{"id":6520,"date":"2020-11-23T10:34:55","date_gmt":"2020-11-23T03:34:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=6520"},"modified":"2025-11-02T17:46:14","modified_gmt":"2025-11-02T10:46:14","slug":"wip-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/","title":{"rendered":"Mengenal WIP, Bagian Proses Produksi dan Inventory Yang Penting Bagi Bisnis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda bekerja di proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">warehousing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda mungkin akrab dengan istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">work in process<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. WIP adalah barang setengah jadi yang sudah melewati satu bagian dari proses produksi, namun barang belum sepenuhnya jadi dan belum siap diedarkan ke pasaran.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam ruang lingkup persediaan barang istilah WIP sering kita dengar. WIP adalah barang setengah jadi. Barang setengah jadi ini adalah barang yang ada dalam proses produksi. Di mana dia sudah tidak bisa dibilang bahan mentah lagi, karena sudah diolah satu atau lebih work center yang ada di perusahaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda penasaran, apa contoh barang setengah jadi, maka Anda bisa melihat benang. Benang berasal dari kapas, sehingga, benang memiliki nilai yang lebih tinggi daripada kapas karena merupakan barang olahan setengah jadi.&nbsp;<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/product-content\/purchase-requisiton-adalah\/\">Purchase requisition vs PO, fungsi dan perbedaan antara keduanya<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, benang bisa menjadi bahan untuk membuat baju yang memiliki nilai jual lebih tinggi dari sebuah benang. Benang bisa dikombinasikan dengan bahan lainnya, seperti kain sehingga dapat menghasilkan barang dengan nilai jual yang lebih tinggi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam persediaan terdapat beberapa jenis persediaan yang harus diketahui antara lain seperti dibawah ini.&nbsp;<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Raw_Material_atau_bahan_produksi_yang_masih_mentah\"><\/span><b>Raw Material atau bahan produksi yang masih mentah<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Raw material adalah bahan utama atau b<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ahan yang langsung digunakan untuk diolah, sehingga bahan tersebut nantinya akan menjadi barang jadi dari perusahaan yang siap untuk dijual.&nbsp;<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Barang_work_in_progress_atau_barang_setengah_jadi\"><\/span><b>Barang work in progress atau barang setengah jadi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum ada barang jadi, barang mentah harus diolah menjadi barang setengah jadi. Work in progress adalah barang yang ada dalam proses produksi dan telah diolah satu atau beberapa kali atau b<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">arang yang digunakan sebagai bahan masukan produksi barang lain.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/product-content\/stock-inventory\/\">3 tips mudah dalam melakukan manajemen stock inventory<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Finished_goods_atau_barang_yang_siap_untuk_dijual\"><\/span><b>Finished goods atau barang yang siap untuk dijual<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barang siap jual adalah barang yang telah melalui proses produksi dan siap dijual ke pasaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan sebuah perusahaan manufaktur harus memiliki kategori barang WIP yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membedakan nilai persediaan. Barang setengah jadi harus memiliki pos nilai yang disendirikan dan dibedakan dengan barang jadi dan bahan mentah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai penanda bahwa barang ini sebenarnya tidak berada di gudang, tapi masih berada di lantai produksi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai penanda bahwa barang ini belum boleh dijual, meskipun sudah melewati beberapa proses produksi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu apa saja keuntungan menerapkan prosedur WIP?<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mencatat barang dengan menerapkan prosedur WIP lebih mudah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat menghitung biaya produksi dengan tepat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai monitor persediaan barang&nbsp; dan penggunaan bahan di setiap roses<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghindari selisih persediaan barang WIP<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"151\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6011\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Enterprise-banner-130820-05.jpg\" alt=\"\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika Anda bekerja di proses warehousing, Anda mungkin akrab dengan istilah work in process. WIP adalah barang setengah jadi yang sudah melewati satu bagian dari proses produksi, namun barang belum sepenuhnya jadi dan belum siap diedarkan ke pasaran.&nbsp; Dalam ruang lingkup persediaan barang istilah WIP sering kita dengar. WIP adalah barang setengah jadi. Barang setengah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6521,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6451],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal WIP, Bagian Proses Produksi dan Inventory<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"WIP adalah barang setengah jadi yang dapat digunakan lagi untuk membuat sebuah barang jadi untuk dijual di sebuah perusahaan manufaktur.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal WIP, Bagian Proses Produksi dan Inventory\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"WIP adalah barang setengah jadi yang dapat digunakan lagi untuk membuat sebuah barang jadi untuk dijual di sebuah perusahaan manufaktur.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-11-23T03:34:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-02T10:46:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Mengenal-WIP-Bagian-Proses-Produksi-dan-Inventory-Yang-Penting-Bagi-Bisnis.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal WIP, Bagian Proses Produksi dan Inventory","description":"WIP adalah barang setengah jadi yang dapat digunakan lagi untuk membuat sebuah barang jadi untuk dijual di sebuah perusahaan manufaktur.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal WIP, Bagian Proses Produksi dan Inventory","og_description":"WIP adalah barang setengah jadi yang dapat digunakan lagi untuk membuat sebuah barang jadi untuk dijual di sebuah perusahaan manufaktur.","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2020-11-23T03:34:55+00:00","article_modified_time":"2025-11-02T10:46:14+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Mengenal-WIP-Bagian-Proses-Produksi-dan-Inventory-Yang-Penting-Bagi-Bisnis.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"Mengenal WIP, Bagian Proses Produksi dan Inventory Yang Penting Bagi Bisnis","datePublished":"2020-11-23T03:34:55+00:00","dateModified":"2025-11-02T10:46:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/"},"wordCount":407,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Inventory"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/","name":"Mengenal WIP, Bagian Proses Produksi dan Inventory","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2020-11-23T03:34:55+00:00","dateModified":"2025-11-02T10:46:14+00:00","description":"WIP adalah barang setengah jadi yang dapat digunakan lagi untuk membuat sebuah barang jadi untuk dijual di sebuah perusahaan manufaktur.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/wip-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal WIP, Bagian Proses Produksi dan Inventory Yang Penting Bagi Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6520"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6520"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6520\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31803,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6520\/revisions\/31803"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}