{"id":4420,"date":"2019-11-01T03:40:35","date_gmt":"2019-10-31T20:40:35","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=4420"},"modified":"2025-09-26T17:28:01","modified_gmt":"2025-09-26T10:28:01","slug":"purchase-requisition-dan-penjelasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/","title":{"rendered":"Purchase Requisition, Kenapa Ini Penting Untuk Bisnis Anda?"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam proses pengadaan barang atau jasa, <em>purchase requisition <\/em>(PR) merupakan salah satu dokumen yang diperlukan. Tanpa PR, proses pengadaan akan tersendat karena, dokumen tersebut menjadi sumber informasi mengenai barang atau jasa yang diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, kita akan mencari tahu lebih dalam mengenai PR dalam artikel ini. Selain itu, kita juga akan melihat perbedaan antara Purchase Requisition dan Purchase Order karena, masih banyak yang belum tahu akan perbedaan keduanya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Defisini_dan_Cara_Membuat_Purchase_Requisition\"><\/span><strong>Defisini dan Cara Membuat Purchase Requisition<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>PR adalah sebuah dokumen yang berisi permintaan pembelian yang diajukan oleh siapa saja untuk pengadaan barang atau jasa. Dokumen ini akan diteruskan kepada departemen atau divisi purchasing agar dilakukan proses penyediaan barang atau jasa yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <span style=\"text-decoration: underline;\">Bisakah mengirimkan sales order dan purchase order dari smartphone?<\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Proses pembuatannya diawali dari departemen atau divisi yang membutuhkan barang atau jasa. Berikut hal-hal yang harus ada dalam dokumen PR:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Divisi atau departemen yang membutuhkan<\/li>\n\n\n\n<li>Barang atau jasa yang dibutuhkan<\/li>\n\n\n\n<li>Jumlah barang atau jasa yang dibutuhkan<\/li>\n\n\n\n<li>Estimasi harga<\/li>\n\n\n\n<li>Nama vendor yang menyediakannya<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah itu, dokumen tersebut akan diteruskan kepada <strong>Departemen keuangan <\/strong>atau <strong>Finance Division <\/strong>untuk ditinjau. Proses peninjauan membutuhkan waktu yang berbeda-beda tergantung akan tingkat kepentingan barang atau jasa tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"http:\/\/www.paper.id\/blog\/product-content\/contoh-purchase-order\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Contoh purchase order dan apa sih perbedaannya dengan invoice?<\/span><\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika disetujui, divisi keuangan akan meneruskannya kepada <strong>Departemen pengadaan <\/strong>atau <strong>procurement division <\/strong>untuk diproses. Mereka akan membuat <strong>purchase order <\/strong>sebagai dokumen pesanan pembelian kepada vendor yang dituju.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Purchase_Requisiton_dan_Purchase_Order\"><\/span><strong>Perbedaan Purchase Requisiton dan Purchase Order<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Baik Purchase Requistion maupun Purchase Order sama-sama berperan penting dalam penyediaan barang dan jasa, tapi keduanya memiliki fungsi yang berbeda. PR masih belum bersifat pasti karena akan ditinjau kembali oleh departemen keuangan dan pengadaan sedangkan PO sudah disetujui dan diteruskan kepada vendor.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, isi PR masih bisa berubah sesuai dengan pertimbangan dari perusahaan. Selain itu, PR bisa diajukan oleh banyak pihak dalam perusahaan. Sedangkan PO hanya bisa diajukan oleh departemen pengadaan kepada vendor.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengetahui perbedaan tersebut, hal ini dapat membantu proses transparansi dan meningkatkan efisiensi dalam perusahaan. Kinerja perusahaan akan menjadi lebih mudah dan lancar berkat adanya kedua dokumen tersebut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=id.paper.invoicer&amp;hl=en&amp;gl=US\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"919\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-13.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-15555\" srcset=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-13.png 919w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-13-300x75.png 300w, https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Download-Android-13-768x191.png 768w\" sizes=\"(max-width: 919px) 100vw, 919px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_purchase_requisition_penting_bagi_bisnis_Anda\"><\/span><strong>Mengapa purchase requisition penting bagi bisnis Anda?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Penyediaan barang dan jasa membutuhkan PR sebagai dokumen penting untuk membantu pengadaan agar berjalan lancar dan menghindari sejumlah masalah yang bisa terjadi. Perannya sangat signifikan karena memberikan sejumlah manfaat seperti,<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Inisiator penyediaan barang\/jasa<br>PR memberikan informasi kepada departemen pengadaan akan kebutuhan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh suatu departemen dalam perusahaan. Tanpa dokumen tersebut, pengadaan tidak akan berjalan.<\/li>\n\n\n\n<li>Menghindari kecurangan<br>Tanpa PR, bisa terjadi kecurangan yang dimanfaatkan oleh divisi tertentu dalam perusahaan untuk melakukan <em>dark purchasing <\/em>atau pembelian palsu. Karena itu, PR menjadi dokumen penting untuk mengontrol pembelian dalam sebuah perusahaan. Departemen keuangan dan pengadaan dapat mengetahui kebutuhan perusahaan sekaligus memantaunya karena, dokumen tersebut akan melalui beberapa pihak untuk proses persetujuan. Walhasil, resiko kecurangan akan berkurang.<\/li>\n\n\n\n<li>Melindungi aset perusahaan<br>PR membantu perusahaan dalam mengecek dan mengetahui barang yang dimiliki serta akan menjadi aset dari perusahaan. Dengan begitu, pihak perusahaan akan tahu pasti mengenai jumlah aset yang mereka miliki.