{"id":6281,"date":"2020-10-13T12:09:15","date_gmt":"2020-10-13T05:09:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=6281"},"modified":"2026-05-22T16:50:55","modified_gmt":"2026-05-22T09:50:55","slug":"dpo-days-payable-outstanding","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/","title":{"rendered":"Kenali Days Payable Outstanding (DPO), Salah Satu Faktor Penting dalam CCC"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia bisnis, konsep <em>Days Payable Outstanding<\/em> atau DPO sangatlah penting untuk dipahami, terutama bagi para\u00a0 investor dan pelaku bisnis. Biasanya, <em>Days Payable Outstanding<\/em> menjadi salah satu faktor penting dalam <em>Cash Conversion Cycle<\/em> (CCC).<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang diketahui, CCC adalah sebuah metrik yang menghitung kemampuan perusahaan untuk mengubah kas yang mereka miliki menjadi barang atau <em>inventory <\/em>untuk dijual atau diubah menjadi kas kembali. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan CCC yaitu berapa lama waktu yang diperlukan untuk menjual <em>inventory<\/em> perusahaan, berapa lama waktu yang diperlukan untuk menagih hutang dan berapa lama waktu yang dimiliki perusahaan untuk membayar hutangnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Days Payable Outstanding <\/em>bisa diartikan sebagai metode yang digunakan untuk menghitung berapa lama waktu yang diperlukan untuk melunasi utang usaha mereka. <\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DPO bisa membantu para pelaku bisnis dalam melakukan penghitungan waktu yang diperlukan untuk membayar tagihan dan invoice pada vendor dengan membandingkan harga pokok penjualan, utang usaha dan sisa hari sebelum jatuh tempo tagihan yang harus dibayarkan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/paperpay-out.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=mengenal_dpo&amp;utm_content=banner\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out.png\" alt=\"PaperPay Out\" class=\"wp-image-16077\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/PaperPay-Out-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0Mengenal Lebih dalam Tentang <em>Account Payable<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Faktor-Faktor_yang_Mempengaruhi_DPO\"><\/span><strong>Faktor-Faktor yang Mempengaruhi DPO<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi atau rendahnya nilai DPO sebuah perusahaan, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tipe_industri\"><\/span>1. Tipe industri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Industri dengan modal tinggi basanya memiliki DPO yang lebih tinggi karena membutuhkan waktu lebih lama untuk mengubah persediaan menjadi penjualan dan menghasilkan kas untuk melunasi utang. Contohnya, industri manufaktur dan konstruksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, industri dengan modal rendah biasanya memiliki DPO yang lebih rendah karena dapat menghasilkan kas dengan cepat dari penjualan dan melunasi utang kepada <em>supplier<\/em>. Contohnya, industri retail dan jasa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Posisi_kompetitif_sebuah_perusahaan\"><\/span>2. <span style=\"font-weight: 400;\">Posisi kompetitif sebuah perusahaan<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan yang kuat punya daya tawar yang lebih tinggi terhadap <em>supplier<\/em> dan dapat menegosiasikan persyaratan pembayaran yang lebih menguntungkan, seperti periode pembayaran yang lebih lama. Hal ini bisa menghasilkan <em>Days Payable Outstanding<\/em> yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, perusahaan yang lemah punya daya tawar yang lebih rendah terhadap <em>supplier<\/em> dan mungkin harus menerima persyaratan pembayaran yang lebih ketat, seperti periode pembayaran yang lebih pendek. Hal ini bisa menghasilkan DPO yang lebih rendah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Jangka_waktu_atau_kontrak\"><\/span>3. <span style=\"font-weight: 400;\">Jangka waktu atau kontrak<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jangka waktu pembayaran yang lebih lama akan menghasilkan <em>Days Payable Outstanding<\/em> yang lebih tinggi karena perusahaan memiliki lebih banyak waktu untuk melunasi utangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, jangka waktu pembayaran yang lebih pendek akan menghasilkan DPO yang lebih rendah karena perusahaan harus melunasi utangnya lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumus_Menghitung_DPO\"><\/span><strong>Rumus Menghitung DPO<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><strong>Rumus<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p><em>DPO = (Utang