yang memiliki produk <em>Su pply chain financing<\/em> yang paling sesuai dengan bisnis yang kamu miliki. Sebaiknya dalam memilih SCF kamu dapat menyesuaikan pinjaman sesuai dengan kebutuhanmu.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu terdapat hal-hal lain, yang juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam proses pemilihan SCF mulai dari besarnya biaya bunga dan biaya layanan, besarnya persentase jumlah pencairan dana yang akan kamu terima, serta seberapa mudah proses yang harus kamu lalui untuk mendapatkan pendanaan rantai pasokan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan juga lembaga yang kamu akan gunakan atau yang akan kamu pilih sudah berizin resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga keamanan proses transaksi lebih terjamin. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arus kas adalah darah kehidupan bisnis. Tanpa arus kas yang lancar, perusahaan akan sulit untuk memenuhi kewajibannya, membayar karyawan, dan berinvestasi dalam pertumbuhan. Dalam perekonomian global yang semakin kompetitif, arus kas yang lancar menjadi semakin penting untuk menjaga daya saing. Supply Chain Financing (SCF) adalah solusi inovatif yang dapat membantu perusahaan meningkatkan arus kasnya. SCF [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7221,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7856],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Supply Chain Financing: Apa Itu, Cara Kerja, dan Manfaatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Supply chain financing adalah salah satu model pendanaan usaha yang dapat menguntungkan supplier &amp; pembeli. Simak penjelasannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Supply Chain Financing: Apa Itu, Cara Kerja, dan Manfaatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Supply chain financing adalah salah satu model pendanaan usaha yang dapat menguntungkan supplier &amp; pembeli. Simak penjelasannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-06T02:48:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-23T11:08:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Apa-Itu-Supply-Chain-Financing-Manfaatnya-Bagi-Supplier-Buyer-Dalam-Supply-Chain.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alfian Dimas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Supply Chain Financing: Apa Itu, Cara Kerja, dan Manfaatnya","description":"Supply chain financing adalah salah satu model pendanaan usaha yang dapat menguntungkan supplier & pembeli. Simak penjelasannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Supply Chain Financing: Apa Itu, Cara Kerja, dan Manfaatnya","og_description":"Supply chain financing adalah salah satu model pendanaan usaha yang dapat menguntungkan supplier & pembeli. Simak penjelasannya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/","og_site_name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-04-06T02:48:47+00:00","article_modified_time":"2025-09-23T11:08:31+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Apa-Itu-Supply-Chain-Financing-Manfaatnya-Bagi-Supplier-Buyer-Dalam-Supply-Chain.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Alfian Dimas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Alfian Dimas","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/"},"author":{"name":"Alfian Dimas","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8"},"headline":"Supply Chain Financing: Apa Itu, Cara Kerja, dan Manfaatnya","datePublished":"2025-04-06T02:48:47+00:00","dateModified":"2025-09-23T11:08:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/"},"wordCount":961,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pendanaan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/","name":"Supply Chain Financing: Apa Itu, Cara Kerja, dan Manfaatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-04-06T02:48:47+00:00","dateModified":"2025-09-23T11:08:31+00:00","description":"Supply chain financing adalah salah satu model pendanaan usaha yang dapat menguntungkan supplier & pembeli. Simak penjelasannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pendanaan\/supply-chain-financing-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Supply Chain Financing: Apa Itu, Cara Kerja, dan Manfaatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/89b404f7f6df31ed0311dbd27bf10fd8","name":"Alfian Dimas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42afe76eff4ffbb49ba8f9b9712c5c2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Alfian Dimas"},"description":"Seorang SEO Specialist &amp; Content Writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun di beragam industri seperti OTT (Over The Top), Hukum, Kesehatan, &amp; e-Commerce. Saat ini bereda di industri B2B untuk memperluas wawasan terkait bisnis.","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/alfian\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7220"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7220"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7220\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28077,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7220\/revisions\/28077"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}