{"id":4882,"date":"2019-12-16T10:46:09","date_gmt":"2019-12-16T03:46:09","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=4882"},"modified":"2025-10-08T16:14:08","modified_gmt":"2025-10-08T09:14:08","slug":"trik-marketing-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/","title":{"rendered":"Trik Marketing: Kenapa Banyak Produk Dijual dengan Harga Akhiran .900?"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mall adalah pusat hiburan bagi sebagian besar orang. Terutama, bagi mereka yang ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari, salah satunya adalah fashion. Tentunya, kamu semua sudah sangat familiar dengan brand-brand besar seperti Ramayana, Matahari, H&amp;M dan lainnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu waktu, saya mendatangi salah satu tempat di atas. Ketika saya sedang memilih-milih baju, ada satu hal yang mengganggu pikiran saya. Rata-rata atau bahkan hampir semua produk yang dijual disana memiliki harga yang tidak bulat.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Let\u2019s say<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, saya melihat sebuah baju dengan harga Rp. 199.000. Kemudian, ada juga harga celana yang mencapai Rp. 259.000. Yang menjadi pertanyaan saya satu, kenapa toko tersebut tidak langsung menjual produknya dengan harga yang pasti ya?<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga : Cara Starbucks Raih Hati Pelanggan Menggunakan 3 Trik Psikologi Marketing Ini<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usut punya usut, ini semua termasuk ke dalam salah satu trik marketing berdasarkan psikologi manusia. Mau tau kenapa banyak pebisnis menjual produk dengan akhiran .900? Baca artikel selengkapnya di bawah ini:<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Trik_Marketing_Left_Digit_Effect\"><\/span>Trik Marketing: Left Digit Effect<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan angka akhiran 9, dalam sebuah produk, dianggap akan menimbulkan efek harga yang lebih rendah dibandingkan dengan harga yang telah dibulatkan. Pernyataan itu dikemukakan oleh <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Thomas dan Morwitz <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">melalui riset mereka yang diberi nama Left Digit Effect.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain disebut <\/span><b><i>Left Digit Effect<\/i><\/b><b>, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">trik marketing ini selalu dianggap sebagai <\/span><b><i>Charm Pricing<\/i><\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">karena penggunaan angka akhiran .900 dinilai selalu menjadi daya tarik bagi pelanggan. Khususnya, untuk ibu-ibu yang sedang berbelanja kebutuhan perayaan hari-hari besar.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkatnya, <\/span><b><i>Charm Pricing<\/i><\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">dilakukan dengan cara mengurangi satu digit angka di sebelah kanan. Contohnya, penjual lebih suka mengganti harga Rp. 200.000 dengan Rp. 199.900 karena pelanggan merasa harga tersebut lebih murah dibandingkan harga yang bulat.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaan selanjutnya muncul. Kenapa selalu menggunakan angka 9 padahal masih banyak angka lainnya? Angka itu diambil lewat sebuah riset dari <a href=\"https:\/\/link.springer.com\/article\/10.1023\/A:1023581927405\">Universitas of Chicago<\/a>. Mereka menjual tiga baju dengan harga $33, $49 dan $56. Yang terjual paling banyak adalah angka dengan akhiran 9.<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/papercard.php?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=blog_strategi_angka\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperCard-1-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-15585\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperCard-1-2.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperCard-1-2-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/PaperCard-1-2-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Adopsi_dari_Bata_Shoes\"><\/span>Adopsi dari Bata Shoes<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu tau Bata Shoes? Itu merupakan salah satu merk sepatu ternama yang ada di dunia. Saat ini, Bata dijual di puluhan negara di seantero bumi dan Indonesia menjadi salah satunya. Namun siapa sangka jika Bata merupakan bisnis pertama yang sudah menerapkan <\/span><b><i>Left Digit Effect<\/i><\/b><b>.<\/b><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu pengguna Quora membagikan ceritanya mengenai pengalaman dirinya berbelanja di Bata Shoe. Pria asal India tersebut mengatakan jika harga Bata di India beragam dan menggunakan teknik <\/span><b><i>Charm Pricing<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> ini. Salah satunya ada yang berharga INR. 399.95.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pria tersebut mengatakan jika banyak orang yang membayar dengan uang INR. 400.00 namun kebanyakan pelanggan tidak meminta sisa kembaliannya karena satu dan lain hal. Hal itu mungkin juga menjadi alasan kenapa banyak pebisnis yang menggunakan trik marketing ini.