{"id":6785,"date":"2021-01-19T22:02:33","date_gmt":"2021-01-19T15:02:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=6785"},"modified":"2025-10-08T18:48:35","modified_gmt":"2025-10-08T11:48:35","slug":"saluran-distribusi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/","title":{"rendered":"Saluran Distribusi: dari Produsen ke Konsumen"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar produsen tidak langsung menjual produk mereka kepada pemakai akhir atau konsumen dan melalui saluran distribusi. Alasan kenapa mereka menggunakannya adalah, agar barang terdistribusi dengan baik dan bisa memenuhi permintaan pelanggan.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalur distribusi lebih populer dengan sebutan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">distribution channel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu rangkaian dari jalur yang difungsikan untuk menyalurkan produk dari tahap pertama, produsen hingga tahap terakhir, konsumen.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saluran distribusi sangatlah penting untuk dijaga dan dipertahankan dengan baik. Karena jika saluran distribusi tersebut tidak efektif dan efisien maka masing-masing produk yang nantinya sampai ditangan konsumen akan mengalami masalah, yang nantinya merugikan produsen sendiri dan konsumen tentunya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><b>Kegunaan saluran distribusi dalam bisnis<\/b><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, kita sudah mengetahui fungsi saluran distribusi secara umum sebagai rangkaian proses dari penyaluran barang. Namun, ada beragam fungsi lainnya yang perlu kita ketahui juga seperti dibawah ini:&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><b>Pengumpulan informasi<br><\/b>Melakukan perencanaan distribusi untuk mengumpulkan informasi seputar konsumen dan juga kompetitor.<\/li>\n\n\n\n<li><b>Promosi produk<br><\/b>Perusahaan berupaya menyampaikan nilai produk melalui komunikasi yang dibangun untuk konsumen.<\/li>\n\n\n\n<li><b>Negosiasi<br><\/b>Proses kesepakatan antara konsumen dan pelaku usaha baik dari segi harga maupun syarat-syarat lain, sehingga memungkinkan terjadinya perpindahan hak kepemilikan agar tercapainya tujuan masing-masing pihak terpenuhi.<\/li>\n\n\n\n<li><b>Pemesanan<br><\/b>Proses pemesanan barang dari channel terbawah ke tingkat di atasnya, berlanjut hingga ke produsen. Seperti pihak distributor memesan barang kepada perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li><b>Pembayaran<br><\/b>Proses pembayaran atas transaksi pembelian atau pembayaran tagihan melalui bank.<\/li>\n\n\n\n<li><b>Perpindahan kepemilikan barang<br><\/b>Perpindahan kepemilikan barang dari suatu perusahaan atau produsen kepada pembeli atau customer.<\/li>\n\n\n\n<li><b>Penyimpanan barang<br><\/b>Mengangkut dan menyimpan barang-barang dari bahan mentah hingga barang jadi dan akhirnya sampai ke konsumen akhir.<\/li>\n\n\n\n<li><b>Pendanaan<br><\/b>Meminta dan memanfaatkan dana untuk biaya-biaya dalam melakukan pekerjaan saluran distribusi.<\/li>\n\n\n\n<li><b>Pengukuran resiko<br><\/b>Menanggung segala resiko yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan saluran distribusi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/tren-fmcg-2020\/\">Tren industri FMCG di Indonesia pada tahun 2020<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_saluran_distribusi_yang_perlu_Anda_ketahui\"><\/span><b>Jenis-jenis saluran distribusi yang perlu Anda ketahui<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam melakukan penyaluran barang atau jasa dari produsen hingga sampai kepada konsumen, terdapat beberapa macam saluran distribusi barang konsumsi, diantaranya:<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Produsen_%E2%80%93_Agen_%E2%80%93_Pedagang_Besar_%E2%80%93_Pengecer_%E2%80%93_Konsumen\"><\/span><b>Produsen \u2013 Agen \u2013 Pedagang Besar \u2013 Pengecer \u2013 Konsumen<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam prosesnya, produsen mengandalkan agen untuk menyalurkannya ke pedagang-pedagang besar. Setelah itu, pedagang besar akan menjual ke pengecer yang akhirnya sampai ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">end-consumer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau konsumen.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Produsen_%E2%80%93_Pedagang_Besar_%E2%80%93_Pengecer_%E2%80%93_Konsumen\"><\/span><b>Produsen \u2013 Pedagang Besar \u2013 Pengecer \u2013 Konsumen<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, saluran ini tergolong sebagai pola umum yang kerap terjadi di pasar. Biasanya, produsen akan membuat dan memasarkan barangnya ke pedagang besar. Setelah itu, barang akan sampai ke pengecer dan konsumen.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Produsen_%E2%80%93_Agen_%E2%80%93_Pengecer_%E2%80%93_Konsumen\"><\/span><b>Produsen \u2013 Agen \u2013 Pengecer \u2013 Konsumen<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan pola-pola sebelumnya, produsen lebih mengandalkan agen untuk menjualnya langsung ke pengecer dan konsumen.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Produsen_%E2%80%93_Konsumen\"><\/span><b>Produsen \u2013 Konsumen<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pola ini, konsumen bisa membeli barang yang diproduksi langsung oleh produsen tanpa melewati tahap apapun. Karena itu, pola ini disebut sebagai distribusi langsung, karena konsumen bisa langsung membeli barang produsen.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saluran distribusi atau distribution channel&nbsp; merupakan salah satu alat bantu untuk pemasaran yang dapat menentukan berhasil atau tidaknya suatu pemasaran produk yang dilakukan oleh sebuah perusahaan. Oleh karena itu, sebuah saluran distribusi yang efektif, pasti dapat lebih menunjang pelaksanaan pemasaran yang efektif pula.