{"id":4293,"date":"2023-02-20T16:34:59","date_gmt":"2023-02-20T16:34:59","guid":{"rendered":"http:\/\/www.paper.id\/blog\/?p=4293"},"modified":"2025-09-30T19:00:07","modified_gmt":"2025-09-30T12:00:07","slug":"tunai-vs-pembayaran-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/","title":{"rendered":"Tunai vs. Pembayaran Digital: Kenapa Digital Payment Lebih Baik?"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan opsi metode pembayaran secara digital sangat penting diperhatikan oleh pebisnis, karena dapat menguntungkan bisnis dan customer dalam banyak hal. Menurut <\/span><a href=\"https:\/\/www.paymints.io\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paymints.io<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> pada tahun 2015 hingga 2018, jumlah transaksi kartu debit dan kredit meningkat hampir 9% setiap tahunnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih, pada awal pandemi di tahun 2020 lalu, pentingnya pembayaran digital semakin nyata lantaran memaksa orang untuk bertransaksi secara online. Hal ini membuat pengguna uang tunai semakin berkurang.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, berikut yang perlu kamu ketahui kenapa pembayaran digital atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital payment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih baik dibandingkan dengan uang tunai untuk berbisnis, diantaranya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alasan_Pembayaran_Digital_Lebih_Baik_Dibandingkan_Tunai\"><\/span><b>Alasan Pembayaran Digital Lebih Baik Dibandingkan Tunai<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image wp-image-9719 size-full\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/mufid-majnun-UAx6M-vTkos-unsplash-scaled-1.jpg\" alt=\"Pembayaran Digital Lebih Baik dibandingkan Tunai\" class=\"wp-image-9719\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Pembayaran Digital Lebih Baik dibandingkan Tunai (Photo by Mufid Majnun on Unsplash)<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<ul>\n<li> <b style=\"color: revert; font-size: revert;\">Pembayaran Digital Lebih Cepat<\/b> <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu keuntungan paling nyata dari pembayaran digital adalah kecepatannya, terutama untuk pembelian dengan jumlah yang besar. Sementara, menghitung uang tunai dapat memakan banyak waktu untuk pebisnis atau customer.<\/span><b><\/b><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li> <b style=\"color: revert; font-size: revert;\">Pembayaran Digital Memberikan Kenyaman bagi Customer<\/b> <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan lain untuk menggunakan pembayaran digital dibandingkan dengan uang tunai adalah kemudahannya. Ketika akan melakukan transaksi dengan jumlah yang besar, customer tidak perlu membawa uang sebanyak mungkin, sementara membawa uang tunai atau bahkan cek tidak memberikan kenyamanan karena tidak mudah masuk ke dalam dompet seperti kartu kredit atau debit.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><b>Baca juga: <\/b><strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/cara-kerja-mesin-edc-untuk-kebutuhan-bisnis\/\">Begini Cara Kerja Mesin EDC untuk Kebutuhan Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li> <b style=\"color: revert; font-size: revert;\">Pembayaran Digital Lebih Aman<\/b> <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan penting lainnya kenapa pembayaran digital lebih baik daripada uang tunai adalah keamanannya. Menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital payment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan meminimalisir kejahatan-kejahatan yang tak terduga seperti perampokan. Sementara, membawa uang tunai kemana-mana tentu akan menjadi sasaran empuk bagi penjahat.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penggunaan_Digital_Payment_di_Indonesia\"><\/span><b>Penggunaan Digital Payment di Indonesia<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image wp-image-9718 size-full\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/fikri-rasyid-HGLCvGWujGE-unsplash-scaled-1.jpg\" alt=\"Ride-Hailing di Indonesia\" class=\"wp-image-9718\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Aplikasi Ride-Hailing di Indonesia (Photo by Fikri Rasyid on Unsplash)<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital payment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Indonesia sangat berkembang pesat. Berbagai metode pembayaran digital dimanfaatkan untuk berbagai transaksi, baik transaksi yang dilakukan secara online maupun offline.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan pembayaran digital di Indonesia kini semakin canggih, lantaran transaksi dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan tentunya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital payment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga menawarkan opsi pembayaran yang dapat dilakukan dengan hanya menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, apakah kamu tahu penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital payment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Indonesia dapat berkembang pesat karena banyak penyedia layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ride-hailing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Ya, pembayaran digital terbiasa digunakan oleh customer sebagai layanan yang dibutuhkan untuk membayar berbagai transaksi sehari-hari seperti ojek online.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah laporan dari Tirto menyatakan bahwa sekitar 40% dari total pengguna diklaim menggunakan alat pembayaran non-tunai untuk kebutuhan membayar ojek online. Selain itu, layanan penyedia ojek juga kini sudah memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ecosystem digital <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan melebar menjadi layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-Commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga layanan-layanan lainnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, masyarakat Indonesia dapat cepat beradaptasi terhadap teknologi dan layanan digital. Hal tersebut juga menjadi jawaban sederhana mengapa kini penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital payment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Indonesia sangat berkembang pesat.