{"id":6790,"date":"2023-03-29T20:41:51","date_gmt":"2023-03-29T13:41:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=6790"},"modified":"2025-09-22T14:05:45","modified_gmt":"2025-09-22T07:05:45","slug":"cara-membuat-purchase-order","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/","title":{"rendered":"3 Cara Membuat Purchase Order Yang Baik dan Benar!"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sebuah bisnis, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/purchase-order.php\">Purchase Order<\/a> <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sebuah dokumen yang penting, dimana dokumen ini dibuat oleh pembeli untuk pemesanan barang yang nantinya ditujukan kepada pihak penjual.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu bagaimana sih tahapan dalam pembuatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Purchase Order<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang benar? Simak penjelasan singkatnya.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/purchase-order\/\">Purchase Order, Dokumen Penting Dalam Pengadaan Barang<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Purchase_Order_PO\"><\/span><strong>Cara Membuat <i>Purchase Order<\/i> (PO)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini merupakan alur pembuatan Purchase Order :&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pemilik_Bisnis_Mencatat_Barang_Yang_Sudah_Habis_Stoknya\"><\/span>1. <b>Pemilik Bisnis Mencatat Barang Yang Sudah Habis Stoknya<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika ingin membuat sebuah Purchase Order, pemilik bisnis biasanya akan mencatat barang apa saja yang sudah habis.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu mereka akan mengabarkan kepada pihak supplier atau vendor untuk menyediakan barang yang ingin dibutuhkan bisnis tersebut.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, pada saat menyebutkan barang yang dibutuhkan, serta jumlah nya, dari situ mereka akan membuat dokumen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Purchase Order<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahap ini, pesanan pembelian akan langsung diberikan kepada pihak supplier<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Supplier_Vendor_Memeriksa_Purchase_Order_PO_dari_Pemilik_Bisnis\"><\/span><strong>2. Supplier \/ Vendor Memeriksa <i>Purchase Order <\/i>(PO) dari Pemilik Bisnis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika PO sudah dibuat, maka supplier akan melakukan pengecekan terhadap dokumen PO yang dibuat tersebut.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka akan melihat dokumen tersebut sekaligus mengecek persediaan barang yang ada di dalam gudang. Tujuannya sendiri adalah untuk mengetahui apakah persediaan barang mereka sudah cukup untuk memenuhi permintaan bisnis tersebut atau tidak.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu juga pembuatan PO secara manual tentunya akan rawan human error. Tentunya resiko tersebut akan semakin besar jika dokumen yang diurus banyak. Apalagi harus mengecek dokumen yang lain seperti delivery order dan juga invoice.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pembuatan_Invoice\"><\/span>3. <strong>Pembuatan Invoice&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika PO sudah disetujui, maka semua barang sudah siap. PO juga bisa menjadi indikasi bahwa kedua pihak telah sepakat dengan jumlah barang yang tertulis tersebut.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pihak supplier akan mengirimkan dokumen invoice dan mengirimkannya kepada pihak pemilik bisnis tersebut untuk dilakukan penagihan pembayaran.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau dokumen invoice telah terbuat, maka PO sudah tidak digunakan sebagai dokumen, karena hal itu sudah selesai.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/product-content\/contoh-purchase-order\/\">Contoh Dokumen Purchase Order Yang Bisa Kalian Pelajari!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tahapan_Dalam_Sistem_Purchase_Order_PO\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Tahapan Dalam Sistem Purchase Order (PO)<\/strong><\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa tahapan dalam sistem PO. Setiap perusahaan mungkin menerapkan sistem PO yang berbeda-beda. Berikut tahapan-tahapan dalam sistem PO secara umum:<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Membuat_PO\"><\/span>1. <b>Membuat PO<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian gudang memeriksa persediaan yang habis kemudian membuat daftar persediaan yang habis tersebut untuk kemudian diteruskan kepada bagian pembelian. Bagian pembelian kemudian mulai membuat PO sesuai permintaan dari bagian gudang dan mengirim rangkap PO kepada bagian keuangan untuk otorisasi pembelian dan pembayaran.