Dagang Rata-rata x Jumlah Hari) \/ Harga Pokok Penjualan<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>Misalkan sebuah perusahaan memiliki saldo utang dagang rata-rata Rp10.000.000 dan HPP Rp50.000.000 selama satu tahun. Hitunglah DPO perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Langkah 1: Hitung Utang Dagang Rata-rata<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Utang Dagang Rata-rata = (Saldo Utang Dagang Awal + Saldo Utang Dagang Akhir) \/ 2<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Langkah 2: Hitung DPO<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>DPO = (Utang Dagang Rata-rata x Jumlah Hari) \/ HPP<br>= (Rp10.000.000 x 365 hari) \/ Rp50.000.000<br>= 7,3 hari<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, perusahaan ini membutuhkan rata-rata 7,3 hari untuk melunasi utangnya kepada <em>supplier<\/em>. Artinya, perusahaan ini terbilang cukup cepat dalam melunasi utangnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Unsur_Penting_dalam_Menghitung_DPO\"><\/span><strong>Unsur Penting dalam Menghitung DPO<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Utang_usaha\"><\/span>1. Utang usaha <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah uang yang dihutang sebuah perusahaan pada kreditur atau penyedia karena sebuah pembelian yang dilakukan secara kredit.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Harga_Pokok_Penjualan\"><\/span>2. Harga Pokok Penjualan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Total harga yang ditentukan oleh perusahaan. Biasanya meliputi proses produksi hingga produk yang sudah siap dijual pada pelanggan. Harga pokok penjualan sudah termasuk biaya-biaya langsung seperti harga bahan baku, peralatan, biaya transportasi, dan sewa yang langsung berdampak pada produksi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Jumlah_Hari\"><\/span>3. Jumlah Hari<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari yang tersisa hingga jatuh tempo utang usaha.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/finansial-umkm\/payable-account-meaning\/\">Tips Sukses Mengoptimasi <em>Payable Account<\/em><\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Macam-Macam_DPO\"><\/span><strong>Macam-Macam DPO <\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Days Payable Outstanding<\/em> memiliki 2 macam, yaitu DPO tinggi dan rendah. Berikut penjelasan dari hasil DPO:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_DPO_tinggi\"><\/span>1. DPO tinggi <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah DPO yang tinggi biasanya sangat menguntungkan bagi sebuah perusahaan. Bilamana jangka waktu untuk melunasi utang usaha semakin panjang, maka uang yang dimiliki suatu perusahaan dapat digunakan dalam melakukan investasi jangka pendek.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini sangat beresiko bagi perusahaan. Namun, Waktu pelunasan hutang yang cukup lama dapat menyebabkan kreditur menolak pengajuan kredit di masa mendatang karena mereka merasa dirugikan. Selain itu, beberapa poin yang ada dalam surat kontrak kredit juga lebih menguntungkan bagi kreditur, bukan perusahaan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_DPO_rendah\"><\/span>2. DPO rendah <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila sebuah perusahaan memiliki angka <em>Days Payable Outstanding<\/em> rendah, bisa menjadi indikasi bahwa perusahaan tersebut tidak memanfaatkan waktu kredit yang diberikan secara maksimal. Akan tetapi, bisa\u00a0 juga disebabkan karena perusahaan memang memiliki perjanjian kredit jangka pendek dengan para krediturnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-dan-nasihat-umkm\/cara-mengatur-cash-conversion-cycle\/\">Cara Mengatur Cash Conversion Cycle: Solusi Untuk Arus Kas yang Lebih Positif<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah penjelasan mengenai DPO atau <em>Days Payable Outstanding <\/em>yang menjadi salah satu faktor penting dalam Cash Conversion Cycle (CCC). Penting untuk dicatat bahwa DPO hanyalah satu metrik untuk mengukur kesehatan keuangan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik lain seperti <em>Days Sales Outstanding <\/em>(DSO) dan <em>Inventory Turnover Ratio<\/em> juga harus dipertimbangkan untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang bagaimana perusahaan mengelola arus kasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mau tahu seberapa sehat CCC bisnis kamu? Pakai Paper.id aja! Kamu cukup klik tombol dibawah ini dan isi semua data-data yang diperlukan. Dapatkan juga analisis dan rekomendasinya. Praktis!