{"id":5078,"date":"2020-01-16T18:47:40","date_gmt":"2020-01-16T11:47:40","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=5078"},"modified":"2025-10-12T10:55:06","modified_gmt":"2025-10-12T03:55:06","slug":"transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/","title":{"rendered":"Transformasi Whatsapp: Kini Memiliki 1,5 Miliar Pengguna!"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c3 tahun lalu, kami mencoba melakukan beberapa penyesuaian untuk Blackberry Messenger (BBM), salah satu aplikasi pesan singkat yang pernah kamu gunakan, sebuah platform multifungsi yang bisa digunakan tidak hanya untuk menelepon dan mengirim pesan namun juga melakukan berbagai hal menarik lainnya,\u201d tulis pihak Blackberry di dalam postingan mereka.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan yang dibuat oleh pihak Blackberry tersebut dirilis pada tanggal 31 Mei 2019. Di hari itu pula, Blackberry secara resmi menutup aplikasi pesan instan BBM dikarenakan semakin kurangnya minat dari para pengguna.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BBM sebenarnya berbenah. Mereka sempat melakukan beberapa perubahan besar, salah satunya merilis aplikasi tersebut untuk versi Android. Sayangnya, strategi itu dinilai terlambat lantaran berkembangnya aplikasi lain bernama Whatsapp atau WA.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: Fitur WhatsApp Yang Bisa Digunakan Untuk Bisnis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 2020, WA telah memasuki usia mereka yang ke-11. Berbanding terbalik dari BBM, Whatsapp malah terus berkembang dengan pesat, baik dari segi pengguna bahkan hingga pendapatan. Terima kasih kepada Mark Zuckerberg, sang pemilik saat ini.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Whatsapp juga melakukan beberapa perubahan setiap periodenya. Terbaru, mereka memutuskan untuk memberikan biaya berlangganan bagi para penggunanya. Dengan kata lain, WA tidak lagi gratis. Lantas, bagaimana transformasi Whatsapp dari awal pembuatan hingga saat ini yang menetapkan biaya berlangganan?<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Masa-masa_Awal_Whatsapp\"><\/span>Masa-masa Awal Whatsapp<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 2009, aplikasi messenger Whatsapp diluncurkan pertama kali tepatnya pada bulan Februari oleh dua orang mantan pegawai Yahoo bernama Brian Acton dan Jan Koum. Pada awalnya, WA hanya bisa digunakan untuk pengiriman pesan antara dua orang saja, tidak ada sistem grup dll.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tepat setahun berselang, WA merilis fitur baru pertama mereka yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sharing location<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dimana semua pemilik akun bisa memberikan informasi tentang keberadaan suatu tempat. Fitur tersebut cukup <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">booming<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan digunakan sebagian besar penggunanya pada masa itu.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian di tahun 2011, Whatsapp memecahkan rekor pribadi yakni dalam sehari terdapat sekitar 1 miliar pesan yang terkirim di aplikasi tersebut. Bersamaan dengan itu, mereka juga merilis fitur grup yang memungkinkan beberapa pengguna mengirimkan pesan berantai sekaligus ke lebih dari satu orang.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pemecah_Rekor\"><\/span>Pemecah Rekor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">5 tahun setelah berdiri, Whatsapp semakin berkembang dan menjadi aplikasi pengirim pesan nomor satu di dunia. Tak lama berselang, WA diakuisisi oleh Facebook dengan total kesepakatan mencapai 19 miliar dollar atau kurang lebih 233 triliun rupiah.\u00a0<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Momen tersebut ditandai dengan kehadiran fitur baru mereka yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">recording message<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dimana semua orang bisa mengirimkan pesan suara mereka. Pada saat itu, pengguna Whatsapp sendiri telah mencapai 500 juta pengguna. Cukup fantastis untuk perusahaan yang masih terbilang muda dari segi usia.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilik Facebook, Mark Zuckerberg sempat dinilai \u2018gila\u2019&nbsp; karena mengeluarkan uang terlalu besar untuk membeli Whatsapp. Namun, Mark berhasil menghapus stigma negatif tersebut dan membuat WA semakin digemari saat ini oleh semua kalangan, baik itu kelas atas hingga bawah.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lahirnya_Fitur-fitur_Besar\"><\/span>Lahirnya Fitur-fitur Besar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tahun 2015 hingga 2019, Whatsapp kemudian kembali meluncurkan berbagai fitur besar yang menopang kebutuhan pengguna. Diawali dengan WA Web, yakni memungkinkan pengguna menggunakan aplikasi instan tersebut via desktop ataupun laptop.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, WA merilis beberapa fitur lainnya seperti Video Call dan juga Whatsapp Business. Untuk fitur yang terakhir, itu sangatlah menarik terutama bagi mereka yang memang terjun ke dalam dunia bisnis.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, perjalanan Whatsapp menjadi salah satu aplikasi pesan instan terpopuler di dunia tidak selalu mulus. Ada beberapa kejadian kontroversial yang sempat mengaitkan mereka dengan tindakan cyber kriminal, salah satunya adalah pencurian identitas.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: Ubah Peraturan Privasi Data, Aman Chatting Bisnis di Whatsapp?