{"id":4595,"date":"2025-06-30T16:45:07","date_gmt":"2025-06-30T09:45:07","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=4595"},"modified":"2025-09-24T11:34:27","modified_gmt":"2025-09-24T04:34:27","slug":"procurement-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/","title":{"rendered":"Procurement: Pengertian, Jenis, Proses, &amp; Tugasnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Bagaimana jadinya jika bisnismu harus berhenti beroperasi hanya karena bahan baku habis atau alat pendukung tidak tersedia tepat waktu? Masalah seperti ini sering terjadi ketika proses pengadaan atau <em>procurement <\/em>barang dan jasa tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Procurement <\/em>melibatkan serangkaian proses mulai dari perencanaan kebutuhan, pemilihan vendor, negosiasi harga, hingga memastikan barang atau jasa diterima sesuai kualitas dan waktu yang diharapkan agar bisnis tetap berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, berikut ini pembahasan secara lengkap mengenai apa itu <em>procurement<\/em>, jenis-jenisnya, bagaimana prosesnya berjalan, hingga tugas-tugas penting yang harus dijalankan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Procurement\"><\/span><strong>Apa Itu Procurement?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Procurement<\/em> adalah kegiatan pengadaan dan pembelian barang atau jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Proses <em>procurement<\/em> dimulai dari menganalisis kebutuhan, memilih vendor yang tepat, melakukan negosiasi, melanjutkan ke tahap pembelian dan pembayaran, hingga mencatat semua riwayat pengadaan seperti invoice dan bukti pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengadaan sangat penting bagi kelancaran operasional bisnis. Lewat proses pengadaan yang baik, kamu bisa mendapatkan barang atau jasa dengan harga yang lebih kompetitif dan kualitas yang sesuai kebutuhan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, <em>procurement<\/em> juga berperan besar dalam membangun dan menjaga hubungan baik dengan vendor yang terpercaya dan profesional.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar proses <em>procurement <\/em>makin mudah dan terkontrol, kamu bisa memanfaatkan fitur <em><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/inventory.php\">inventory<\/a> <\/em>dari Paper.id. Dengan fitur ini, kamu bisa mencatat stok pengadaan, memantau pergerakan barang, dan mengelola transaksi pembelian secara otomatis.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, pelajari lebih lanjut mengenai fitur <em>inventory <\/em>dari Paper.id dan mulai kelola <em>procurement <\/em>bisnismu lebih praktis!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-color has-text-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=procurement_adalah&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\"><strong>Gunakan Paper.id Sekarang<\/strong><\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong><strong>Baca Juga:&nbsp;Peran Procurement dan Account Payable Dalam Supply Chain<\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jenis_Procurement_yang_Perlu_Kamu_Ketahui\"><\/span><strong>4 Jenis Procurement yang Perlu Kamu Ketahui<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, <em>procurement<\/em> di perusahaan bisa dibagi menjadi 4 jenis utama, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Direct_procurement_pengadaan_langsung\"><\/span>1. <em>Direct procurement <\/em>(pengadaan langsung)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis pengadaan ini berfokus pada pengadaan barang atau jasa yang secara langsung mendukung proses produksi. Contohnya seperti bahan baku, komponen mesin, atau barang grosir yang nantinya dijual kembali dalam bentuk retail.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Indirect_procurement_pengadaan_tidak_langsung\"><\/span>2. <em>Indirect procurement <\/em>(pengadaan tidak langsung)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kebalikan dari <em>direct procurement<\/em>, jenis ini mencakup pengadaan barang atau jasa yang tidak berkaitan langsung dengan produksi. Misalnya perlengkapan kantor, jasa promosi, furnitur, hingga layanan konsultan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Goods_procurement_pengadaan_barang_fisik\"><\/span>4. <em>Goods procurement <\/em>(pengadaan barang fisik)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengadaan jenis ini khusus untuk pembelian barang fisik yang dibutuhkan perusahaan. Contohnya bahan mentah, peralatan kantor, furnitur, sampai langganan <em>software<\/em> yang bentuknya tetap berupa barang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Services_procurement_pengadaan_layananjasa\"><\/span>4. <em>Services procurement<\/em> (pengadaan layanan\/jasa)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis <em>procurement<\/em> ini berfokus pada pengadaan layanan atau jasa, seperti jasa hukum, pemasaran, kontraktor, hingga jasa keamanan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Procurement_dari_Awal_Hingga_Akhir\"><\/span><strong>Proses