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\" style=\"text-align:center\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background wp-element-button btn btn__dark\" href=\"https:\/\/paper.id\/cash-flow-checkup.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=mengenal_dpo&amp;utm_content=cta_button\"><div class=\"btn__content\"><div class=\"btn__label\">Coba Menghitung<\/div><svg class=\"btn__icon --1 hidden has-hover:block\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><svg class=\"btn__icon --2\" width=\"19\" height=\"14\" viewBox=\"0 0 24.3434 18.8423\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\"><path d=\"M10.9468 18.3364C12.4026 16.743 14.3463 14.9356 16.7455 13.3957C19.3561 11.7274 21.7228 10.904 23.5689 10.4762C23.5689 9.95219 23.5771 9.43887 23.5852 8.91486C21.8285 8.28391 19.7953 7.35352 17.5913 5.9312C14.9725 4.24153 12.8011 2.2952 11.0932 0.519982\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><path d=\"M23.5934 9.68481H0\" stroke=\"#9EE3F3\" stroke-width=\"1.5\" stroke-miterlimit=\"10\"\/><\/svg><\/div><\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia bisnis, konsep Days Payable Outstanding atau DPO sangatlah penting untuk dipahami, terutama bagi para\u00a0 investor dan pelaku bisnis. Biasanya, Days Payable Outstanding menjadi salah satu faktor penting dalam Cash Conversion Cycle (CCC). Seperti yang diketahui, CCC adalah sebuah metrik yang menghitung kemampuan perusahaan untuk mengubah kas yang mereka miliki menjadi barang atau inventory [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":18940,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6449],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Days Payable Outstanding (DPO), Faktor Penting CCC<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mau tahu seberapa sehat cash flow bisnis kamu? Yuk, cari tahu salah satu faktor pentingnya yaitu DPO atau Days Payable Outstanding di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Days Payable Outstanding (DPO), Faktor Penting CCC\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mau tahu seberapa sehat cash flow bisnis kamu? Yuk, cari tahu salah satu faktor pentingnya yaitu DPO atau Days Payable Outstanding di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-10-13T05:09:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-22T09:50:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/DPO.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1296\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"997\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Days Payable Outstanding (DPO), Faktor Penting CCC","description":"Mau tahu seberapa sehat cash flow bisnis kamu? Yuk, cari tahu salah satu faktor pentingnya yaitu DPO atau Days Payable Outstanding di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Days Payable Outstanding (DPO), Faktor Penting CCC","og_description":"Mau tahu seberapa sehat cash flow bisnis kamu? Yuk, cari tahu salah satu faktor pentingnya yaitu DPO atau Days Payable Outstanding di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2020-10-13T05:09:15+00:00","article_modified_time":"2026-05-22T09:50:55+00:00","og_image":[{"width":1296,"height":997,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/DPO.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Kenali Days Payable Outstanding (DPO), Salah Satu Faktor Penting dalam CCC","datePublished":"2020-10-13T05:09:15+00:00","dateModified":"2026-05-22T09:50:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/"},"wordCount":780,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/","name":"Mengenal Days Payable Outstanding (DPO), Faktor Penting CCC","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2020-10-13T05:09:15+00:00","dateModified":"2026-05-22T09:50:55+00:00","description":"Mau tahu seberapa sehat cash flow bisnis kamu? Yuk, cari tahu salah satu faktor pentingnya yaitu DPO atau Days Payable Outstanding di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/akuntansi\/dpo-days-payable-outstanding\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali Days Payable Outstanding (DPO), Salah Satu Faktor Penting dalam CCC"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6281"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6281"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6281\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34064,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6281\/revisions\/34064"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18940"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6281"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6281"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6281"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}