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kontroversi_Whatsapp\"><\/span>Kontroversi Whatsapp<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Whatsapp berencana membuat aplikasi mereka menjadi berbayar seharga 1 dollar atau kurang lebih 14 ribu rupiah setiap setahunnya. Pengguna tidak diwajibkan untuk membayar namun mereka yang memilih menggunakan secara gratis harus rela menonton iklan yang nantinya akan tersedia di aplikasi tersebut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, itu bukanlah satu-satunya kontroversi yang pernah dilakukan oleh Whatsap. Dikutip dari Tech in Asia, ini beberapa kontroversi mereka lainnya:<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tahun 2015, Whatsapp membuat peraturan nyeleneh di Dubai dan Abu Dhabi. Pengguna yang menggunakan WA di kedua kota tersebut tidak boleh menggunakan kata kasar. Jika hal itu dilanggar, maka dikenakan denda mencapai 45 ribu euro atau 790 juta rupiah.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua bulan setelahnya, celah keamanan Whatsapp versi web terserang oleh malware sehingga ada kemungkinan jika data-data pribadi para penggunanya bocor ke publik.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih di tahun yang sama, Whatsapp secara sengaja memblokir akses-akses yang menghubungkan antara link mereka ke telegram. Dengan begitu, link yang di<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">direct<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ke website tersebut tidak akan aktif.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih ada banyak lagi kontroversi lainnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201c3 tahun lalu, kami mencoba melakukan beberapa penyesuaian untuk Blackberry Messenger (BBM), salah satu aplikasi pesan singkat yang pernah kamu gunakan, sebuah platform multifungsi yang bisa digunakan tidak hanya untuk menelepon dan mengirim pesan namun juga melakukan berbagai hal menarik lainnya,\u201d tulis pihak Blackberry di dalam postingan mereka. Pernyataan yang dibuat oleh pihak Blackberry tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5079,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7866],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Transformasi Whatsapp: Kini Memiliki 1,5 Miliar Pengguna!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Whatsapp: Dari BBM ke 1,5 M Pengguna! Kisah sukses transformasi yang mengagumkan. Cek selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Transformasi Whatsapp: Kini Memiliki 1,5 Miliar Pengguna!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Whatsapp: Dari BBM ke 1,5 M Pengguna! Kisah sukses transformasi yang mengagumkan. Cek selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-01-16T11:47:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-12T03:55:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Whatsapp_bigstock.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"568\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"paperblog\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"paperblog\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Transformasi Whatsapp: Kini Memiliki 1,5 Miliar Pengguna!","description":"Whatsapp: Dari BBM ke 1,5 M Pengguna! Kisah sukses transformasi yang mengagumkan. Cek selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Transformasi Whatsapp: Kini Memiliki 1,5 Miliar Pengguna!","og_description":"Whatsapp: Dari BBM ke 1,5 M Pengguna! Kisah sukses transformasi yang mengagumkan. Cek selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2020-01-16T11:47:40+00:00","article_modified_time":"2025-10-12T03:55:06+00:00","og_image":[{"width":568,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Whatsapp_bigstock.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"paperblog","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"paperblog","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/"},"author":{"name":"paperblog","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05"},"headline":"Transformasi Whatsapp: Kini Memiliki 1,5 Miliar Pengguna!","datePublished":"2020-01-16T11:47:40+00:00","dateModified":"2025-10-12T03:55:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/"},"wordCount":689,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Bisnis Tech"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/","name":"Transformasi Whatsapp: Kini Memiliki 1,5 Miliar Pengguna!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2020-01-16T11:47:40+00:00","dateModified":"2025-10-12T03:55:06+00:00","description":"Whatsapp: Dari BBM ke 1,5 M Pengguna! Kisah sukses transformasi yang mengagumkan. Cek selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis-tech\/transformasi-whatsapp-inferior-dari-bbm-hingga-memiliki-15-miliar-pengguna-saat-ini\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Transformasi Whatsapp: Kini Memiliki 1,5 Miliar Pengguna!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/81f8ddd626fcac8262faf1c78c8ffa05","name":"paperblog","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de03be6b7c14e304bbfb0e18c18f7257?s=96&d=mm&r=g","caption":"paperblog"},"sameAs":["https:\/\/www.paper.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/paperblog\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5078"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5078"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30244,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5078\/revisions\/30244"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}