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengirim_PO\"><\/span>2. <b>Mengirim PO<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah disetujui oleh bagian keuangan, PO mulai dikirim kepada pemasok. Diharapkan PO yang telah dikirim sudah mencantumkan secara detail kebutuhan persediaan dan berisikan informasi lengkap sesuai yang diperlukan pemasok saat membuat faktur nantinya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pemasok_Menyetujui_Pesanan_Pembelian\"><\/span><strong>3. <b>Pemasok Menyetujui Pesanan Pembelian<\/b><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini pemasok akan menyetujui PO yang telah mereka terima setelah mereka meninjau barang pesanan yang tercantum di PO.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Pembeli_Mencatat_PO\"><\/span><strong>4. <b>Pembeli Mencatat PO<\/b><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah disetujui oleh pemasok, perusahaan pembeli akan secara resmi mencatat PO pada bagian keuangan dan pemasok akan mulai mempersiapkan pengiriman barang yang diminta oleh pembeli.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat disimpulkan bahwa purchase order adalah sebuah surat permintaan barang dengan rincian penting seperti detail jumlah dan harga produk yang telah disepakati antara pembeli dan penjual yang dapat dijadikan sebagai alat bukti jual beli yang sah atas proses transaksi yang terjadi antara pembeli dan penjual.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah untuk mempermudah dalam pembuatan Invoice, kalian bisa menggunakan Paper.id. Dengan Paper.id kalian bisa buat PO secara digital loh. Selain itu juga bisa langsung di menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Purchase Invoice<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> secara otomatis, Yuk pakai Paper.id sekarang juga dengan klik tombol dibawah ini!<\/span><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register?utm_source=homepage&amp;utm_medium=daftar_gratis_button&amp;utm_campaign=homepage_navbar\">Daftar Sekarang<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam sebuah bisnis, Purchase Order sebuah dokumen yang penting, dimana dokumen ini dibuat oleh pembeli untuk pemesanan barang yang nantinya ditujukan kepada pihak penjual.&nbsp; Lalu bagaimana sih tahapan dalam pembuatan Purchase Order yang benar? Simak penjelasan singkatnya.&nbsp; Baca Juga: Purchase Order, Dokumen Penting Dalam Pengadaan Barang Cara Membuat Purchase Order (PO) Berikut ini merupakan alur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6791,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7848],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>3 Cara Membuat Purchase Order Yang Baik dan Benar!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara Membuat Purchase order, dalam pembuatan PO, ada beberapa tahapan yang harus kalian ketahui. Simak selengkapnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"3 Cara Membuat Purchase Order Yang Baik dan Benar!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara Membuat Purchase order, dalam pembuatan PO, ada beberapa tahapan yang harus kalian ketahui. Simak selengkapnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-29T13:41:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-22T07:05:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Tahap-Tahap-Dalam-Membuat-Purchase-Order-Di-Sebuah-Transaksi.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"3 Cara Membuat Purchase Order Yang Baik dan Benar!","description":"Cara Membuat Purchase order, dalam pembuatan PO, ada beberapa tahapan yang harus kalian ketahui. Simak selengkapnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"3 Cara Membuat Purchase Order Yang Baik dan Benar!","og_description":"Cara Membuat Purchase order, dalam pembuatan PO, ada beberapa tahapan yang harus kalian ketahui. Simak selengkapnya!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/","og_site_name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-03-29T13:41:51+00:00","article_modified_time":"2025-09-22T07:05:45+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Tahap-Tahap-Dalam-Membuat-Purchase-Order-Di-Sebuah-Transaksi.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"3 Cara Membuat Purchase Order Yang Baik dan Benar!","datePublished":"2023-03-29T13:41:51+00:00","dateModified":"2025-09-22T07:05:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/"},"wordCount":560,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Purchase Order"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/","name":"3 Cara Membuat Purchase Order Yang Baik dan Benar!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-03-29T13:41:51+00:00","dateModified":"2025-09-22T07:05:45+00:00","description":"Cara Membuat Purchase order, dalam pembuatan PO, ada beberapa tahapan yang harus kalian ketahui. Simak selengkapnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/cara-membuat-purchase-order\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"3 Cara Membuat Purchase Order Yang Baik dan Benar!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6790"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6790"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6790\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26219,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6790\/revisions\/26219"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}