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap perusahaan memiliki pola tersendiri untuk mengukur tingkat efektivitas mereka dalam mengirim barang kepada konsumen. Yang terpenting adalah, bagaimana caranya bisa mengatasi pola <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supply chain <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang kompleks sehingga dapat memenuhi permintaan pasar.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu masalah yang kerap terjadi dalam saluran distribusi adalah pertukaran faktur. Proses tukar faktur yang manual memakan waktu berhari-hari, biaya yang besar (Rp200.000 untuk 1 invoice) dan juga rentan dicurangi atau rusak di jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa mengandalkan Paper.id, <a href=\"https:\/\/paper.id\/\">platform pembayaran bisnis dengan salah satu fitur andalannya, invoicing<\/a>. Dengan fitur ini, Anda bisa mengirim invoice secara digital dan melakukan tukar faktur dalam satu platform. Semuanya terjadi dengan cepat, hemat waktu dan biaya, serta yang paling penting minim kesalahan. Coba sekarang dengan gratis dengan klik tombol di bawah!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-layout-flex wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button aligncenter\"><a class=\"wp-block-button__link wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=paper_blog&amp;utm_medium=blog_cta_button&amp;utm_campaign=saluran_distribusi\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba Gratis<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagian besar produsen tidak langsung menjual produk mereka kepada pemakai akhir atau konsumen dan melalui saluran distribusi. Alasan kenapa mereka menggunakannya adalah, agar barang terdistribusi dengan baik dan bisa memenuhi permintaan pelanggan.&nbsp; Jalur distribusi lebih populer dengan sebutan distribution channel yaitu rangkaian dari jalur yang difungsikan untuk menyalurkan produk dari tahap pertama, produsen hingga tahap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6786,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6451],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Saluran Distribusi: dari Produsen ke Konsumen<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam supply chain, ada saluran distribusi untuk mengatur kelancaran pengiriman barang dari produsen ke konsumen, apa manfaat dan jenisnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Saluran Distribusi: dari Produsen ke Konsumen\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam supply chain, ada saluran distribusi untuk mengatur kelancaran pengiriman barang dari produsen ke konsumen, apa manfaat dan jenisnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-19T15:02:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T11:48:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Saluran-Distribusi-Alur-Distribusi-Barang-Dari-Produsen-ke-Konsumen-Yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"paperblog\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"paperblog\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Saluran Distribusi: dari Produsen ke Konsumen","description":"Dalam supply chain, ada saluran distribusi untuk mengatur kelancaran pengiriman barang dari produsen ke konsumen, apa manfaat dan jenisnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Saluran Distribusi: dari Produsen ke Konsumen","og_description":"Dalam supply chain, ada saluran distribusi untuk mengatur kelancaran pengiriman barang dari produsen ke konsumen, apa manfaat dan jenisnya?","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2021-01-19T15:02:33+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T11:48:35+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Saluran-Distribusi-Alur-Distribusi-Barang-Dari-Produsen-ke-Konsumen-Yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"paperblog","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"paperblog","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/"},"author":{"name":"paperblog","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05"},"headline":"Saluran Distribusi: dari Produsen ke Konsumen","datePublished":"2021-01-19T15:02:33+00:00","dateModified":"2025-10-08T11:48:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/"},"wordCount":609,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Inventory"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/","name":"Saluran Distribusi: dari Produsen ke Konsumen","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2021-01-19T15:02:33+00:00","dateModified":"2025-10-08T11:48:35+00:00","description":"Dalam supply chain, ada saluran distribusi untuk mengatur kelancaran pengiriman barang dari produsen ke konsumen, apa manfaat dan jenisnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/saluran-distribusi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Saluran Distribusi: dari Produsen ke Konsumen"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05","name":"paperblog","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","caption":"paperblog"},"sameAs":["https:\/\/www.paper.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/paperblog\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6785"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6785"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6785\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29349,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6785\/revisions\/29349"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6785"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6785"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6785"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}