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya itu, penggunaan harga tidak bulat ini seolah-olah membuat pelanggan membayar lebih murah dari harga bulat. Hal itu yang tidak disadari mereka sehingga mereka mau membeli produk dengan jumlah lebih banyak di kemudian harinya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga : Fear, Uncertainty and Doubt (FUD): Ketika Rasa Takut Menjadi Senjata Marketing<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagian_dari_Psikologi_Marketing\"><\/span>Bagian dari Psikologi Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang tidak mengetahui jika trik-trik marketing bisa didapatkan melalui psikologi manusia. Penjualan produk dengan harga tidak bulat ini hanya merupakan satu dari sekian banyak variasi yang digunakan oleh para pelaku usaha.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di bawah ini, Paper.id akan menjelaskan beberapa trik psikologi dalam marketing yang lainnya. Sebelumnya, jika kamu mempunyai pengalaman unik mengenai <\/span><b><i>charm pricing<\/i><\/b><b>,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu bisa share cerita kamu di kolom komentar di bawah ya. Enjoy!<\/span><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=id.paper.invoicer&amp;hl=en&amp;gl=US&amp;pli=1\"><img decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-19.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-15584\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-19.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-19-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-19-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mall adalah pusat hiburan bagi sebagian besar orang. Terutama, bagi mereka yang ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari, salah satunya adalah fashion. Tentunya, kamu semua sudah sangat familiar dengan brand-brand besar seperti Ramayana, Matahari, H&amp;M dan lainnya. Suatu waktu, saya mendatangi salah satu tempat di atas. Ketika saya sedang memilih-milih baju, ada satu hal yang mengganggu pikiran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4884,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6844],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Trik Marketing: Kenapa Banyak Produk Dijual dengan Harga Akhiran .900?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Banyak produk dijual dengan harga yang tidak bulat seperti Rp. 199.900 ataupun Rp. 299.900. Cek Selengkapnya Di Sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Trik Marketing: Kenapa Banyak Produk Dijual dengan Harga Akhiran .900?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Banyak produk dijual dengan harga yang tidak bulat seperti Rp. 199.900 ataupun Rp. 299.900. Cek Selengkapnya Di Sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-12-16T03:46:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T09:14:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/akurat_20180102071025_9E67r3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Trik Marketing: Kenapa Banyak Produk Dijual dengan Harga Akhiran .900?","description":"Banyak produk dijual dengan harga yang tidak bulat seperti Rp. 199.900 ataupun Rp. 299.900. Cek Selengkapnya Di Sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Trik Marketing: Kenapa Banyak Produk Dijual dengan Harga Akhiran .900?","og_description":"Banyak produk dijual dengan harga yang tidak bulat seperti Rp. 199.900 ataupun Rp. 299.900. Cek Selengkapnya Di Sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2019-12-16T03:46:09+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T09:14:08+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/akurat_20180102071025_9E67r3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"Trik Marketing: Kenapa Banyak Produk Dijual dengan Harga Akhiran .900?","datePublished":"2019-12-16T03:46:09+00:00","dateModified":"2025-10-08T09:14:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/"},"wordCount":544,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/","name":"Trik Marketing: Kenapa Banyak Produk Dijual dengan Harga Akhiran .900?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-12-16T03:46:09+00:00","dateModified":"2025-10-08T09:14:08+00:00","description":"Banyak produk dijual dengan harga yang tidak bulat seperti Rp. 199.900 ataupun Rp. 299.900. Cek Selengkapnya Di Sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/tips-bisnis\/trik-marketing-bisnis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Trik Marketing: Kenapa Banyak Produk Dijual dengan Harga Akhiran .900?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4882"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4882"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4882\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31111,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4882\/revisions\/31111"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4882"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}