Procurement dari Awal Hingga Akhir<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagai salah satu aktivitas penting dalam bisnis, pengadaan memiliki alur yang panjang dan detail. Mengacu pada Netsuite, ada setidaknya 9 tahapan utama dalam proses pengadaan, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Identifikasi_kebutuhan\"><\/span>1. Identifikasi kebutuhan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahap pertama adalah menganalisis dan menentukan barang atau jasa apa saja yang diperlukan perusahaan untuk mendukung operasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pengajuan_purchase_request\"><\/span>2. Pengajuan <em>purchase request<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah kebutuhan ditentukan, dibuatlah <em>Purchase Request <\/em>(atau <em>Purchase Requisition<\/em>), yaitu dokumen resmi yang diajukan ke perusahaan berisi permintaan pembelian barang atau jasa tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mencari_dan_memilih_vendor\"><\/span>3. Mencari dan memilih vendor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah permintaan disetujui, tahap selanjutnya adalah mencari vendor <em>yang<\/em> sesuai. Penilaian biasanya berdasarkan kualitas, harga, reputasi, dan keandalan vendor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Negosiasi_harga\"><\/span>4. Negosiasi harga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengadaan juga melibatkan proses negosiasi agar perusahaan bisa mendapatkan harga terbaik dan paling kompetitif sesuai kualitas yang diharapkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pembuatan_Purchase_Order_PO\"><\/span>5. Pembuatan <em>Purchase Order <\/em>(PO)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika harga sudah disepakati, dibuatlah <em>Purchase Order<\/em> (PO) yang dikirim ke vendor. Dokumen ini memuat detail barang atau jasa yang dipesan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Penerimaan_dan_pengecekan_barang\"><\/span>6. Penerimaan dan pengecekan barang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah barang tiba, dilakukan pengecekan untuk memastikan jumlah, kondisi, dan kualitas sudah sesuai dengan PO.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Three-way_matching\"><\/span>7. <em>Three-way matching<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada tahap ini dilakukan pengecekan kecocokan antara PO, dokumen pengiriman, dan invoice sebelum pembayaran dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Pembayaran_ke_vendor\"><\/span>8. Pembayaran ke vendor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika semua sudah sesuai, perusahaan melakukan pembayaran ke vendor sesuai kesepakatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Pencatatan_dokumen\"><\/span>9. Pencatatan dokumen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Semua dokumen, mulai dari <em>Purchase Request<\/em>, PO, bukti pengiriman, hingga invoice, dicatat dan diarsipkan dengan rapi untuk keperluan audit dan pelaporan pajak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/producrement-fraud\/\">Kerugian Finansial Akibat Procurement Fraud, Seperti Apa Serba-serbinya?<\/a><\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tugas_dan_Tanggung_Jawab_Seorang_Procurement_Staff\"><\/span><strong>Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Procurement Staff<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam dunia bisnis, orang yang bertanggung jawab menjalankan seluruh proses pengadaan barang atau jasa biasanya disebut <strong><em>Procurement Staff<\/em><\/strong>. Mereka memegang peran penting untuk memastikan operasional perusahaan berjalan lancar dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, tugas utama seorang karyawan pengadaan adalah mengelola seluruh aktivitas pengadaan mulai dari analisis kebutuhan hingga pencatatan dokumen. Lebih detailnya, berikut beberapa tugas dan tanggung jawab yang biasanya diemban:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Menganalisis kebutuhan perusahaan terkait barang atau jasa yang diperlukan.<\/li>\n\n\n\n<li>Melakukan riset serta menjalin kerja sama kontrak dengan vendor yang sesuai.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengelola inventory dan memastikan ketersediaan stok agar kegiatan operasional maupun produksi tidak terganggu.<\/li>\n\n\n\n<li>Bernegosiasi harga dan kontrak dengan vendor untuk mendapatkan penawaran terbaik.<\/li>\n\n\n\n<li>Menjalin dan menjaga hubungan dengan vendor agar kerja sama tetap berjalan lancar.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengevaluasi dan menganalisis strategi pengadaan perusahaan untuk menemukan area yang bisa ditingkatkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Membuat dokumen pencatatan proses pengadaan, termasuk laporan keuangan dan analisis terkait pengadaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengatur dan mengawasi anggaran pembelian supaya tetap efisien dan mendukung profitabilitas perusahaan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/smb\/rekomendasi-aplikasi-procurement\/\">8 Rekomendasi Aplikasi Procurement, Buat Bisnis Makin Produktif!