<\/li>\n\n\n\n<li>Mempermudah proses pengadaan<br>Dengan PR, proses pengadaan dapat berjalan lebih cepat karena, departemen pengadaan bisa langsung memesan barang sesuai dengan permintaan melalui vendor yang dituju. Hal ini berarti akan menghemat waktu lebih banyak serta meningkatkan efisiensi kinerja perusahaan dalam pengadaan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Setiap perusahaan baik kecil maupun besar perlu menerapkan pengadaan dengan prosedur yang ada agar teratur dan dapat dilacak dengan mudah. Seringkali, banyak unit usaha kecil dan menengah yang masih mengacuhkan hal tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, mereka kerap menghadapi masalah-masalah pengadaan seperti masalah kecurangan, dokumentasi yang buruk, dan pembengkakkan anggaran. Untuk mempermudah langkah, Anda bisa menggunakan Paper.id. <\/p>\n\n\n\n<p>Dilengkapi dengan fitur-fitur dokumen yang dibutuhkan, Anda bisa membuatnya dimana saja dan kapan saja. Selain itu, semuanya telah terintegrasi dengan invoice dan pembukuan. Kerja jadi lebih mudah dan hati tenang karena Anda bisa memantau barang Anda kapanpun yang Anda mau! <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-2 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/webappv1\/#\/register?&amp;utm_source=blog&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=purchase_requisition&amp;utm_content=cta_button\" style=\"background-color:#4195d5\">Daftar Gratis<\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam proses pengadaan barang atau jasa, purchase requisition (PR) merupakan salah satu dokumen yang diperlukan. Tanpa PR, proses pengadaan akan tersendat karena, dokumen tersebut menjadi sumber informasi mengenai barang atau jasa yang diperlukan. Untuk itu, kita akan mencari tahu lebih dalam mengenai PR dalam artikel ini. Selain itu, kita juga akan melihat perbedaan antara Purchase [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4421,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7848],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Purchase Requisition, Kenapa Ini Penting Untuk Bisnis Anda?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Purchase requisition (PR) penting bagi procurement dan berbeda dengan Purchase Order. Cari tahu lebih dalam mengenai PR disini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Purchase Requisition, Kenapa Ini Penting Untuk Bisnis Anda?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Purchase requisition (PR) penting bagi procurement dan berbeda dengan Purchase Order. Cari tahu lebih dalam mengenai PR disini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-10-31T20:40:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-26T10:28:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Purchase-Requisition-Kenapa-Ini-Penting-Untuk-Bisnis-Anda.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"549\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daniel Nugraha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Purchase Requisition, Kenapa Ini Penting Untuk Bisnis Anda?","description":"Purchase requisition (PR) penting bagi procurement dan berbeda dengan Purchase Order. Cari tahu lebih dalam mengenai PR disini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Purchase Requisition, Kenapa Ini Penting Untuk Bisnis Anda?","og_description":"Purchase requisition (PR) penting bagi procurement dan berbeda dengan Purchase Order. Cari tahu lebih dalam mengenai PR disini!","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/","og_site_name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2019-10-31T20:40:35+00:00","article_modified_time":"2025-09-26T10:28:01+00:00","og_image":[{"width":549,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Purchase-Requisition-Kenapa-Ini-Penting-Untuk-Bisnis-Anda.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Daniel Nugraha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Daniel Nugraha","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/"},"author":{"name":"Daniel Nugraha","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb"},"headline":"Purchase Requisition, Kenapa Ini Penting Untuk Bisnis Anda?","datePublished":"2019-10-31T20:40:35+00:00","dateModified":"2025-09-26T10:28:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/"},"wordCount":636,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Purchase Order"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/","name":"Purchase Requisition, Kenapa Ini Penting Untuk Bisnis Anda?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2019-10-31T20:40:35+00:00","dateModified":"2025-09-26T10:28:01+00:00","description":"Purchase requisition (PR) penting bagi procurement dan berbeda dengan Purchase Order. Cari tahu lebih dalam mengenai PR disini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/purchase-order\/purchase-requisition-dan-penjelasannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Purchase Requisition, Kenapa Ini Penting Untuk Bisnis Anda?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper.id | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/472faaec0b543229ae0fef22e36a5eeb","name":"Daniel Nugraha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c84d3e292a8c817669eef7d7c810e25a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daniel Nugraha"},"description":"Seorang Penulis &amp; SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri media, bisnis &amp; ekonomi, dengan hobi yang berbeda dari lainnya yakni riset terkait topik bisnis dan juga ekonomi serta sering kali difitur di berbagai media atas hasil tulisan seputar release dan kabar bisnis","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/daniel\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4420"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4420"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4420\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30197,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4420\/revisions\/30197"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4421"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4420"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4420"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4420"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}