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><b>Baca juga: <\/b><strong><a href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/bisnis\/7-keuntungan-menggunakan-digital-payment-untuk-bisnis\/\">7 Keuntungan Menggunakan Digital Payment Untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun untuk kamu pelaku bisnis, mau terima <\/span><a href=\"https:\/\/paper.id\/digital-payment.php\"><span style=\"font-weight: 400;\">pembayaran invoice<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> tanpa ribet dan praktis karena terdapat pilihan metode pembayaran? Yuk, gunakan <\/span><a href=\"https:\/\/paper.id\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paper.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, nikmati beberapa alternatif pembayaran untuk invoice penjualan kamu, seperti menggunakan VA, Kartu Kredit, e-wallet, ataupun melalui marketplace secara gratis!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memberikan opsi metode pembayaran secara digital sangat penting diperhatikan oleh pebisnis, karena dapat menguntungkan bisnis dan customer dalam banyak hal. Menurut Paymints.io pada tahun 2015 hingga 2018, jumlah transaksi kartu debit dan kredit meningkat hampir 9% setiap tahunnya. Terlebih, pada awal pandemi di tahun 2020 lalu, pentingnya pembayaran digital semakin nyata lantaran memaksa orang untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":9720,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6445],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tunai vs. Pembayaran Digital: Kenapa Digital Payment Lebih Baik?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut alasan mengapa pembayaran digital lebih baik dibandingkan dengan menggunakan tunai, dan bagaimana penggunaannya di Indonesia?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tunai vs. Pembayaran Digital: Kenapa Digital Payment Lebih Baik?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut alasan mengapa pembayaran digital lebih baik dibandingkan dengan menggunakan tunai, dan bagaimana penggunaannya di Indonesia?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-20T16:34:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-30T12:00:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/markus-winkler-Q6uqw_Hjye8-unsplash-scaled-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhamad Dika Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tunai vs. Pembayaran Digital: Kenapa Digital Payment Lebih Baik?","description":"Berikut alasan mengapa pembayaran digital lebih baik dibandingkan dengan menggunakan tunai, dan bagaimana penggunaannya di Indonesia?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tunai vs. Pembayaran Digital: Kenapa Digital Payment Lebih Baik?","og_description":"Berikut alasan mengapa pembayaran digital lebih baik dibandingkan dengan menggunakan tunai, dan bagaimana penggunaannya di Indonesia?","og_url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/","og_site_name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","article_published_time":"2023-02-20T16:34:59+00:00","article_modified_time":"2025-09-30T12:00:07+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/markus-winkler-Q6uqw_Hjye8-unsplash-scaled-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Muhamad Dika Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Muhamad Dika Wahyudi","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/"},"author":{"name":"Muhamad Dika Wahyudi","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2"},"headline":"Tunai vs. Pembayaran Digital: Kenapa Digital Payment Lebih Baik?","datePublished":"2023-02-20T16:34:59+00:00","dateModified":"2025-09-30T12:00:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/"},"wordCount":482,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Pembayaran Digital"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/","name":"Tunai vs. Pembayaran Digital: Kenapa Digital Payment Lebih Baik?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-02-20T16:34:59+00:00","dateModified":"2025-09-30T12:00:07+00:00","description":"Berikut alasan mengapa pembayaran digital lebih baik dibandingkan dengan menggunakan tunai, dan bagaimana penggunaannya di Indonesia?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/pembayaran-digital\/tunai-vs-pembayaran-digital\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/en\/homepage\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tunai vs. Pembayaran Digital: Kenapa Digital Payment Lebih Baik?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","name":"Paper Blog | Informasi Terbaru Seputar Bisnis dan Akuntansi","description":"Blog informatif dan inspiratif untuk Bisnis","publisher":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#organization","name":"Paper.id","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","contentUrl":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Logo-Paper.png","width":411,"height":133,"caption":"Paper.id"},"image":{"@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/paperinvoice\/","https:\/\/www.instagram.com\/paperindonesia\/?hl=en","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/paper-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/5adbeaf1c49321d345b4ea82ed29daa2","name":"Muhamad Dika Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69252c8afe50b29832741a75ed510e8e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhamad Dika Wahyudi"},"url":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/author\/dika-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4293"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4293"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4293\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30988,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4293\/revisions\/30988"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9720"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4293"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4293"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.paper.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4293"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}