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Demikian penjelasan secara lengkap mengenai <em>procurement. <\/em>Lewat proses pengadaan yang terencana dengan baik, perusahaan bisa menjaga kualitas operasional, mendapatkan harga yang kompetitif, serta membangun kerja sama jangka panjang dengan vendor terpercaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, agar semua manfaat ini benar-benar bisa dirasakan, proses <em>procurement<\/em> perlu didukung pencatatan yang rapi dan pelaporan keuangan yang akurat, misalnya dengan menggunakan Paper.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain mempermudah pengelolaan <em>inventory<\/em>, Paper.id juga menyediakan fitur pembuatan <a href=\"https:\/\/www.paper.id\/laporan-keuangan.php\">laporan keuangan<\/a> yang lengkap dan otomatis, sehingga semua aktivitas pengadaan bisa terpantau secara menyeluruh, cepat, dan transparan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, mulai gunakan Paper.id dan rasakan kemudahannya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana jadinya jika bisnismu harus berhenti beroperasi hanya karena bahan baku habis atau alat pendukung tidak tersedia tepat waktu? Masalah seperti ini sering terjadi ketika proses pengadaan atau procurement barang dan jasa tidak dikelola dengan baik. Procurement melibatkan serangkaian proses mulai dari perencanaan kebutuhan, pemilihan vendor, negosiasi harga, hingga memastikan barang atau jasa diterima sesuai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":28491,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6451],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Procurement: Pengertian, Jenis, Proses, &amp; Tugasnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari secara lengkap mengenai apa itu procurement, jenis-jenisnya, bagaimana prosesnya berjalan, hingga tugasnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Procurement: Pengertian, Jenis, Proses, &amp; Tugasnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari secara lengkap mengenai apa itu procurement, jenis-jenisnya, bagaimana prosesnya berjalan, hingga tugasnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-30T09:45:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-24T04:34:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/young-asia-businesswoman-using-mobile-phone-call-receiving-purchase-order-check-product-stock-work-home-office-small-business-owner-online-market-delivery-lifestyle-freelance-concept.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"607\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Procurement: Pengertian, Jenis, Proses, & Tugasnya","description":"Pelajari secara lengkap mengenai apa itu procurement, jenis-jenisnya, bagaimana prosesnya berjalan, hingga tugasnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Procurement: Pengertian, Jenis, Proses, & Tugasnya","og_description":"Pelajari secara lengkap mengenai apa itu procurement, jenis-jenisnya, bagaimana prosesnya berjalan, hingga tugasnya di sini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2025-06-30T09:45:07+00:00","article_modified_time":"2025-09-24T04:34:27+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":607,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/young-asia-businesswoman-using-mobile-phone-call-receiving-purchase-order-check-product-stock-work-home-office-small-business-owner-online-market-delivery-lifestyle-freelance-concept.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Procurement: Pengertian, Jenis, Proses, &amp; Tugasnya","datePublished":"2025-06-30T09:45:07+00:00","dateModified":"2025-09-24T04:34:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/"},"wordCount":872,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Inventory"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/","name":"Procurement: Pengertian, Jenis, Proses, & Tugasnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-06-30T09:45:07+00:00","dateModified":"2025-09-24T04:34:27+00:00","description":"Pelajari secara lengkap mengenai apa itu procurement, jenis-jenisnya, bagaimana prosesnya berjalan, hingga tugasnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/inventory\/procurement-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Procurement: Pengertian, Jenis, Proses, &amp; Tugasnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4595"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4595"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4595\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30218,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4595\/revisions\/30218"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28491"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4595"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4595"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4595"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}